Studi Etnografi tentang Keberagamaan Komunitas At-Tauhid di Cisarua Bandung Barat
Abstract
This article aims to examine the religious expression practiced by one of the religious communities in Pasirlangu Village, Cisarua District, West Bandung Regency, namely the At-Tauhid Community. There are two things that are the focus of this study, namely the doctrine and religious behavior of the At-Tawhid community. This study used the ethnographic method; the data in this study were sourced from ethnographic field notes and in-depth interviews, which were then analyzed according to the stages of ethnographic research. This study showed that the At-Tauhid as a community believe that they firmly adhere to the principle of monotheism toward Allah SWT in order for humans to recognize His oneness. This principle is manifested through various worship ritual practices, starting with Tirakat, Zikr, recitation, and Ziarah. Furthermore, in the context of religious doctrine and behavior, community leaders reinterpret, which manifests itself in several behavioral concepts and rituals that lead to efforts in implementing the concept of Tauhid to Allah SWT.
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk mengungkap tentang ekspresi keberagamaan yang dipraktikkan oleh salah satu komunitas keagamaan yang terdapat di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, yaitu Komunitas At-Tauhid. Terdapat dua hal yang menjadi fokus kajian ini yaitu bagaimana doktrin dan perilaku keagamaan komunitas At-Tauhid. Kajian ini menggunakan metode etnografi, data dalam kajian ini bersumber dari catatan lapangan dan wawancara mendalam yang kemudian dianalisis sesuai tahapan penelitian etnografi. Kajian ini menunjukkan bahwa komunitas ini memegang kuat prinsip tauhid kepada Allah SWT agar manusia mengenal keesaan-Nya. Prinsip tersebut dimanifestasikan melalui berbagai praktik ritual peribadatan mulai dari tirakat, zikir, pengajian, dan ziarah. Di samping itu, dalam konteks doktrin dan perilaku keagamaan, terdapat pemaknaan ulang yang dilakukan oleh tokoh dari komunitas yang kemudian memanifestasi dalam beberapa konsep perilaku dan ritual yang bermuara pada upaya mengesakan Allah SWT.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, Auni Haji. 2022. “Kecelaruan Di Sebalik Istilah Tasawwuf Falsafi.” ALBASIRAH JOURNAL 12(2):83–94.
Creswell, John W. 2015. Penelitian Kualitatif & Desain Riset, Memilih Antara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hadziqi, Muhammad Rifqi. 2021. “Tradisi Ijazah Pada Prosesi Ngabungbang Di Pondok Pesantren Cikalama Sumedang Dalam Perspektif Filsafat Kebudayaan.” Jurnal Riset Agama 1(3):324–42. doi: 10.15575/jra.v1i3.15596.
Irwansyah, Shindu, Hadi Nuramin, and Dede Wahyudin. 2020a. “Ngabungbang Ritual Culture in Peasant Communities.” International Journal of Islamic Khazanah 10(2):75–85. doi: 10.15575/ijik.v10i2.8414.
Irwansyah, Shindu, Hadi Nuramin, and Dede Wahyudin. 2020b. “Ngabungbang Ritual Culture in Peasant Communities.” International Journal of Islamic Khazanah 10(2):75–85. doi: 10.15575/ijik.v10i2.8414.
Lazar, Frans Laka. 2016. “Unsur-Unsur Dinamis Dalam Pribadi Manusia Dan Kebutuhan Psikologisnya.” Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio 8(2):203–11.
Madjid, Nurcholish. 2000. Islam Doktrin Dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis Tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan Dan Kemodernan. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina.
Mursida, Siti. 2021. “INTERPRETASI MOH. E HASIM DALAM TAFSIR AYAT SUCI LENYEUPANEUN TERHADAP FENOMENA TAKLID.” Dar El-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan Dan Humaniora 8(1):36–53. doi: 10.52166/darelilmi.v8i1.2397.
Nabilah, Fijri, and Tarpin Tarpin. 2022. “Tradisi Ngabungbang Di Pondok Pesantren Cikalama Kabupaten Sumedang.” Priangan: Journal of Islamic Sundanese Culture 1(1):78–90.
Ni’am, Syamsun. 2017. “HAMZAH FANSURI: PELOPOR TASAWUF WUJUDIYAH DAN PENGARUHNYA HINGGA KINI DI NUSANTARA.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 12(1). doi: 10.21274/epis.2017.12.1.261-286.
Said, A. Fuad. 1994. Hakikat Tarekat Naqsabandiyah. Jakarta: Pustaka Al Husna.
Shadiqin, Sehat Ihsan. 2008. Tasawuf Aceh. Banda Aceh: Bandar Publishing.
Shadiqin, Sehat Ihsan, and Siti Ikramatoun. 2022. “MAWLID CELEBRATION IN ACEH: Culture, Religious Expression, and Political Medium.” MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 46(1):122. doi: 10.30821/miqot.v46i1.919.
Shariati, Ali. 2006. Man and Islam. Islamic Publications International.
Spradley, James P. 2007. Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Suriasumantri, Jujun S. 2001. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Thomas, Keith. 2003. Religion and the Decline of Magis; Studies in Popular Beliefs in Sixteenth and Seventeenth- Century England. England: Pinguin Books.
Yanti, Nora Putri, and Salmiwati Salmiwati. 2022. “Potensi Manusia Menurut Syekh Taqiyuddin An-Nabhani Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam.” Innovative: Journal Of Social Science Research 2(1):426–36. doi: 10.31004/innovative.v2i1.3703.
DOI: https://doi.org/10.24815/jsu.v16i2.26956
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Asep Lukman Hamid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.