PERGESERAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA PAKPAK DIALEK BOANG DI KECAMATAN RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM

Rahmat Aliamin, Abdul Gani Asyik, Wildan Wildan

Abstract


Masalah penelitian ini adalah 1. Bagaimanakah pergeseran bahasa Pakpak dialek Boang di Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam ditinjau dari faktor ekonomi, demografi, dan sikap. 2. Bagaimanakah upaya-upaya pemertahanan bahasa Pakpak dialek Boang di Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam ditinjau dari ranah keluarga, pergaulan, kegiatan, dan Keinginan. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat di Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam,simak dan catat. Instrumen yang digunakan adalah angket, lembar wawancara, dan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran bahasa Pakpak dialek Boang di Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam ditinaju dari faktor ekonomi tidak terjadi pergeseran bahasa. Akan tetapi, bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa alternatif ketika berkomunikasi dengan suku lainnya. Faktor demografi tidak terjadi pergeseran bahasa secara signifikan hanya sebagian kecil saja yang sudah mengajarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama kepada anaknya. Faktor Sikap menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam bersikap positif dengan bahasa Pakpak dialek Boang hanya sebagian kecil saja yang tidak peduli. Sedangkan pada pemertahanan bahasa Pakpak Boang ditinjau dari ranah kelurga seluruh masyarakat menggunakan bahasa Pakpak dialek boang dalam ranah keluarga. Pada ranah pergaulan bahasa Pakpak dialek Boang aktif digunakan saat berkomunikasi dengan tetangga, teman, dan penutur sesama suku maupun suku lainnya yang menguasai bahasa Pakpak dialek Boang. Pada ranah kegiatan pemertahanan bahasa tidak begitu baik kusunya pada kelompok muda mereka lebih cenderung menggunkan bahasa Indonesia pada kegiatan-kegiatan di Desa sedangkan pada kelompok tua masih tetap bertahan. Pada ranah keinginan masyarakat Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam sangat berkeinginan untuk mengajarkan bahasa Pakpak dialek Boang kepada generasi berikutnya meskipun menikah dengan suku lainnya.

References


Alwasilah, A.Chaedar. 1993. Pengantar Sosiologi Bahasa. Bandung: Angkasa.

Appel, R., & Muysken, P. 2006. Language Contact and Bilingualism. Amsterdam University Press.

AR, Syamsuddin dan Visma S. Damaianti. 2006. Metode Penelitian PendidikanBahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arka, I. Wayan. 2017. "Kompleksitas Pemertahanan Dan Revitalisasi Bahasa Minoritas Di Indonesia: Pengalaman Proyek Dokumentasi Rongga, Flores." Masyarakat Indonesia. Vol. 37, No. 1. (35-56).

Azwardi.2016.“Upaya Pemertahanan Bahasa Aceh Sebagai Salah Satu Bahasa Ibu di Nusantara”. Prosiding Seminar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (45-57).

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 2007. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Damanik, Ramlan. 2009. “Pemertahanan Bahasa Simalungun di Kabupaten Simalungun”. Tesis tidak diterbitkan. Medan: SPs USU.

Djunaidi, Abdul. 2004. “Revitalisasi Bahasa-Bahasa Daerah di Aceh”. Makalah dalam Pekan Kebudayaan Aceh IV di Banda Aceh.

Fasold, R. 1984. The sociolinguistic of society. Oxford: Basil Blackwell Publisher Ltd.

Fishman, J.A. 1968. Readings in the Sociology of Language. Mouton: The Hague.

Holmes. 1993. Language Maintenance and Shit in Three. New Zealand: Speech Community.

Ibrahim, Gufran Ali. 2011. “Bahasa Terancam Punah: Fakta, Sebab-Musabab, gejala, dan Strategi Perawatannya”. Linguistik Indonesia. No 1 (35-52).

Katubi. 2005. ”Pemilihan Bahasa dan Perubahan Identitas Kultural”. Dalam Katubi (ed.), Identitas Etnolinguistik Orang Hamap: Kode Etnisitas dan Bahasa Simbol. Jakarta: LIPI Press.

Komalasasi, Ida dan Ida Rusdiana. 2017. “Upaya Pemertahanan Bahasa”. 2nd NEDS Proceedings (105-112).

Mahsun. 2006. Metode Pemetaan Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekmiknya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Marnoto. 2007. “Penggunaan Bahasa dalam Ranah Keluarga Muda Jawa di Kabupaten Blora”. Tesis tidak diterbitkan. Malang: PPs UNS.

Mbete, Aron Meko. 2003. “Bahasa dan Budaya Lokal Minoritas, Asal-Muasal, Ancaman Kepunahan dan Ancangan Pemberdayaan dalam Kerangka Pola Ilmiah Pokok Kebudayaan Universitas Udayana”. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap dalam Bidang Linguistik pada Fakultas Sastra Universitas Udayana, 25 Oktober 2003.

Mbete, Aron Meko. 20110. “Stategi Pemertahanan Bahasa-bahasa Nusantara”. Disampaikan dalam Seminar Nasional Pemertahanan bahasa Nusantara, Tanggal 6 Mei 2010, Semarang. Hal. 1-11.

Moleong, Lexy. 2002.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nababan, P.W.J. 1984. Sosiolinguistik. Jakarta: Gramedia.

Pateda, Mansoer. 1990. Sosiolinguistik.Bandung: Angkasa. Schwartz, S. 2017. “Writing Chiwere: Orthography, literacy, and language revitalization. Language&Communication”. Language & Communication, Vol. 30, No. 1 (1-13).

Sitorus, Nurhayati dkk. 2014. “Pemertahanan Bahasa Pakpak Dairi di Kabupaten Dairi”. Jurnal Kajian Linguistik, Vol 12. No. 2 (94-107).

Solin, Matsyuhito. 1988. Dalam Tradisi dan Perubahan: Konteks Masyarakat Pakpak Dairi. Medan: Monora.

Sudaryanto.1988. Metode Linguistik: Bagian Kedua. Metode dan Aneka Teknik Pengumpulan Data. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sumarsono dan Paina Partana. 2002. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sumarsono. 1990. “Pemertahanan Bahasa Melayu Loloan Bali”. Disertasi. Universitas Indonesia: Jakarta.

Sutrisno, Mudji. 2005. Teori-teori Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Suwito. 1983. Pengantar Awal Sosiolinguistik, Teori dan Problema. Surakarta: Henary offset. Templin, T., Seidl, A., Wickström, B. A., & Feichtinger, G. 2016. “Optimal language policy for the preservation of a minority language”. Mathematical Social Sciences, 81, 8-21.

Tondo, Fanny Henry. 2009. “Kepunahan Bahasa-Bahasa Daerah: Faktor Penyebab Dan Implikasi Etnolinguistis. Jurnal Masyarakat & Budaya. Vo 11, No. 2 (227-296).

Wildan, dkk. 2010. “Repertoar Bahasa Masyarakat Cina di Aceh”. Bahasa dan Seni. Tahun 38, Nomor 2. (130-140)

Zuska, Fikarwin. 2012. “Politik Etnisitas dalam Pemekaran Daerah”. Antropologi Indonesia. Vol. 33 No. 3. (203-215).




DOI: https://doi.org/10.24173/mb.v8i1.22155

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




MASTER BAHASA (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA)

ISSN 2337-4462  (print) | ISSN 2655-0040 (online)
Organized by Universitas Syiah Kuala 
Published by Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/mb
Email     : mpbsippsunsyiah@gmail.com

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.   

 

Flag Counter View My Stats