POTENSIAL KOMPLIKASI BRADIKARDI ADALAH MASALAH KEPERAWATAN KOLABORATIF PADA PASIEN SINDROME KORONER AKUT INFARK ANTERIOR DAN INFERIOR

Ns. Halimuddin, S.Kp., M.Kep, Octami Ruliani

Abstract


Potensial disritmia merupakan masalah keperawatan kolaboratif yang dapat menyebabkan 80-90% kematian pada pasien Sindrome Koroner Akut (SKA) fase awal. Disritmia dapat terjadi berupa bradikardia sinus maupun non sinus. Bradikardia adalah irama yang mengancam karena mengakibatkan penurunan curah jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lokasi infark dengan kejadian bradikardi pasien SKA pada 24 jam pertama. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain retrospective study data sekunder rekam medik di Intensive Coronary Care Unit Januari sampai Desember 2017.  Variabel independen adalah lokasi infark anterior dan inferior dan variabel dependennya adalah bradikardi. Alat ukurnya elektrokardiogram. Sampel 69 pasien SKA ditetapkan dengan tehnik purposive sampling, dengan  kriteria inklusi:  pasien Onset 24 jam dan mendapat terapi farmakologi standar SKA. Tempat penelitian di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin dan Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh. Hasil uji statistik chi-square didapatkan p-value 0.102 (p>0.05). Kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan proporsi bradikardi antara lokasi infark anterior dan inferior. Rekomendasi: Disritmia Bradikardia terjadi pada infark anterior dan inferior pada 24 jam pertama. Potensial Disritmia bradikardia dapat ditetapkan sebagai masalah keperawatan kolaboratif sebagai dasar intervensi keperawatan kolaboratif.

 

 

Kata Kunci           : lokasi infark, bradikardi, sindrom koroner akut

 

 

ABSTRACT

Potential dysrhythmias are a collaborative nursing problem that can cause 80-90% of deaths in early phase Acute Coronary Syndrome (ACS) patients. Dysrhythmias can occur in the form of sinus bradycardia or non-sinus. Bradycardia is a threatening rhythm that results in decreased cardiac output. This study aims to determine the relationship between infarct location and the incidence of bradycardia in ACS patients in the first 24 hours. This type of quantitative descriptive research with a retrospective study design secondary data of medical records in the Intensive Coronary Care Unit January to December 2017. The independent variable is the location of the anterior and inferior infarction and the dependent variable is bradycardia. Electrocardiogram measuring instrument. The sample of 69 patients with ACS was determined using purposive sampling technique, with the inclusion criteria: patients onset 24 hours and received standard ACS pharmacological therapy. Place of research at the Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin and Meuraxa Hospital Banda Aceh. Chi-square statistical test results obtained p-value 0.102 (p> 0.05). The conclusion is that there is no difference in the proportion of bradycardia between the anterior and inferior infarction sites. Recommendation: Bradycardia dysrhythmias occur in anterior and inferior infarction in the first 24 hours. The potential for dysrhythmias bradycardia can be defined as a collaborative nursing problem as the basis for collaborative nursing interventions.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.52199/inj.v11i2.20240

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail: inj@usk.ac.id


indexed by:

DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR  DESKRIPSI GAMBAR

Lisensi Creative Commons
Idea Nursing Journal (INJ) is licensed under a  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License