Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Balita Stunting di Banda Aceh
Abstract
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi stunting pada balita di Kota Banda Aceh menggunakan analisis Hybrid Korespondensi. Data yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dari survei gizi balita di 10 Puskesmas dari 8 kecamatan di kota Banda Aceh pada periode bulan Juli hingga Agustus 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang paling dekat dan berpengaruh terhadap rendahnya stunting di kota Banda Aceh yaitu pemberian ASI eksklusif di puskesmas Baiturrahman, Kuta Alam, Jeulingke, dan Jaya Baru. Faktor lahir cukup umur paling banyak berpengaruh di Puskesmas Ulee Kareng, Lampaseh, Baiturrahman, Kuta Alam, Jeulingke dan Jaya Baru. Sementara faktor MPASI > 6 bulan paling banyak berpengaruh di Puskesmas Lampaseh, Lampulo, Batoh, Meuraxa, dan Kopelma Darussalam. Persentase keragaman yang dihasilkan oleh pemetaan ini sebesar 84,38% yang artinya kualitas peta yang dihasilkan sudah baik.
Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a prolonged intake of nutrition for a long time. In accordance with nutritional needs. This study aims to identify factors that influence stunting in children under five in Banda Aceh using Hybrid Correspondence analysis. The data used in this study were obtain from children under five nutrition survey in 10 health centres (Puskesmas) from 8 sub-districts in Banda Aceh in the period July to August 2021. The results of this study indicate that the closest and most influential factor to low stunting in Banda Aceh is exclusive breastfeeding in Puskesmas Baiturrahman, Kuta Alam, Jeulingke, and Jaya Baru. The birth-at-age factor has the most influence in Puskesmas Ulee Kareng, Lampaseh, Baiturrahman, Kuta Alam, Jeulingke and Jaya Baru. While the factor of breastfeeding > 6 months had the most influence in Puskesmas Lampaseh, Lampulo, Batoh, Meuraxa, and Kopelma Darussalam. The percentage of variation generated by this mapping is 84.38%, its means that the quality of the map produced is good.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 2021. Buku saku Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Jakarta.
Kesuma, Z.M., Rahayu, L., Fradinata, E. and Fathinah, A. 2022. Factors Affecting Stunting in Children under 5 Years of Age in Indonesia using Spatial Model. Indian Journal of Public Health, vol. 66, no. 3, pp. 264–268, 2022.
Kesuma, Z.M. and Rahayu, L. 2017. Identifikasi status gizi pada remaja di kota Banda Aceh. statistika, vol. 17, no. 2, pp. 63–69, 2017.
Rahayu, L., Kesuma, Z.M. Fitrah, R., and Fradinata, E. 2024. Exploring global spatial autocorrelation of stunting in children under -5 years of age in Banda Aceh- Indonesia. presented at the The 3rd International Conference On Natural Sciences, Mathematics, Applications, Research, And Technology (Icon-Smart2022): Mathematical Physics and Biotechnology for Education, Energy Efficiency, and Marine Industries, Kuta, Indonesia, p. 020015. doi: 10.1063/5.0211585.
Mattjik, A.A. and Sumertajaya, I.M. Peubah Ganda dengan menggunakan SAS. IPB Press, Bogor.
Ginanjar, I. 2011. Hybrid Korespondensi untuk Menganalisis Obyek Berdasarkan Kategori Kolom dan Obyek. Prosiding Seminar Nasional Statistika, vol. 2, pp. 303–313, 2011.
Kementerian Kesehatan RI. 2010. Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta. Jakarta.
Greenacre, M. 2017. Correspondence analysis in practice. Universitat Pompeu Fabra Barcelona, CRC Press, Spain.
Ferdhiana, R., Julita, I., Rusyana, A., dan Salwa, N. 2015. Hubungan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan Nilai Ujian Akhir Nasional (UAN) (Studi Kasus di FMIPA Unsyiah). Statistika, vol 15, no 1, pp.17-23.
Kesuma, Z.M., Rusdiana, S., Rusyana, A., Rahayu, L., dan Rosadi, R. 2019. Aplikasi Analisis Korespondensi Berganda Terhadap Status Gizi Remaja di Kota Banda Aceh. Buletin Penelitian Kesehatan, vol. 47, no 1, pp.47-54.
Rusyana, A., Nurhasanah, and Maulizasari. 2018. Description of the supporting factors of final project in Mathematics and Natural Sciences Faculty of Syiah Kuala University with multiple correspondence analysis. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, vol 352, no. 1, pp.012054, IOP Publishing.
Rencher, A.C. 2002. Methods of Multivariate Analysis Second Edition. Gramedia Pustakan Utama.
Jollife, I.T. Principat Component Analysis. Springer-Verlag, New-York.
Juliadi, L., Komalasari, D., and Fitriyani, N. 2018. Hybrid Korespondesi pada PengelompokkanKabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat Berdasarkan Penyakit dan Penyebabnya. Universitas Mataram, vol. 53, pp. 1–14.
Beh, E.J., and Lombardo, R. 2014. Correspondence analysis: theory, practice and new strategies. John Wiley & Sons, Chichester, West Sussex ; Hoboken, NJ.
AL-Rahmad, A.H., Miko, A., and Hadi, A. 2013. Kajian Stunting Pada Anak Balita Ditinjau Dari Pemberian Asi Eksklusif, Mp-Asi, Status Imunisasi Dan Karakteristik Keluarga Di Kota Banda Aceh. Jurnal Kesehatan Ilmiah Nasuwakes, vol. 6, no. 2, pp. 169–184.
Refbacks
- There are currently no refbacks.