Program Voluntrip Sub-kultur Zillenial dalam Membentuk Kesadaran Partisipasi Sosial
Abstract
Voluntrip merupakan program yang fokus dalam menjalankan kegiatan sosial dengan mengajak kelompok Zillenial untuk berpartisipasi. Penelitian ini menggunakan model Preparation, Engagement, and Perpetuation (PEP) untuk mengetahui serta memahami program Voluntrip dalam menumbuhkan kesadaran partisipasi sosial terhadap kelompok Zillenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan cara metode wawancara yang mendalam, focus group discussion, observasi partisipan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Voluntrip telah melakukan seluruh tahap pada model PEP mulai dari preparation, volunteer engagement, dan perpetuation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model PEP, Voluntrip berhasil membentuk kesadaran kelompok Zillenial terhadap kegiatan sosial. Temuan lainnya adalah dengan adanya keterlibatan publik figur juga turut mendukung dan membentuk kelompok Zillenial tertarik dan mempercayai program-program dari Voluntrip.
Voluntrip is a program that focuses on executing social activities by inviting Zillennial groups to participate. This research employs the Preparation, Engagement, and Perpetuation (PEP) model to ascertain and comprehend the Voluntrip program's role in fostering social participation awareness among Zillennial groups. The study utilizes a qualitative approach with data collection techniques such as in-depth interviews, focus group discussion, participant observation, and literature review. The research findings indicate that Voluntrip has successfully gone through all stages of the PEP model, including preparation, volunteer engagement, and perpetuation. The results demonstrate that, through the implementation of the PEP model, Voluntrip has effectively instilled awareness in Zillennial groups regarding social activities. Another notable discovery is that the involvement of public figures also supports and shapes the interest and trust of Zillennial groups in Voluntrip's programs.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abednego, F., Kusyowo, C., Lu C., & Wijaya, G. E. (2021). Analisis Pemilihan Social Media Influencer Pada Instagram Terhadap Perilaku Konsumen (Studi Kualitatif Pada Generasi Y dan Generasi Y dan Generasi Z di Bandung). Riset Dan Bisnis, 5(1), 57–73.
Agustiawan, Putri, L., & Purba, S. (2021). Motivasi Pemuda Untuk Mengikuti Program Relawan Edukasi Kesehatan Di Media Sosial. Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 229.
Amal, I., Azahriana, S., & Safira Yasmin, T. (2022). Kegiatan Relawan Dompet Dhuafa Dalam Memberikan Pelayanan Pada Fakir Miskin Dan Lansia. KAIS Kajian Ilmu Sosial, 3(1), 37–48. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/kais/
Anggito, & Setiawan. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. CV Jejak.
Arzak, M. (2016). Jalan Menuju Surga(Anak Muda, Media Sosial &Komunitas Sosial di Sumbawa. Social Humaniora, 1(2), 6.
Bisjoe, A. R. . (2018). Menjaring Data dan Informasi Penelitian melalui FGD (Focus Group Discussion): Belajar Dari Praktik Lapang. 15(1).
Brandt, A. (2022). The motivations to volunteer at non-profits and its relation to social media.
Connors, T. D. (Ed. ). (2012). The Volunteer Management Handbook: Leadership Strategies for success.
https://doi.org/https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/9781118386194.ch1
Fitri, H., & Randa, A. (2022). Strategi Komunikasi Program Lembaga Kemanusiaan “Aksi Cepat Tanggap. Ilmu Komunikasi, 2(1), 59.
Fournawati, S. M., & Mutiarani, W. I. (2020). Efektivitas Instagram sebagai media promosi pada produk hijab dan outfit chic square. DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi Dan Pembangunan Daerah, 7(1), 29–39. https://doi.org/10.33592/dk.v7i1.580
Glennardo. (2016). Viral Marketing Sebagai Media Pemasaran Sosial Dalam Mendongkrak Kesadaran Masyarakat Untuk Berperan Aktif Dan Bergabung Dengan Organisasi Non Profit/Niarlaba. Management Studies, 10(2), 204.
Guslia, S. (2023). Voluntrip Kitabisa adakan kegiatan bakti sosial di Rumah Yatim Kaliurang Yogyakarta. Rumah Yatim. https://rumahyatim.org/berita/post/2023/500f57ac178d424499dbf5206bf70421/voluntripkitabisa-adakan-kegiata-bakti-sosial-di-rumah yatim-kaliurang-yogyakarta#
Kompas TV. (2023). Ayo berbagi berkah ramadan melalui kegiatan buka puasa dan donasi CSR. Kompas TV. https://www.kompas.tv/advertorial/401448/avo-berbagiberkah ramadan-melalui-kegiatan-buka-puasa-dan-donasi-csr?page=al
Kusnandar, V. B. (2022). Hanya 6% warga Indonesia yang berpendidikan tinggi pada Juni 2022. Katadata. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/09/20/hanya6-warga-indonesia-yang-berpendidikan-tinggi-pada-juni-2022
Muhammad, N. (2023). Memiliki anak jadi prioritas terakhir bagi gen Z Indonesia. Katadata. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/09/12/memiliki-anakjadi-prioritas-terakhir-bagi-gen-z-indonesia#:~:text=Memiliki anak ternyata
Ningsih, K., & Fatmawati. (2020). Strategi Komunikasi Gerakan Mukena Bersih (GMB) Dalam Rekrutmen Relawan. Dakwah Dan Ekonomi, 5(2), 15.
Noordiono, A. (2016). Karakter Generasi Z dan Proses Pembelajaran Pada Program Studi Akuntansi UNAIR. Surabaya.Unair.
Nuraeni, I., Safei, A. A., & Aziz, R. (2023). Pemberdayaan Potensi Sosial Masyarakat Melalui Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bandung. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 5(1), 85–104.
https://doi.org/10.15575/tamkin.v5i1.23849
Nurhayati, N., Pitoweas, B., Putri, D. S., & Yanzi, H. (2020). Analisis kepekaan sosial generasi (Z) di era digital dalam menyikapi masalah sosial. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn, 7(1), 17–23. https://doi.org/10.36706/jbti.v7i1.11415
Prihatiningsih, W. (2017). Motif Penggunaan Media Sosial Instagram Di Kalangan Remaja. Communication, 8(1), 51–65.
Putra, Y. S. (2016). Teori Perbedaan Generasi. Among Makarti, 9(2).
Rahma, A. N. (2021). Pemanfaatan Media Sosial Facebook Dalam Gerakan Sosial (Studi Pada Relawan Yang Bergabung Dalam Komunitas Laskar Karo Erdilo Di Fanpage Facebook Laskar Karo Erdilo). Ilmu Komunikasi Communique, 4(1).
Rizkiawati, R. (2017). Pentingnya Buku Panduan Bagi Volunteer Pada Organisasi Sosial. Social Work Journal, 7(2).
Rosa, N. (2023). Bappenas: Angka partisipasi pemuda turun dalam pembangunan Indonesia Emas tahun 2045. Detikcom. https://www.detik.com/edu/edutainment/d6704311/bappenas-angka-partisipasi-pemuda-menurun-dalam-pembangunanindonesia-emas-2045
Safrit, R. D., & Schmiesing, R. (2012). Volunteer models and management. In Tracy Daniels Connors (Ed.), The volunteer management handbook: Leadership strategies for success (2nd ed., pp. 1–30). John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/9781118386194.ch1
Sutresna, A. & Saputro, H. E. (2023). Strategi Pemasaran Sosial Indorelawan untuk Meningkatkan Minat Menjadi Relawan dalam Kampanye “Temali Project”. Kajian Komunikasi Dan Pembangunan Daerah, 11(1), 122–123.
Terziev, V. (2018). Social Program as a Product of Social Programming. SSRN Electronic Journal, 99–104.
DOI: https://doi.org/10.24815/jkg.v12i2.34593
Article Metrics
Abstract view : 28 timesPDF - 28 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Komunikasi Global (JKG)
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala
Jln. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh, 23111
Telp. (0651) 7555267
Email: jkg@usk.ac.id
Published by:
Indexed by:




1.png)



