Pengaruh Variasi Penambahan Sari Nanas-brokoli dan Waktu Fermentasi terhadap Karakteristik Mutu Caspian Sea Soygurt
Abstract
Abstrak. Penelitian dilakukan guna pengembangan variasi, penambahan nilai gizi, dan perbaikan citarasa dari produk pangan fungsional yoghurt yang tetap diminati khalayak umum. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan sari nanas-brokoli dan waktu fermentasi berikut interaksinya terhadap karakteristik mutu Caspian Sea soygurt juga menentukan konsentrasi penambahan sari nanas-brokoli dan waktu fermentasi terbaik. Penerapan metode analisis data secara Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 faktor yakni konsentrasi sari nanas-brokoli (0, 5, 10, dan 15%) dan waktu fermentasi (2, 4, 6, dan 8 jam). Penambahan sari nanas-brokoli berpengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar protein, lemak, abu, vitamin C, Total Padatan Terlarut (TPT), total asam, pH, viskositas, total Bakteri Asam Laktat (BAL), serta hedonik warna, aroma, rasa, tekstur, dan penerimaan umum. Waktu fermentasi berpengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar protein, lemak, abu, vitamin C, Total Padatan Terlarut (TPT), total asam, pH, viskositas, total Bakteri Asam Laktat (BAL), dan hedonik aroma serta rasa; juga berpengaruh berbeda nyata (P<0,05) terhadap hedonik warna, tekstur, serta penerimaan umum. Interaksi penambahan sari nanas-brokoli dan waktu fermentasi berpengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap total asam serta viskositas; juga berpengaruh berbeda nyata (P<0,05) terhadap Total Padatan Terlarut (TPT) serta pH. Penerapan metode perlakuan terbaik Indeks Efektivitas (metode deGarmo, dkk.) dengan hasil terbaik yakni penambahan sari nanas-brokoli 10% dan waktu fermentasi 6 jam memiliki aktivitas antioksidan bernilai 78,7894 ppm.
The Effect of Variation in the Addition of Pineapple-broccoli Juice and Fermentation Time on Quality Characteristics of Caspian Sea Soygurt
Abstract. This research was conducted to develop variations, to increase nutritional value, and to improve the taste of yogurt as functional food product that are still in demand by general public. The aim of this research was to determine the effect of variation in the addition of pineapple-broccoli juice and fermentation time and their interaction on the quality characteristics of Caspian Sea soygurt and to determine the best concentration of pineapple-broccoli juice and fermentation time. This research applied the data analysis method in factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 factors, namely pineapple-broccoli juice concentration (0, 5, 10, and 15%) and fermentation time (2, 4, 6, and 8 hours). The addition of pineapple-broccoli juice had a highly significant effect (P<0.01) on the contents of protein, fat, ash, vitamin C, Total Dissolved Solids (TPT), total acid, pH, viscosity, total Lactic Acid Bacteria (LAB), and hedonic color, aroma, taste, texture, and general acceptance. Fermentation time had a highly significant effect (P<0.01) on the contents of protein, fat, ash, vitamin C, Total Dissolved Solids (TPT), total acid, pH, viscosity, total Lactic Acid Bacteria (LAB), and hedonic aroma and flavor; also had a significant effect (P<0.05) on hedonic color, texture, and general acceptance. Interaction between the addition of pineapple-broccoli juice and fermentation time had a highly significant effect (P<0.01) on total acid and viscosity; also had a significant effect (P<0.05) on Total Dissolved Solids (TPT) and pH. This research applied the best formulation test method in Effectiveness Index (deGarmo et al., method) with the best result was with the addition of 10% pineapple-broccoli juice and 6 hours of fermentation time which antioxidant activity value was 78.7894 ppm.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustina, Y., R. Kartika, dan A. S. Panggabean. (2015). Pengaruh variasi waktu fermentasi terhadap kadar laktosa, lemak, pH, dan keasaman pada susu sapi yang difermentasi menjadi yoghurt. Jurnal Kimia Mulawarman, 2(2), 97-100. Retrieved from http://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/JKM/article/view/9
Andarwulan, N., F. Kusnandar, dan D. Herawati. (2019). Analisis Pangan. Tangerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka.
Apriyantono, A., D. Fardiaz, N. L. Puspitasari, Sedarnawati, dan S. Budiyanto. (1989). Analisis Pangan. Bogor: Penerbit Institut Pertanian Bogor (IPB Press).
Badan Standarisasi Nasional. (2009). Yogurt. No. SNI 2981:2009. Retrieved from https://www.academia.edu/73919070/SNI_2981_2009_Yoghurt
Dhahana, K. A. P., K. A. Nocianitri, dan A. S. Duniaji. (2021). Pengaruh lama fermentasi terhadap karakteristik soyghurt drink dengan penambahan Lactobacillus rhamnosus SKG 34. Jurnal Itepa: Ilmu dan Teknologi Pangan. https://doi.org/10.24843/itepa.2021.v10.i04.p10
Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. (2018). Tabel Komposisi Pangan Indonesia (2017). Retrieved from https://www.panganku.org/assets/files/publikasi/351bb3c3b280a7fcd7c864cba56c7917.pdf
Elsaputra, U. Pato, dan Rahmayuni. (2016). Pembuatan minuman probiotik berbasis kulit nanas (Ananas comosus L. Merr.) menggunakan Lactobacillus casei subsp. casei R-68 yang diisolasi dari dadih. Jurnal Faperta, 3(1), 1-9. Retrieved from https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFAPERTA/article/view/9596
Febrihantana, W., L. E. Radiati, dan I. Thohari. (2013). Pengaruh penambahan sari wortel sebagai fortifikasi produk yogurt ditinjau dari nilai pH, total asam tertitrasi, total bakteri asam laktat, viskositas, dan total karoten. Jurnal Penelitian, 1(1), 1-7. Retrieved from https://fapet.ub.ac.id/wp-content/uploads/2014/06/Artikel_Pengaruh-Penambahan-Sari-Wortel-Sebagai-Fortifikasi-Produk-Yog-rt-Ditinjau-Dari-Nilai-pH2.pdf
Gibson, G. R. dan C. M. Williams. (2000). Functional Foods Concept to Product. Cambridge: Woodhead Publishing Limited.
Herlambang, D., H. I. Ri’fah, dan J. Kusnadi. (2018).
Aktivitas antibakteri Caspian Sea soyghurt
(kajian proporsi penambahan sukrosa dan susu skim serta jenis kedelai). Jurnal JFLS, 2(1), 29-44. Retrieved from https://jfls.ub.ac.id/index.php/jfls/article/view/53
Jasmine, R. O., R. Fadhilla, V. Melani, dan P. Ronitawati. (2020). Stirred yogurt berbasis sari kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) dan sari buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) berpotensi sebagai sumber serat dan antioksidan. Journal of Darussalam Nutrition. https://doi.org/10.21111/dnj.v4i2.3999
Jonathan, H. A., I. N. Fitriawati, I. I. Arief, M. S. Soenarno, dan R. H. Mulyono. (2022). Fisikokimia, mikrobiologi, dan organoleptik yogurt probiotik dengan penambahan buah merah (Pandanus conodoeus L.). Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. https://doi.org/10.29244/jipthp.10.1.34-41
Kusumawati, I., R. Purwanti, dan D. N. Afifah. (2019). Analisis kandungan gizi dan aktivitas antioksidan pada yoghurt dengan penambahan nanas madu
(Ananas comosus Merr.) dan ekstrak kayu manis (Cinnamomum burmanni). Journal of Nutrition College. https://doi.org/10.14710/jnc.v8i4.25833
Maris, I. dan M. R. Radiansyah. (2021). Kajian pemanfaatan susu nabati sebagai pengganti susu hewani. Journal of Food Scientia Journal of Food and Science Technology, 1(2), 103-116. Retrieved from https://jurnal.ut.ac.id/index.php/foodscientia/article/download/2064/988
Masyita, R. (2018). Pengaruh Konsentrasi Glukosa dan Waktu Fermentasi terhadap Sifat Fisik dan Kimia Yoghurt.
(Skripsi Sarjana, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara). Retrieved from http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/10025
Moechtar. (1989). Farmasi Fisika Bagian Larutan dan Sistem Dispersi.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Novinda, S., C. A. N. Afifah, S. Handajani, dan A. Sutiadiningsih. (2020). Pengaruh penambahan brokoli terhadap sifat organoleptik dan tingkat kesukaan kaki naga ikan bubara (Caranx sexfasciatus). Jurnal Tata Boga, 2(2020), 72-83. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-boga/article/view/37395
Nuraeni, Y., S. Wijana, dan B. Susilo. (2019). Analisa komparatif sifat fisikokimia sari buah dan konsentrat sari buah antara hasil olahan nanas
(Ananas comosus L. Merr.) varietas queen grade c dan grade b. Jurnal Pertanian Terpadu. https://doi.org/10.36084/jpt..v7i1.166
Puspita, C. P. (2012). Kualitas Fruitghurt Hasil Fermentasi Limbah Nanas
(Ananas comosus) dengan Penambahan Lactobacillus bulgaricus pada Konsentrasi yang Berbeda.
(Skripsi Sarjana, Universitas Muhammadiyah Surakarta). Retrieved from https://eprints.ums.ac.id/19856/23/11._JURNAL_SKRIPSI.pdf
Rachmawati, R., M. R. Defiani, dan N. L. Suriani. (2009). Pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kandungan vitamin C pada cabai rawit putih
(Capsicum frustescens). Jurnal Biologi, 13(2), 36-40. Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/BIO/article/view/584
Rahmatullah, S. dan K. Mahmub. (2019). Pengaruh lama fermentasi fruitghurt pisang Cavendish (Musa acuminate Cavendish) dengan starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus terhadap kualitas mutu sediaan fruitghurt. Journal of The 10th University Research Colloqium, 1(1), 1011-1016. Retrieved from http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/757
Ranganna, S. (2000). Handbook of Analysis and Quality Control for Fruit and Vegetable Products. New Delhi: Tata McGraw-Hill Publishing Company Limited.
Sari, K. N. dan F. Ayustaningwarno. (2014). Kandungan serat, vitamin C, aktivitas antioksidan, dan organoleptik keripik ampas brokoli
(Brassica oleracea var. italica) panggang. Journal of Nutrition College. https://doi.org/10.14710/jnc.v3i3.6599
Savitry, N. I., Nurwantoro, dan B. E. Setiani. (2017). Total bakteri asam laktat, total asam, nilai pH, viskositas, dan sifat organoleptik yoghurt dengan penambahan jus buah tomat. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 6(4), 184-187. Retrieved from https://jatp.ift.or.id/index.php/jatp/article/view/272
Sudarmadji, S., B. Haryono, dan Suhardi. (2010). Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Penerbit Liberty Press.
Sutedjo, K. S. D. dan F. C. Nisa. (2015). Konsentrasi sari belimbing
(Averrhoa carambola L.) dan lama fermentasi terhadap karakteristik
fisiko-kimia dan mikrobiologi yoghurt. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(2), 582-593. Retrieved from https://jpa.ub.ac.id/index.php/jpa/article/view/176
U. S. Department of Agriculture. (2008). USDA Database for the Isoflavone Content of Selected Foods. Release 2.0. Retrieved from https://www.ars.usda.gov/arsuserfiles/80400525/data/isoflav/isoflav_r2.pdf
Yusmarini, R. Indrati, T. Utami, dan Y. Marsono. (2010). Aktivitas proteolitik bakteri asam laktat dalam fermentasi susu kedelai. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 11(2), 129-134. Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/jtip/article/view/3409
DOI: https://doi.org/10.17969/rtp.v17i2.33649
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

![]()
![]()
Copyright© | ISSN: 2085-2614 | EISSN: 2528-2654
Rona Teknik Pertanian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by:
Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
associated with Indonesia Society of Agricultural Engineering (ISAE) Aceh.
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: jronatp@usk.ac.id
Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations








