Analisa Kegagalan Call pada BTS Flexi di PT TELKOM Kandatel Banda Aceh
Abstract
Telkom Flexi merupakan telepon seluler berbasis
CDMA (Code Division Multiple Access), produk ini dirancang
mampu menghindari gangguan suara dan lemahnya sinyal.
Namun sebagai seluler berbasis CDMA pertama di Banda
Aceh, Telkom Flexi masih harus dihadapi oleh masalah
kegagalan komunikasi (call failure). Kegagalan komunikasi
ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti terjadinya
blocked call, drop call dan signalling failure. Dari hasil analisa
didapat bahwa rata-rata drop call dari bulan Januari hingga
Maret untuk BTS BNAC sebesar 0,95 %, Darussalam 1,62
%, Lambaro 1,50 % dan Keutapang 1,34 %. Blocked call
rates tertinggi terjadi pada bulan Februari sebesar 0,13 %
pada BTS Lambaro. Access failure, drop call, dan signalling
failure terjadi karena kondisi RF yang buruk, hal ini
disebabkan antara lain daya terima MS yang rendah hanya
mencapai -108 hingga -95 dBm dan FER yang lebih besar
dari 1 %. Kegagalan call pada BTS Flexi juga disebabkan
karena adanya handover failure dan Link failure pada
hubungan BTS dan BSC.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.17529/jre.v9i1.170
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
View My Stats
Jurnal Rekayasa Elektrika (JRE) is published under license of Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





