Meningkatkan Penguasaan Konsep Mahasiswa Dengan Simulasi Physics Eduaction and Technology (PhET)

Yunita Yunita, Abdul Halim, Rini Safitri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa pendidikan fisika Universitas Almuslim dengan menggunakan simulasi PhET. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan desain jenis one group pretest posttest. Sampel penelitian diambil dengan teknik sampling jenuh (sensus). Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes diagnostik dan angket respon mahasiswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase rata-rata N-gain penguasaan konsep mahasiswa adalah 60% dengan kategori sedang. Uji signifikasi dilakukan dengan menggunakan uji t setelah data berdistribusi normal. Hasil uji t menunjukkan t hitung > t tabel (14,03 > 2,13). Selain itu, tanggapan yang diberikan mahasiswa terhadap pembelajaran dengan simulasi PhET adalah positif dengan kategori baik karena berdasarkan skala Likert diperoleh skor rata-rata respon mahasiswa sebesar 3.57. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran rangkaian listrik dengan simulasi PhET dapat meningkatkan penguasaan konsep dan mendapatkan respon positif dari mahasiswa.


Keywords


simulasi computer; PhET; rangkaian listrik; uji t; penguasaan konsep

Full Text:

PDF

References


Anderson, L., & Krathwohl, D. A. 2001. Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. New York: Longman.

Arikunto, S. 2007. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Dahar, R. W. 2011. Teori-teori Belajar & Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.

Duschl, R. 2008. Science education In three-part harmony: balancing conceptual, epistemic, and social learning goals. Review of Research In Education, 32: 268-291.

Finkelstein, N., Adams, W., Keller, C., Perkins, K., & Wieman, C. 2006. Hightech tools for teaching physics: the physics education technology project. Merlot Journal of Online Learning and Teaching, 2(3):110-121.

Gardner, H. 1999. The Disciplined Mind: What All Students Should Understand. New York: Simon & Shcuster Inc.

Hermawanto, Kusairi, S. & Wartono. 2013. Pengaruh Blended Learning Terhadap Penguasaan Konsep Dan Penalaran Fisika Peserta Didik Kelas X. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 9:67-76.

Martinez, G., Naranjo, F.L., Perez, A.L., Suero, M.I., & Pardo, P.J. 2011. Comparative study of the effectiveness of three learning environments: hyper-realistic virtual simulations, traditional schematic simulations and traditional laboratory. Physical Review Special Topics Physics Education Research, 7(2):1-12.

Mursalin. 2013. Model Remediasi Miskonsepsi Materi Rangkaian Listrik Dengan Pendekatan Simulasi PhET. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 8:1-7.

Muslim, & Suhandi, A. 2012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Sekolah Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Kemampuan Berargumentasi Calon Guru Fisika. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 8: 174-183.

Nurhasanah, A. & Supardi, Z. A. I. 2014. Pemanfaatan Media Visualisasi Phet Simulations Sebagai Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Tunarunggu Pada Materi Listrik Dinamis. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 3(2): 48-53.

Nurhayati, Fadilah, S. & Mutmainnah. 2014. Penerapan Metode Demonstrasi Berbantu Media Animasi Software Phet Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Materi Listrik Dinamis Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Pontianak. Jurnal Pendidikan Fisika dan Aplikasinya, 4(2):1-7.

Palloan, P., Amin, B.D., & Herman. 2014. Pengembangan program simulasi berbasis komputer dalam perkuliahan gelombang dan optika untuk meningkatkan pemahaman konsep calon guru fisika. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika, 10 (3): 237 – 248.

Pertiwi, C. A. & Setyarsih, W. 2015. Konsepsi siswa tentang pengaruh gaya pada gerak benda menggunakan instrumen force concept inventory (FCI) termodifikasi. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 4(2):162-168.

Putri, L.O.L., Rahman, T., & Priyandoko, D. 2017. Analyzing concepts mastery and misconceptions about evolution of biology major students. Journal of Physics: Conference Series, 812: 1-6.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Saputra, H. 2013. Upaya Mengatasi Miskonsepsi Siswa Melalui Model Pembelajaran Conceptual Change (CC) Dengan Children Learning In Science (CLIS) Berbasis Simulasi Komputer Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis. Tesis Tidak Dipublikasikan. Banda Aceh: Pps Universitas Syiah Kuala.

Sabaruddin. 2015. Implementasi Model Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dan Penguasaan Konsep Siswa pada Materi Fluida Statis. Tesis tidak dipublikasikan. Banda Aceh: PPs Universitas Syiah Kuala.

Sampson, V., & Gerbino, F. 2010. Two instructional models that teachers can use to promote & support scientific argumentation in biology classroom the American Biology Teacher. 72(7): 427-431.

Tawil, M., & Rusdiana, D. 2011. Efektivitas Pembelajaran Berbasis Simulasi Komputer Pada Topik Superposisi Gelombang Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa. Jurnal Sains Dan Pendidikan Fisika, 7(2):108.

Trent, R. 2009. Fostering students’ argumentation skills in geoscience education. Journal of Geoscience Education, 57(4): 224-232.

Usman. 2012. Peranan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Melalui Pendekatan Inkuiri Dalam Pencapaian Penguasaan Konsep Fisika Mahasiswa Tingkat Pertama Program Studi Pendidikan Fisika. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika, 8(3):225 – 232.




DOI: https://doi.org/10.24815/jpsi.v7i1.13492

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 yunita yunita



Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education)

ISSN 2338-4379  (print) | 2615-840X (online)
Organized by Universitas Syiah Kuala 
Published by Master of Science Education Study Program Graduate School Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia
Website : http://jurnal.usk.ac.id/jpsi
Email     : jpsi@usk.ac.id

  

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.