Strategi Implementasi Kebijakan Tarif Perawatan Saluran Akar Menggunakan Pendekatan Activity-Based Costing

Ajeng Fitranti, Hadi Paramu, Muhamad Iqbal

Abstract


Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit memegang peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan yang bermutu. Sebagai Badan Layanan Umum (BLU), rumah sakit harus mengutamakan penyediaan layanan yang bermutu tinggi daripada perolehan laba. Perhitungan biaya yang akurat untuk setiap unit layanan, yang dikenal sebagai unit cost, sangat penting untuk perencanaan keuangan dan penetapan biaya layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan unit cost perawatan saluran akar di klinik spesialis Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Jember, memastikan harga yang wajar dengan mempertimbangkan keberlanjutan, pengembangan masyarakat, dan keterjangkauan. Penelitian ini menggunakan kombinasi pengumpulan data primer dan sekunder, termasuk catatan keuangan dan observasi semua aktivitas selama perawatan saluran akar. Activity-Based Costing (ABC) digunakan untuk memberikan rincian biaya yang rinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total per pasien adalah Rp 272.798, dengan penyesuaian untuk harga optimal yang menggabungkan margin keuntungan 10%, menghasilkan tarif sebesar Rp 300.077,-. Pendekatan ini mendukung manajemen sumber daya yang efisien dan pengambilan keputusan yang tepat untuk peningkatan layanan. 


Keywords


Alveolar ridge preservation, Dental implant, Free autogenous graft, Platelet-Rich Fibrin, Socket seal

Full Text:

PDF PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/cdj.v17i1.43344

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Cakradonya Dental Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

VISITORS

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.