CASE STUDY DECISION OF PEMATANG SIANTAR STATE COURT NUMBER 288/PID.B/2020/PN PMS REGARDING MURDER COMMITTED BY HALLUCINATION SUFFERERS

Nurhafifah Nurhafifah, Fadila Jamiatul Husna

Abstract


The decision 288/Pid.B/2020/PN Pms of the Pematang Siantar District Court on the murder committed by a psychotic schizophrenic (hallucinations). In this ruling, the judge concluded that the defendant, Suheri Sihombing, had been lawfully and conclusively established to have violated Section 338 of the Criminal Code, committing the crime of murder. Even though the defendant has paranoid schizophrenia, the judge believes he can still be held accountable for his conduct, therefore he is sentenced to thirteen years in jail. The findings indicate that the judge in case 288/Pid.B/2020/PN Pms did not consider the trial's facts when rendering a verdict. The judge did not voice his thoughts on the defendant with paranoid schizophrenic mental disease. The judge did not give significant consideration to Article 44, paragraph 1, of the Criminal Code concerning criminal abolition. According to Article 44 of the Criminal Code, defendants with mental problems might be ordered to spend one year in a mental hospital. The panel of judges at the Pematang Siantar District Court found the defendant guilty, resulting in a decision that did not maximally satisfy the norm of legal fairness.

Keywords


Murder, hallucination, murderers

Full Text:

PDF

References


A. Books

Adami Chazawi, Pelajaran Hukum Pidana bagian 2, Raja Grafindo Persada,

Jakarta, 2002.

-------, Pelajaran Hukum Pidana, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,

-------, Kejahatan Terhadap Tubuh dan Nyawa, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2010.

Agus Rusianto, Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana Tinjauan Kritis

Melalui Konsistensi Antara Asas, Teori dan Penerapannya, Jakarta: Paramedia Group, 2016.

Ahmad Rif’ai, “Penemuan Hukum oleh Hakim dalam Perspektif Hukum

Progresif”, Jakarta: Sinar Grafika, 2010.

Artidjo Alkostar, Dimensi Kebenaran dalam Putusan Hakim, Varia Peradilan 281,

Frans Maramis, Hukum Pidana Umum dan Tertulis di Indonesia, Rajawali Pers,

Jakarta, 2013.

Kholiq Abdul M., Buku Pedoman Kuliah Hukum Pidana, Fakultas Hukum

Univeristas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2002.

Koeswadji, Perkembangan Macam-Macam Pidana dalam Rangka Pembangunan

Hukum Pidana, Cetakan I, Bandung: Citra Aditya Bhakti.

Lamintang, P.A.F dan Theo Lamintang, Pembahasan KUHAP (Menurut Ilmu

Pengetahuan Hukum Pidana dan Yurisprudensi), Jakarta: Sinar Grafika, 2010.

Moeljatno, Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban dalam Hukum Pidana,

Bina Aksara, Jakarta, 1993.

-------, KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana). Jakarta: Bumi Aksara, 2008.

Nurhalimah, Keperawatan Jiwa, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,

Jakarta, 2016.

Peter Morrall, Murder and Society (Singapore: John Wiley & Sons), 2006.

Roeslan Saleh, Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana, Bina Aksara,

Jakarta, 1983.

Romli Atmasasmita, Perbandingan Hukum Pidana, Mandar Maju, Bandung,

Sampur Dongan Simamora & Mega Fitri Hertini, Hukum Pidana dalam Bagan,

FH Untan Press, Pontianak, 2015.

Satjipto Rahardjo, Ilmu Hukum, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1996.

Zullies Ikawati dan Dito Anugoro, Tata Laksana Terapi Penyakit Sistem Syaraf

Pusat, Bursa Ilmu, Yogyakarta, 2018.

A. Laws

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana (KUHP)

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman

B. Court Decision

Putusan Pengadilan Negeri Pematang Siantar Nomor 288/Pid.B/2020/PN Pms

C. Websites

https://1.next.westlaw.com/Document/I07ecd48cc85f11d9b9c0da52078231f3/Vie

w/FullText.html?navigationPath=%28sc.Search%29, diakses tanggal 25 Maret 2022.

https://hellosehat.com.hidupsehat/psikologi/delusi-danhalusinasiapabedanya/amp/,

diakses tanggal 25 Maret 2022.

D. Thesis

Edy Yunara, “Pertanggungjawaban Pidana Perseroan Terbatas (PT) di

Indonesia”, Disertasi, Program Doctor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan, 2014.

World Health Oraganization, “Schizophrenia and Public Health”, Geneva: Division of Mental Health and Prevention of Subtance Abuce World Health and Prevention of Subtance Abuse World Health Organization, 2003.

Aminatuz Z, Alifah; Soponyono, Eko; Purwoto, Purwoto, “Studi Kasus: Putusan Mahkamah Agung Nomor 125 K/Pid/2012 Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Yang Dilakukan Oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (Skizofrenia)”, Phd Thesis, Universitas Diponegoro, 2017.

Fadhilah, Umi. “Studi Kasus Putusan No. 144/Pid. B/2014/Pn.Cj. Pertanggungjawaban Pidana Pengidap Skizofrenia Dalam Pasal 44 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana”, Phd Thesis. Uin Sunan Gunung Djati




DOI: https://doi.org/10.24815/sklj.v6i3.30723

Article Metrics

Abstract view : 34 times
PDF - 17 times

Copyright (c) 2023 Syiah Kuala Law Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Creative Commons License

Syiah Kuala Law Journal published by Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at http://jurnal.usk.ac.id/SKLJ.