EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI TENGAH PERLAMBATAN EKONOMI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN NON-PARAMETRIK
Abstract
Keywords: Social assistance programs, Economics growth, Debt, Poverty, Laborers, Effectiveness
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh bantuan sosial terhadap jumlah penduduk miskin di Indonesia. Terdapat variabel kontrol sebagai pembanding yaitu; jumlah orang yang bekerja sendiri dan bekerja sebagai buruh, utang pemerintah pusat dan pertumbuhan ekonomi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan statistik non-parametrik, data tahunan (2007-2017) dan elastisitas digunakan untuk mengukur besaran perubahan jumlah penduduk miskin akibat tambahan bantuan sosial. Uji korelasi Pearson Moment Product dan Rank Spearman untuk menguji hubungan masing-masing variabel (jumlah orang yang bekerja sendiri dan bekerja sebagai buruh, utang pemerintah pusat dan pertumbuhan ekonomi) terhadap jumlah kemiskinan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat antara bantuan sosial (Jaminan Kesehatan Nasional-Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI) dan Beras Sejahtera (Rastra), dan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap jumlah penduduk miskin. Tanda negatif menunjukkan bantuan sosial dapat menurunkan jumlah kemiskinan secara signifikan, dengan dampak terkuat adalah program PBI. Terdapat hubungan kuat antara hutang dan bekerja sebagai buruh terhadap jumlah penduduk miskin. Perlambatan pertumbuhan ekonomi terbukti tidak berhubungan dengan jumlah penduduk miskin. Hasil perhitungan elastisitas menunjukkan efektifitas bantuan sosial terhadap penurunan jumlah penduduk miskin paling besar adalah program JKN-PBI (-0,16), Rastra (-0,15) dan PKH (-0,06). Tambahan lapangan kerja sebagai buruh memiliki tingkat efektifitas yang paling tinggi sebesar -0,34. Hutang pemerintah dibutuhkan untuk menekan jumlah penduduk miskin sebesar -0,16. Artinya, di tengah perlambatan ekonomi, jumlah kemiskinan di Indonesia dapat ditekan melalui program bantuan sosial, penciptaan lapangan kerja sebagai buruh dan hutang pemerintah dialokasikan untuk kegiatan produktif dan kegiatan ekonomi yang berdampak langsung kepada penduduk miskin dan rentan miskin.
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.24815/jped.v5i1.14227
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 JURNAL PERSPEKTIF EKONOMI DARUSSALAM

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________
Indexed by:
___________________________________________________________
Published by:
Islamic Economics Department
Economics and Business Faculty
Syiah Kuala University
Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Indonesia - 23111
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






