Kajian Penggunaan Katalis KOH pada Pembuatan Biodiesel Menggunakan Reverse Flow Biodiesel Reactor secara Batch
Abstract
Abstrak. Biodiesel terbuat dari minyak nabati melalui proses transesterifikasi. Salah satu faktor untuk memudahkan transesterifikasi adalah penggunaan katalis dalam proses reaksinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan konsentrasi katalis KOH (0,1%; 0,3%; 0,5%) pada suhu reaksi 450C dengan menggunakan reverse flow biodiesel reactor secara batch. Percobaan pada setiap konsentrasi dilakukan sebanyak 3 kali ulangan. Variabel yang diukur dalam penelitian ini meliputi kualitas biodiesel yang dihasilkan yang terdiri dari: kadar metil ester, angka penyabunan, angka asam, dan gliserol total. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan angka asam, gliserol total pada konsentrasi KOH 0,5% dan angka penyabunan metil ester (biodiesel) memenuhi syarat SNI biodiesel. Kadar metil ester pada masing-masing konsentrasi katalis KOH didapatkan berturut-turut adalah 96,6%, 96,6%, dan 97,5% sehingga memenuhi yang dipersyaratkan dalam SNI-04-7182-2015 yaitu sebesar 96,5%.
Study of Using KOH Catalyst on Biodiesel Production Using Reverse Flow Biodiesel Batch Reactor
Abstract. Biodiesel is made from vegetable oil through a transesterification process. Presence of catalyst is one of factor to succeed the transesterification process The purpose of this study was to determine the effect of KOH catalyst concentration (0.1%; 0.3%; 0.5%) with reaction temperature 450C by using reverse flow biodiesel batch reactor. Experiments at each concentration were carried out 3 times. The variables measured in this study include the resulting biodiesel quality which consist of: methyl ester content, saponification number, acid number, and total glycerol. Obtained data were then analyzed with descriptive analysis. The results showed the acid number, total glycerol at 0.5% KOH concentration and saponification number fulfilled the SNI biodiesel requirements. Methyl ester contents at each KOH catalyst concentration were obtained 96.6%, 96.6%, and 97.5% respectively, so that it fulfills what is required in SNI-04-7182-2015 which is equal to 96.5%.Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah. J., J.D. Jaya dan Rodiansono. 2010. Optimasi Jumlah Katalis KOH dan NaOH pada Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa Sawit Menggunakan Kopelarut. Jurnal Sains dan Terapan Kimia. 4(1):79-89.
Adebayo, G. B., O. M. Ameen, dan L.T. MAbaas,. 2011. Physicochemical properties of biodiesel produced from Jatropha curcas oil and fossil diesel. Journal of Microbiology and Biotechnology Research. 1 (1): 12–16.
Al Basir, F., S. Datta, dan P.K. Roy. 2015. Studies on biodiesel production from Jatropha curcas oil using chemical and biochemical methods—a mathematical approach. Fuel. 158: 503–511.
Ataya, F., M.A. Dub´e, dan M. Ternan. 2007. Acid-catalyzed transesterification of canola oil to biodiesel under single and two-phase reaction conditions. Energy and Fuels 21(4): 2450–2459.
Badan Standar Nasional (BSN). 2015. SNI 04-7128:2015. SNI Biodiesel. Badan Standar Nasional. Jakarta.
Berchmans, H. J., K. Morishita, dan T. Takarada. 2013. Kinetic study of hydroxide-catalyzed methanolysis of Jatropha curcas-waste food oil mixture for biodiesel production. Fuel. 104.(46–52).
Darmawan, I. 2004. Pembuatan Biodiesel dari Minyak Jarak Menggunakan Pereaksi Metanol dan Katalis KOH dan Penentuan Viskositasnya. Skripsi. Jurusan Kimia. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Surakarta.
Fahma R., L. H. Poedji dan D. L. Catur. 2012. Pengaruh Variasi Konsentrasi Katalis KOH pada Pembuatan Metil Ester dari Minyak Biji Ketapang (Terminalia catappa Linn). Jurnal Penelitian Sains. Jurusan Kimia. Universitas Sriwijaya. 15:2-74.
Ketaren, S. 1986. Minyak dan Lemak Pangan. Universitas Indonesia. Jakarta.
Khaidir, N. dan D. Syahputra. 2015. Pengolahan Ampas Kelapa dalam menjadi Biodiesel pada Beberapa Variasi Konsentrasi Katalis Kalium Hidroksida (KOH). Jurnal Samudra. 9(2):10-15.
Ma, F., L. D. Clements, and M. A. Hanna. 1999. The effect of mixing on transesterification of beef tallow. Bioresource Technology 69(3): 289–293.
Mittlebach, M. and C. Remschmidt. 2004. Biodiesel The Comprehensive Handbook. Boersedruck Ges. M. bH. Vienna.
Naomi, P., A. M. L. Gaol dan M.Y. Toha. 2013. Pembuatan Sabun Lunak dari Minyak Goreng Bekas Ditinjau dari Kinetika Reaksi Kimia. Jurnal Teknik Kimia. 19(2):42-48.
Nasikin, M. dan B. H. Susanto. 2010. Katalis Heterogen. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.
Oktaningrum, G. N. 2010. Pengaruh Konsentrasi Katalis KOH Dan Suhu Pada Proses Transesterifikasi In Situ Bungkil Wijen (Sesame Cake) Terhadap Produksi Biodiesel. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Pandey, A., C. Arroche., C. Riche. dan E. Gnansounou. 2011. Biofuels. Academic Press. United States.
Prihanto, A., B. Pramudono dan H.Santosa. 2013. Peningkatan Yield Biodisel dari Minyak Biji Nyamplung Melalui Transesterifikasi Dua Tahap. Jurnal Momentum. 9(2):46-53.
Poedjiadi, A. 1994. Dasar-dasar Biokimiawi. UI Press. Jakarta.
Rahayu, M. 2007. Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak. Badan Penelitian dan Pengembangan. Jakarta.
Rahman, K. M., Mashud, M., Roknuzzaman, M., dan Al Galib, A. 2010. Biodiesel from jatropha oil as an alternative fuel for diesel engine. International Journal of Mechanical and Mechanics Engineering 10(3): 1–6.
Sarwono, E., N. Erzha dan B.N. Widarti. 2017. Pengolahan Biodiesel dari Biji Nyamplung (Calophyllum Inophyllum L) Menggunakan Katalis KOH. Jurnal Penelitian Sains. 1(1):38-39
Simboro, J. 2010. Pengaruh Lama Reaksi Terhadap Perubahan Karakteristik Biodiesel Turunan Minyak Kacang Tanah dengan Menggunakan Katalis CaO dan Cosolvent Eter. Tesis. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Sudarmadji., S. Bambang. H. dan Suhadi. 2003. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yogyakarta.
Tremblay, A. Y., M. A. Dube and J. Liu. 2008. Biodiesel Production Using a Membrane Reactor. J. Bioresource Technology. 98(3):639-647.
Wicakso, D. R. 2010. Sintesis Biodiesel dari Crude Palm Oil Dengan Katalis Alumina Hasil Recovery Limbah Padat Lumpur Pdam Intan Banjar. Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri. 12(1):21-29.
Wijayanti, H., H. Nora dan R. Amelia. 2012. Pemanfaatan Arang Aktif dari Serbuk Gergaji Kayu Ulin Untuk Meningkatkan Kualitas Minyak Goreng Bekas. Jurnal Teknik Konversi.1(1):27-33.
DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v12i1.12508
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

![]()
![]()
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by:
Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id
Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations








