Kearifan Lokal Masyarakat Gayo Dalam Upaya Mitigasi Bencana Alam (Studi Kasus di Kampung Isaq Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah)
Abstract
Kearifan lokal merupakan bentuk keyakinan, pemahaman atau wawasan serta adat kebiasaan atau etika yang menuntut perilaku manusia dalam kehidupan di dalam komunitas ekologis. Salah satu kearifan lokal yaitu upaya adaptasi dan mitigasi bencana alam masyarakat Gayo. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data kearifan lokal melalui observasi dan wawancara dari masyarakat. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui kearifan lokal masyarakat Gayo berkaitan dengan adaptasi bencana banjir dan longsor serta untuk mengetahui seperti apa wujud kearifan lokal masyarakat Gayo yang dulu pernah ada dan masih digunakan hingga sampai sekarang. Peneliti telah menemukan kearifan lokal yang di anut oleh masyarakat Kampung Isaq mengenai mitigasi bencana longsor, yaitu aturan adat dan cerita rakyat yang melegenda. Aturan adat sebagian besar terkait dengan melindungi hutan. Beberapa cerita rakyat (kekeberen) Masyarakat Isaq dilarang membuka lahan baru dan menebang kayu tanpa izin. Jika tidak meminta izin maka roh penunggu hutanakan marah dan menimbulkan bencana alam.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Emzir. 2011. Metode penelitian pendidikan : Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Rajawali pers
Rahmi, F. 2014. Kajian Kesiap-siagaan Mayarakat Terhadap Bencana Longsor di Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah . Universitas Syiah Kuala Aceh. Tesis
Ibrahim, M. 2013. Nilai-nilai pendidikan islam dalam adat Gayo. Banda Aceh: Al- Mumtadz intitute, Hal. 23.
Ibrahim M Pinan, H. 2005. Syariat Islam dan adat istiadat jilid 3. Yayasan maqamah mahmuda . Takengon.
Salzer, W. 2012. LFEWS: local flood Erarly Warning System. Deutsche Gesellschaft fur Inernationale Zusammenarbeit (GIS) Jerman.
Sugiyono. 2015. Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta. Hal. 25._2014. memahami penelitian kualitatif. Bandung. Hal. 117.
Priambodo, S.A. 2009. Panduan Praktis Mengatasi Bencana. Kanisis. Yogyajarta.
Subowo, E. 2003. Pengolahan Gerakan Tanah. Pusat Volkanologi dan Mitigasi bencana Geologi. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. Bandung.
Paimin, Sukrisno dan Pramono. 2009, Teknik Mitigasi Bencana banjir dan tanah longsor. Tropensos Internasonal Indonesia Programe. Balikpapan.
Anwar. H.Z., Sutanto, E.S., Praptisih dan Rukmana, I. 2003. Model Mitigasi Bencana Gerakan Tanah di Daerah tropis : Studi Kasus di daerah sambeng, kebumen. Laporan penelitian.pusat penelitian geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Bandung
Zamroni, I. 2011. Islam dan Kearifan Lokal dalam Penanggulangan Bencana di Jawa. Penanggulangan Bencana. 2 (1):1-10.
Tephen, I., Chowdhurry, R. D., and Nath, D. 2008. Soll and Water Conservation Throught Bamboo Plantation: A Disaster Management Technique Adopted by the People of Nandeswar, Assam. Dalam Shaw, R., Uy, N., and baumwoll, J. Indigenous Knowlegde for Disaster Risk Reduction: Good Practices and Lessons Learned from Experiences in The Asia-Pasific Region. Bangkok: UN/ISDR.
Hussain, Z., Al shafie, H., Mita, H.A., Hussain, S., Hasan, M.M., and Isalm, G.M.K. 2015. Local wisdom: indegenous practices for mitigating disaster loss. Bangladesh: Proshar.
UNEP (2007). Environmental Emergencies News. Issue 6. April 2007. pages 2-3. http://www.unep.org/DEPI/PDF/EEsnewsletterissue6.pdf
Wiradnyana, K., dan Setiawan, T. 2011. Gayo Murangkai Identitas. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Jakarta.
Senoaji, G . 2010. Kearifan Lokal Masyarakat Baduy dalam Mengolah Hutan an Lingkungannya. Majalah Humaniora. 23.
DOI: https://doi.org/10.24815/jpg.v9i2.1.33410
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 sifa maulida linge

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN 2541-6936 (Print)| ISSN 2808-2834 (Online)
Organized by Universitas Syiah Kuala
Jurnal Pendidikan Geosfer Published by Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpg
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
