Pemanfaatan Ekstrak Buah Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Kue Mangkok
Abstract
Abstrak. Kue mangkok yang beredar di pasar menggunakan pewarna sintetik dan tidak mengandung senyawa aktiv yang berfungsi sebagai antioksidan. Karamunting mempunyai warna ungu yang menarik dan kaya antioksidan. Penelitian dilakukan untuk memanfaatkan ekstrak buah karamunting sebagai pewarna alami, sumber antioksidan dan pengaruhnya terhadap karakteristik mutu kue mangkok. Penelitian dilakukan dengan metode ekperimental dengan perlakuan: Konsentrasi ekstrak buah karamunting: 0; 2,5; 5,0; 7,5; dan 10,0% (b/b). Parameter penelitian: daya antioksidan (IC50) ppm, volume spesifik (mL/g), total padatan terlarut (oBrix), derajat putih (%) dan uji kesukaan terhadap rasa dan warna. Penelitian dilakukan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan jumlah ekstrak buah karamunting dapat menurunkan IC50 secara nyata dari 83,935ppm menjadi 66,10ppm. Kesukaan terhadap warna meningkat dari 2,98 (tidak suka) menjadi 4,88 (mendekati sangat suka), sedangkan derajat putih menurun dari 62,5% menjadi 52,34%. Volume spesifik, total padatan terlarut dan kesukaan rasa tidak terpengaruh. Ekstrak buah karamunting dapat dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan dan meningkatkan kesukaan warna kue mangkok.
Utilization of Karamunting Fruit Extract (Rhodomyrtus tomentosa) as a Natural Colorant and Source of Antioxidants in Cupcakes
Abstract. In the market, many food products such as cupcakes used synthetic food colors and do not obtained active compounds that function as antioxidants. Karamunting fruit has an attractive natural purple color and rich in antioxidants. The objectives of this research were to utilize the extract of karamunting fruit as a natural food colorant which possess potent antioxidant and to determine the effect of karamunting fruit on the quality characteristics of cupcakes. This research was carried out using five concentration of karamunting fruit extract (0, 2.5, 5.0, 7.5 and 10.0%). Cupcakes samples were analysed for the IC50 value of antioxidant activity, specific volume (mL/g), total soluble solids (oBrix), whiteness value (%) and consumer preference test (taste and color). All experiments were carried out in triplicate. Karamunting fruit extract was significantly decreased the IC50 value from 83.935 ppm to 66.10ppm. For cupcake’s color of consumer evaluation, the score increased from 2.98 (dislike a little) to 4.88 (near like a lot), while whiteness value decreased from 62.5% to 52.34%. Generally, specific volume, total soluble solids, and taste of cupcakes were not significantly affected by Karamunting fruit extract. Karamunting fruit extract can be used as a source of antioxidants and increase the cupcake’s color of consumer’s acceptability.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andarwulan, N dan Faradila, R. H. F. (2012). Pewarna alami untuk pangan. Seafast Centre IPB, Bogor.
Andarwulan, N. (2018). Pewarna Alami untuk Pangan. South East Asian Food and Agricultural Science and Technology, 51(1), 51. https://docplayer.info/49406311-Pewarna-alami-untuk-pangan.html
Artan, M.Y., Karim R., Chern B.H., Ariffin, A.A., Man Y.C dan Chin N.L. (2010). The Influence of Different Formulations of Palm Oil/Palm Stearin-Based Shortenings on the Quality of White Bread.Middle East Journal of Scientific Research. 5(6): 469 – 476.
Gustina, L. (2015). Subtitusi labu kuning terhadap kualitas kue mangkuk.E-Journal Home Economic and Tourism.Vol. 10 No.3:1-18.
Harianja, A.H. (2016). Potensi ekonomi budidaya tanaman buah-buahan khas Batak Toba yang bersumber dari hutan di Lagundi Kabupaten Samosir. Prosiding Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Informasi SniTI-3:1634-1638.
Hidayat, F., Farida, A., Ermaya, D., dan Sholihati. (2019). Kajian penambahan pasta umbi bit merah (Beta vulgaris L) da tepung kacang hijau (Phaseolus radiatus) dalam pembuatan roll cookies. Rona teknik. Vol 12 N0.1: 1-11.
Jumiati, E, Mardhiana, dan Abdiani, I. M. (2017). Pemanfaatan buah karumunting sebagai pewarna alami makanan. Jurnal AGRIFOR. Volume XVI Nomor 2: 163-170.
Liu, GL., Guo, HH., and Sun , YM., (2012). Optimization of the Extraction of Anthocyanin from the Fruit Skin of Rhodomyrtus tomentosa (Ait.)Hassk and Identification of Anthocyanin in the Extract Using High Performance Liquid Chromatography Electroscopy Ionization Mass Spectrometry. International Journal Molecular Science . 13, 6292-6302.
Lubis, Y. M., Erliza, N.M., Ismaturrahmi, dan Fahrizal. (2013). Pengaruh konsentrasi rumput laut (Euchema cottonii) dan jenis tepung pada pembuatan mie basah. Rona Teknik. Vol 6 N0.1:412-420.
Manurung, H., Simanjuntak, R., & Manurung, F. (2017). Aplikasi Nano Emulsi Minyak Serat Sawit sebagai Pewarna Alami dan Sebagai Sumber Karotenoid pada Mi Basah Pasta Pisang Awak (Musa Paradisiaca Var.Awak). Agrintech: Jurnal Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian, 1(1), 10–15. https://doi.org/10.30596/agrintech.v1i1.1662.
Manurung, H., Simanjuntak, R., Pakpahan, Y.A., dan Pandiangan, S. (2019). Pembuatan mi kering komposit tepung rumput laut (E. Cottonii) dan labu kuning (Cucurbita moschata) sebagai pangan fungsional. Rona Teknik. Vol 12 No. 2:1-10.
Parwiyanti, P., Pratama, F., Wijaya, A., dan Malahayati, N. (2019. Karakteristik Roti Bebas Gluten Berbahan Dasar Pati Ganyong Termodifikasi. AgriTECH, 38(3):337-334. https://doi.org/10.22146/agritech.16946.
Ramadan, M. F dan Moersel, J. T. (2006). Screening of the antiradical action of vegetable oils. Journal of Food Composition and Analysis 19:838-842.
Rifkowaty, E.E., Wardanu, A.P, dan Hastuti, N. D. (2018). Aktivitas antioksidan sirup buah karamunting (rhodomyrtus tomentosa) dengan variasi penambahan asam sitrat.Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia.Vol.10 No. 1: 16-20.
Sandri, D dan Lestari, E. (2020). Daya terima konsumen terhadap roti manis yang disubtitusi modified talipuk flour (motaf) dan pati temulawak. Jurnal Agroindustri Vol. 10 No.2: 139-146.
Sari, E. R., Hilma, dan Cendrakasih, A. (2018). Penentuan aktivitas antioksidan ekstrak biji dan daging buah karamunting ( Rhodomyrtus tomentosa) Hassk menggunakan metode DPPH. Scienta Jurnal Farmasi dan Kesehatan. 8 (1):37-43.
Sinaga, E., Rahayu, S.E., Suprihatin, dan Yenisbar (2019). Potensi Medicinal Karamunting (Rhodomyrtus tometosa). UNAS Press, ISBN:978-6237-376-101:7.
Sitepu, K. M. (2019). Penentuan konsentrasi ragi pada pembuatan roti (Determining of Yeast Concentration on Bread Making)”, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Agrokompleks, 2(1), pp. 71-77.
Soekarto, S.T. (1985). Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian”. Bhatara Karya Aksara, Jakarta.
Sudarmadji, S., Bambang. H, dan Suhardi. (1987). Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Lyberty.
Suni, B.(2018). Penggunaan zat pewarna sintetis pada sirup yang dijual di Pasar Modern Kota Makasar. Jurnal Kesmas Vol.9 No.2: 1575-1585.
Susanty, A., Eka, P., dan Nurlina, S. (2017). Studi potensi buah karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) sebagai pengembang pangan. Prosiding seminar nasional ke 1 tahun 2017 Balai Riset dan Standarisasi Industri Samarinda. ISBN 987-602-51095-0-8.
Suryanti, A. (2018). Pengaruh penambahan daun bayam (amaranthus Tricolor) cincang pada pembuatan kue mangkuk terhadap daya terima konsumen. Skripsi Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner Univ. Negeri Jakarta.
DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v14i1.18537
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

![]()
![]()
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by:
Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id
Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations








