LAGU MEUSARE-SARE, POTRET MENJAGA KETAHANAN PANGAN DI ACEH
Abstract
Ketahanan pangan merupakan isu strategis dari bagian pemenuhan kebutuhan pangan utama masyarakat. Sektor pertanian merupakan pintu utama untuk membuka jalan bagi ketersediaan dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Tidak hanya sekedar tercukupi, tetapi juga bergizi, beragam, dan tidak bertentangan dengan nilai budaya. Nilai kearifan lokal merupakan potret budaya dari sektor-sektor potensial yang ada di daerah tersebut, termasuk pertanian yang merupakan pemasok sumber pangan utama. Produksi pangan khususnya pada sektor pangan beras yang merupakan makanan pokok utama, mengalami penurunan dari tahun ke tahun, untuk itu penelitian ini mencoba mengangkat nilai kearifan lokal dari lagu meusare-sare sebagai potret menjaga ketahanan pangan di Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian kepustakaan (library research), merupakan suatu penelitian bibliografi dengan sistemik ilmiah dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan beragam bibliografi yang dihubungkan dengan sasaran penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dari berbagai bibliografi, baik artikel jurnal, prosiding nasional dan internasional, buku, disertasi, tesis, media online dan cetak. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berkaitan dengan lagu meusare-sare sebagai potret menjaga ketahanan pangan di Aceh. Lagu meusare-sare mengandung lirik yang sarat dengan nilai budaya masyarakat Aceh yang juga merupakan identitas nasional yaitu, (1) sifat gotong royong; (2) mengandung kepercayaan terhadap Tuhan atau agama; (3) menghargai perbedaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan, (4) memiliki etos kerja atau kerja keras, (5) masyarakat yang tidak menyukai hidup mewah atau hidup sederhana.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Badan Pusat Statistika. (t.t.). Berita Resmi Statistika, Nomor. 07 Tahun 2022. Diambil 16 Juni 2023, dari https://www.bps.go.id/pressrelease/2022/10/17/1910/pada-2022--luas-panen-padi-diperkirakan-sebesar-10-61-juta-hektare-dengan-produksi-sekitar-55-67-juta-ton-gkg.html
Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. (t.t). Provinsi Aceh Dalam Angka 2023. Diambil 24 Juni 2023 (https://aceh.bps.go.id/publication/2023/02/28/71d342c099d759579815e775/provinsi-aceh-dalam-angka-2023.html).
Briones Alonso, Elena, Lara Cockx, dan Johan Swinnen. 2018b. “Culture and Food Security.” Global Food Security 17:113–27. doi: 10.1016/j.gfs.2018.02.002.
Chaireni, Reni, Dedy Agustanto, Ronal Amriza Wahyu, dan Patmasari Nainggolan. 2020. “KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN.” Jurnal Kependudukan Dan Pembangunan Lingkungan 1 (2): 70–79.
Fajarini, Ulfah. 2014. ‘Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter’, SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 1(2), pp. 123–130.
Hebatullah, Haniefa. 2021. “Pentingnya Tanggung Jawab Dalam Menjaga Persatuan Dan Kesatuan di Kehidupan Sehari-hari.” OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/xurtb
Nurmansyah, Nurmansyah. 2017. “PENGARUH ETOS KERJA KELOMPOK TANI MUSLIM TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI DAN KESEJAHTERAAN.” Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 1 (2): 161–71. https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2299.
Pranadji, Tri. 2004. “PERSPEKTIF PENGEMBANGAN NILAI-NILAI SOSIAL-BUDAYA BANGSA.” 2(4).
Sari, Milya, dan Asmendri Asmendri. 2020. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA.” Natural Science 6(1):41–53. doi: 10.15548/nsc.v6i1.1555.
Suryana, Achmad. 2014. “Menuju Ketahanan Pangan Indonesia Berkelanjutan 2025: Tantangan Dan Penanganannya,” Oktober. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/5260.
Undang-undang (UU) No. 18 Tahun 2012. (t.t.). UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan [JDIH BPK RI]. Diambil 24 Juni 2023, dari https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39100
Widiatmaka, Pipit. 2022. “Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal Sebagai Identitas Nasional Di Era Disrupsi.” Pancasila: Jurnal Keindonesiaan 2(2):136–48. doi: 10.52738/pjk.v2i2.84
Yuni, Brigita. 2018. “NILAI LUHUR DALAM LAGU-LAGU DAYAK: KAJIAN IMPLIKATUR.” Jurnal Kata : Penelitian Tentang Ilmu Bahasa Dan Sastra 2(1):13–29. doi: 10.22216/jk.v2i1.2532.
Zed, Mestika. 2004. Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Zuriana, Cut. 2011. “Pengaruh Syair Tari Tradisional dalam Tatanan Kehidupan Masyarakat Aceh.” Ceudah 1(1):33–41.
DOI: https://doi.org/10.24815/jpg.v8i1.31964
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Amelia Zahara, Erlia Hanum, Fauziatul Halim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN 2541-6936 (Print)| ISSN 2808-2834 (Online)
Organized by Universitas Syiah Kuala
Jurnal Pendidikan Geosfer Published by Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpg
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
