TOKOH DAN PENOKOHAN DALAM CERITA PENDEK UNTUK ANAK- ANAK

Syamsiah Ismail, Azman Ismail, Wildan Wildan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tokoh dan penokohan yang terdapat dalam tujuh belas judul cerpen untuk anak-anak usia sekolah dasar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah gambaran tokoh dan penokohan dalam Kumpulan Cerpen Bobo yang bertajuk Gambarku Tak Berketombe? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan data yang digunakan bersumber dari Kumpulan Cerpen Bobo untuk anak-anak yang bertajuk “Gambarku Tak Berketombe” PT Penerbitan Sarana Bobo edisi 74/ 2012. Kumpulan cerpen tersebut merupakan karya para guru se-Indonesia. Karya tersebut tercetus pada Sayembara Menulis Cerita Anak Oleh Guru dalam rangka hari ulang tahun majalah anak-anak Bobo 2009. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan berupa penganalisan karya. Sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian, analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan cerpen sesuai dengan jenisnya, menginterpretasikan unsur watak tokoh yang terdapat dalam cerpen untuk anak-anak, menemukan karakteristik cerpen berdasarkan masing-masing unsur yang paling dominan setelah dianalisis strukturnya, menganalisis hasil masing-masing cerpen, dan selanjutnya membuat simpulan.Hasil analisis menunjukkan bahwa dari seluruh cerpen, terdapat beberapa kesamaan watak yang dimiliki oleh para tokoh dalam cerpen tesebut, seperti tokoh protagonis yang merupakan tokoh yang memperjuangkan kebenaran dan kejujuran serta memiliki watak yang baik. Antagonis, yaitu tokoh yang melawan kebenaran dan kejujuran, serta memiliki watak jelek. Pembaca melihatnya sebagai peran yang tak dapat ditiru (jahat). Tokoh bulat, yaitu tokoh yang menunjukkan berbagai segi baik buruknya dan segi kelemahan atau kelebihannya. Tokoh berkembang, yaitu tokoh yang cederung menjadi tokoh yang komplek karena perubahan dan perkembangan sikap, watak, dan tingkah lakunya. Penokohan cerpen dituliskan secara dramatik dan narasi. Cerpen yang digambarkan juga tidak melibatkan terlalu banyak tokoh, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak usia sekolah dasar.

References


Aminuddin. 2002. Pengembangan Penelitian Kualitatif Dalam Bidang Bahasa Dan Sastra. Malang: Yayasan Asih Asah Asuh.

Atmazaki.1990. Mengungkap Budaya Bangsa. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Nurgiyantoro. 2010. Sastra Anak. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurgiyantoro. 2002. Sastra Anak Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Prodopo.1995. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar.

Prodopo. 2002. Bahasa dan Pengguna Bahasa. Bandung: Indiva Media Kreasi.

Sarumpaet. 2010. Telaah Sastra Anak. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Tarigan. 1995. Dasar-Dasar Psikosastra. Bandung: Angkasa.

Wellek.1993. Aspek Pedagogik dalam Sastra Anak.

Wiyatmi. 2009. Pengantar Kajian Sastra. Yogyakarta: Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.24173/mb.v7i2.22151

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




MASTER BAHASA (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA)

ISSN 2337-4462  (print) | ISSN 2655-0040 (online)
Organized by Universitas Syiah Kuala 
Published by Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/mb
Email     : mpbsippsunsyiah@gmail.com

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.   

 

Flag Counter View My Stats