Pemanfaatan Personal Hygiene Untuk Menurunkan Tingkat Kejadian Keputihan

Verawaty Fitrinelda Silaban, Kristina L Silalahi, Elv Feedia Mona Saragih

Abstract


Keputihan bukan suatu penyakit, tetapi merupakan manifestasi dari hampir semua penyakit kandungan. Penyebab paling sering keputihan adalah infeksi. Sekitar 85% perempuan di dunia pasti mengalami keputihan paling tidak sekali seumur hidup dan sebanyak 45% akan mengalami dua kali atau lebih. Keputihan sangat fatal bila tidak cepat ditangani dapat mengakibatkan kemandulan serta sebagai salah satu tanda dan gejala kanker leher rahim. Personal hygiene merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting untuk menghindari infeksi yang dapat menyebabkan keputihan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan Personal Hygiene dalam menurunkan tingkat kejadian keputihan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan desain cross sectional dimana variabel independen dengan variabel dependen diteliti secara bersamaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMAS Etislandia sebanyak 63 remaja putri. Teknik pengambilan sampel penelitian sampling jenuh, jumlah sampel sebanyak 63 remaja putri. Penelitian inii menggunakan data primer yang diperoleh secara langsung dengan melakukan wawancara terpimpin yang kemudian dilakukan uji analisa data dengan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Personal Hygiene yang dilakukan bermanfaat dalam menurunkan tingkat kejadian keputihan dengan nilai X²hitung 6,014 > X²tabel 5,99 dan nilai p value = 0,049. Penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan pada peneliti selanjutnya untuk membahas beberapa faktor yang dapat mencegah kejadian keputihan pada remaja putri.

Kata Kunci : Personal Hygiene, Keputihan

 

Abstract

Fluor albus is not a disease but most indication of gynecological problems. Around 85% of women in the world must experience vaginal discharge at least once in their life and as many as 45% will experience two or more times. Leucorrhoea is very fatal if not treated quickly can result in infertility as well as one of the signs and symptoms of cervical cancer. Personal hygien is an important factor to avoid an infection which causes fluor albus. The research objective was to determine the use of Personal Hygiene in reducing the incidence of vaginal discharge. This research used a descriptive correlation method with a cross sectional design in which the independent variables and the dependent variable were examined simultaneously. The population in this esearch were all teenage girls in the Senior High School Etislandia as many as 63 teenage girls. The sampling technique was saturated sampling, the number of samples was 63 teenage girls. This research uses primary data which is obtained directly by conducting guided interviews which are then carried out by data analysis tests with Chi Square. The results showed that the Personal Hygiene that was carried out was useful in reducing the incidence rate of leucorrhoea with a value of X²count 6,014> X²table 5.99 and p value = 0.049. This research is expected tobe a reference for future researchers to discuss several factors that can prevent the incidence of vaginal discharge in teenage girl.

 

Keywords: Personal Hygiene, Leucorrhoea

 


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JIK
Jurnal Ilmu Keperawatan
 
ISSN (Print): 2338 – 6371
ISSN (Online): 2550 – 018X
 
Redaksi JIK: Jurnal Ilmu Keperawatan

Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala
Gedung Petronas, Jl. Tgk. Tanoh Abee
Darussalam, Banda Aceh 23111
Telp. (0651) 8053041; Faks. (0651) 8053041
E-mail: jik@usk.ac.id
Website: http://jurnal.usk.ac.id/jik

Creative Commons License
Jurnal Ilmu Keperawatan by Universitas Syiah Kuala is licensed

under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.usk.ac.id/JIK.