Upaya Pemerintah Dalam Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Pandemi Covid 19 Di Aceh
Abstract
ABSTRAK
Covid 19 mempengaruhi banyak sektor sepanjang tahun 2020 yang merebak secara global di Indonesia, salah satunya sektor pariwisata. Sektor pariwisata mengalami dampak yang besar. Penurunan kunjungan wisatawan pada tahun 2019-2020 yakni menurun sebanyak 1.279.431 wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai upaya yang di lakukan Pemerintah dalam pemulihan pasca Covid 19. Untuk membangkitkan sektor pariwisata di Provinsi Aceh, Penelitian ini di lakukan menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan wawancara dengan informan penelitian kepada kepala seksi analisa & pengembangan segmen pasar Dinas budaya dan pariwisata Provinsi Aceh. Di analisis dengan teknik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, Penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah di lakukan, Pemerintah Aceh melakukan strategi dan mitigasi yang terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tanggap darurat, pemulihan, dan New normal. Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah, para pelaku usaha dan industri wisata berhasil untuk meningkatkan aktivitas pariwisata. Jumlah wisatawan mulai merangkak naik seiring kepercayaan mereka akan penerapan protokol kesehatan yang berbasis CHSE. Kebijakan dan usaha yang di lakukan oleh pemerintah Aceh telah membuat pariwisata di Aceh kembali bangkit dan sedikit demi sedikit menjadi normal kembali. Semua itu tentu saja berkat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak yang terlibat.
Kata kunci : Pandemi, Pariwisata, Normalisasi, Strategi, CHSE
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Daftar Pustaka
Disbudpar,2022 tentang kunjungan wisatawan ke Aceh, Banda Aceh(di akses pada 23 februari 2023)
Heryati, Y. (2019). Potensi Pengembangan Obyek Wisata Pantai Tapandullu Di Kabupaten Mamuju. GROWTH Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(1), 56-74.
Kamus besar Bahasa Indonesia.2023.pengertian normalisasi.online( di akses pada 27 februari 2023 https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/normalisasi)
Kemenparekraf.2009. UU Kepariwisataan No.10 Tahun 2009 (di akses pada 23 februari 2023 https://www.kementerian parekraf.go.id/post/undang-undangrepublik-indonesia-nomor-10tahun-2009)
Pemerintah Indonesia. 2009. Peraturan pemerintah tentang kepariwisataan. Jakarta. Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4966 . sekretariat negara.
Sari, R. A. P. (2022). Inovasi Pemerintah Kota Batu Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata di Masa Pandemi Covid 19 (Doctoral dissertation, Rika Ayu Purnama Sari).
Solemede, I., Tamaneha, T., Selfanay, R., Solemede, M., & Walunaman, K. (2020). Strategi Pemulihan Potensi Pariwisata Budaya di Provinsi Maluku. Noumena: Jurnal Ilmu Sosial Keagamaan, 1(1), 69-86.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D Bandung CV Alfabeta.
Utami, B. A., & Kafabih, A. (2021). Sektor pariwisata Indonesia di tengah pandemi COVID 19. JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan), 4(1), 8-14.
Wahyuni, D. (2021). Upaya Pemulihan Pariwisata Yogyakarta pada Masa Pandemi Covid-19. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 12(2), 121-137.
Wahab,salah .(2018).pemasaran pariwisata.Pradnya Paramita : Jakarta.
DOI: https://doi.org/10.24815/jpg.v8i1.1.32119
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 sarmila sarmila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN 2541-6936 (Print)| ISSN 2808-2834 (Online)
Organized by Universitas Syiah Kuala
Jurnal Pendidikan Geosfer Published by Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpg
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
