POLA SEBARAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE PASCATSUNAMI DI WILAYAH KOTA BANDA ACEH

. Hermansyah

Abstract


Pascatsunami telah terjadi peningkatan jumlah kasus penderita dan kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Banda Aceh dibanding sebelum tsunami. Studi spasial epidemiologi ini bertujuan untuk memahami pola sebaran kasus DBD menurut wilayah tsunami berat, tsunami ringan dan tidak tsunami dengan menggunakan Analisis Tetangga Terdekat. Pola sebaran kasus DBD di wilayah tsunami berat berbentuk mengelompok (Rn=0.379) dengan rata-rata jarak antar titik kasus terdekat adalah 118.1 meter dan dalam radius ≤100 meter terdapat 57.1% titik kasus yang tersebar pada 5 klaster, sedangkan di wilayah tsunami ringan berbentuk menyebar (Rn=0.500) dengan rata-rata jarak antar titik kasus terdekat adalah 74.4 meter dan dalam radius ≤100 meter terdapat 79.6% titik kasus yang tersebar pada 8 klaster, dan di wilayah tidak tsunami berbentuk menyebar (Rn=0.580) dengan rata-rata jarak antar titik kasus terdekat adalah 104.5 meter dan dalam radius ≤100 meter terdapat 77.5% titik kasus yang tersebar pada 6 klaster. Pola sebaran DBD ternyata berbeda antar wilayah sehingga modifikasi lingkungan dan intervensi perubahan perilaku harus dilakukan berdasarkan manajemen demam berdarah dengue berbasis wilayah.



Full Text:

PDF

References


Achmad, H. (2003). Estimasi tingkat intensitas penularan malaria dengan dukungan penginderaan jauh; Studi kasus di wilayah endemis malaria di Pegunungan Menoreh Jawa Tengah. Disertasi. Yogyakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada.

Achmadi, U.F. (2005). Manajemen penyakit berbasis wilayah. Cetakan I. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Anonim. (2005). Laporan hasil pemetaan jaring sosial pasca tsunami di Kota Banda Aceh. Banda Aceh.

Bappeda Kota Banda Aceh. (2010). Profil dan laporan akhir tahun 2010. Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Banda Aceh.

BPS Kota Banda Aceh. (2010). Banda Aceh dalam angka tahun 2010. ISBN: 979.466.025, Nomor Publikasi: 1102001.1171. Kerja Sama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dengan Badan Pusat Statistik Kota Banda Aceh.

Cameron. P., Simmons, C.P., Farrar, J.J., Chau, N.v.V., and Wills, B. (2012). Dengue; Current concepts. Review Article: D.M.N Engl J Med 2012; 366:1423-1432April 12, 2012.

Depkes RI. (2005). Kajian asesmen kesehatan akibat bencana gempa dan tsunami Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Dinkes Aceh. (2006). Strategic plan for health development Province of Nanggroe Aceh Darussalam 2006-2010. Banda Aceh: Government of the Province of Nanggroe Aceh Darussalam.

__________. (2012). Laporan kasus dan kematian penyakit demam berdarah dengue Provinsi Aceh Tahun 2011. Banda Aceh: Seksi P2 & KLB Dinas Kesehatan Provinsi.

Dinkes Kota Banda Aceh. (2008). Laporan kasus dan kematian demam berdarah dengue Kota Banda Aceh. Banda Aceh: Subdin P2PL Dinas Kesehatan Kota.

__________. (2009). Laporan kasus dan kematian demam berdarah dengue Kota Banda Aceh. Banda Aceh: Subdin P2PL Dinas Kesehatan Kota.

__________. (2012). Laporan kasus dan kematian demam berdarah dengue Kota Banda Aceh Tahun 2011. Banda Aceh: Subdin P2PL Dinas Kesehatan Kota.

Diposaptono, S. (2005). Bencana alam (penekanan pada bencana air). Disampaikan sebagai bahan penyusunan RUU Penanganan Bencana. Jakarta: Direktorat Jenderal Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan.

Eryando, T dan Lasut, D. (2006). Modul pelatihan GIS. Depok: Departemen Biostatistik dan Kependudukan, Fakultas Kesehatan Mayarakat, Universitas Indonesia.

Focks, D.A. and Barrera, R. (2007). Dengue transmission dynamics; Assessment and implications for control. Geneva: World Health Organization on behalf of the Special Programme for Research and Training in Tropical Diseases.

Gibbons, R.V., and Vaughn, D.V. (2002). Dengue; An escalating problem. British Medical Journal; Jun 29, 2002; 324, 7353; Academic Research Library, pp. 1563.

Kementerian Lingkungan Hidup. (2005). Rencana kegiatan pengelolaan lingkungan pasca bencana gempa dan tsunami di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara. Jakarta: 18 Januari 2005, pp 1-13.

Lameshow, S., Hosmer, Jr., & Klar, J. (1997). Besar sampel dalam penelitian kesehatan. Edisi Bahasa Indonesia. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.

Langan, J.C., and James, D.C. (2005). Preparing nurses for disaster management. New Jersey, USA: Pearson Prentice Hall.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2005 tentang Rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah kehidupan masyarakat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara. Jakarta: Buku Utama Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Suhendro, dkk. (2006). Demam berdarah dengue. dalam Sudoyo A.W., dkk (editor): Buku ajar ilmu penyakit dalam. Jilid Ketiga. Edisi Keempat. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI, pp 1731-1735.

Sumaatmadja, N. (1981). Studi geografi; Suatu pendekatan dan analisa keruangan. Bandung: Penerbit Alumni.

WHO. (2005). WHO warns of increased risk of vector-borne diseases in tsunami-affected area, 27 January 2005, Banda Aceh, Delhi, Geneva. Access at http://www.who.int, 2/21/2008, 7:10 PM on 18 Februari 2008.

Widyastuti, E., Silean, G., Priscesca, A., Handoko, A. (2006). Assesment of health-related needs after tsunami and earthquake in three districts, Aceh Province Indonesia, July-August 2005. Morbidity and Mortality Weekly Report, February 3, 55, 4, pp 93-97.




DOI: https://doi.org/10.52199/inj.v4i3.1516

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail: inj@usk.ac.id


indexed by:

DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR

Lisensi Creative Commons
Idea Nursing Journal (INJ) is licensed under a  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License