PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KELESTARIAN RUMAH ACEH PIDIE
Abstract
Aceh merupakan salah satu daerah yang memiliki kekayaan budaya yang sangat banyak dan salah satunya yaitu Rumah Adat. Aceh memiliki rumah adat yang disebut Rumoh Aceh. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana Persepsi Masyarakat Reului Busu Terhadap Pelestarian Rumoh Aceh. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan responden menggunakan kusioner yang telah disiapkan dan Data sekunder yang diperoleh dari desa Reului Busu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mempertahankan keberadaan rumah aceh yang berbahan dasar kayu karena berbagai faktor, yaitu: budaya, warisan, bahan baku, kondisi ekonomi masyarakat, pengetahuan masyarakat, dan kebijakan pemerintah. Pemerintah perlu membuat peraturan daerah untuk mempertahankan keberadaan rumah aceh yang tersisa dan memberikan subsidi kepada masyarakat untuk merawatnya agar tetap lestari.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Rahil Muhammad Hasbi (2017). Kajian Kearifan Lokal Pada Arsitektur Rumoh Aceh. Jurnal Arsitektur & lingkungan. Vol. 7 No. 1, 4-5
Sabila, Farisa, Antariksa, P, Rinawati. (2014). Tipologi Tata Ruang dalam Rumoh Aceh di Kawasan Mukim Aceh Lhee Sagoe. Arsitektur e- Jurnal. Vol. 7 No. 1, 6-7
Iqbal, Muhammad. (2019). Dokumentasi Rumoh Aceh Sebagai Upaya Pelestarian Arsitektur Tradisional Aceh(studi kasus : rumah T. Tjhik Muhammad said). Jurnal Lingkungan Binaan. Vol. 8 No. 2, 117-118.
Hasbi, M.R. (2017). Kajian Kearifan Lokal Pada Arsitektur Tradisional Rumoh Aceh. Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan , Vol. 7 No. 1, Banda Aceh.
Ruliani, Gurniwan Kamil Pasya, Ahmad Yani. (2019). Nilai-nilai Kearifan Lokal Arsitektur Rumoh Aceh dalam Mitigasi Bencana Stunami. Jurnal Pendidikan Geosfer. Vol. 4 No. 1
Meifa Priscilia, Lindaan Ventje V, Rantung Melsje Y. Memah. (2016). Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan IndustriI Rumah Panggung di Desa Tombasian Atas Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa. Agri-SosioEkonomi Unsrat, Vol 12 No 2A
Syamsidar. (1991). Arsitektur Tradisional Daerah Sulawesi Utara. Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventarisasi Dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya.
Meutia, E., Izziah., dan Nasution, B. 2008. Kajan Elemen-Elemen Pembentuk Struktur Rumah Tradisional Aceh dalam Merespon Gempa. Laporan Penelitian Dosen Muda. Banda Aceh: Jurusan Arsitektur FT Unsyiah.
Harsono, T.D. (2017). Rumah tradisional Lamban Pesagi Lampung Barat. Patrawidya, 18(1): 7184.
Prayogi, R. & Danial, E. (2016). Pergeseran nilai-nilai budaya pada Suku Bonai sebagai civicculture di Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Jurnal Humanika, 23(1): 61-79.
Ibrahim, W. (2011). Arsitektur tradisional Kenali salah satu kearifan lokal daerah Lampung. Jurnal
Rekayasa, 15(1): 59-66.
Harsono, T.D. (2017). Rumah tradisional Lamban Pesagi Lampung Barat. Patrawidya, 18(1): 718
DOI: https://doi.org/10.24815/jpg.v9i2.1.33426
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Salsal Bella

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN 2541-6936 (Print)| ISSN 2808-2834 (Online)
Organized by Universitas Syiah Kuala
Jurnal Pendidikan Geosfer Published by Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpg
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
