Kajian Fenotip Kambing Senduro sebagai Kekayaan Sumber Daya Genetik Ternak Lokal Indonesia

Amam Amam, Rifa'i Rifa'i, Puguh Surjowardojo, Tri Eko Susilorini

Abstract


ABSTRACT. Galur kambing Senduro ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 1055/Kpts/SR.120/10/2014. Kambing Senduro sebagai kekayaan sumber daya genetik ternak lokal Indonesia memiliki fenotip yang dapat diukur berdasarkan sifat kuantitatifnya. Penelitian pertama bertujuan untuk mengkaji fenotip kambing Senduro betina berdasarkan pada tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, bobot badan, dan panjang telinga. Penelitian kedua bertujuan menghubungkan sifat kuantitatif dengan umur ternak. Penelitian pertama menggunakan metode observasi, sedangkan penelitian kedua menggunakan metode korelasi. Data penelitian ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan analisis korelasi dengan menggunakan Microsoft Excel 2010 dan SPSS 26.0. Pengamatan dilakukan pada 102 ekor kambing Senduro betina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kambing Senduro betina memiliki tinggi pundak 70-80 cm (55,88%), panjang badan 70-80 cm (53,92%), lingkar dada 80-90 cm (59,80%), bobot badan 50-60 kg (32,35%), dan panjang telinga 30-40 cm (69,61%). Panjang badan, lingkar dada, dan bobot badan memiliki korelasi positif yang sangat kuat dengan umur ternak. Penelitian ini merekomendasikan bahwa perlu adanya upaya pembaharuan data dan informasi terkait fenotip kambing Senduro yang berkaitan dengan sifat kuantitatif ternak yang mengacu pada Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 1055/Kpts/SR.120/10/2014. 

 

(Phenotype study of Senduro goats as wealth of Indonesian local livestock genetic resources) 

ABSTRAK. The Senduro goat breed was determined through the Decree of the Minister of Agriculture of the Republic of Indonesia Number 1055/Kpts/SR.120/10/2014. The Senduro goat as a wealth of genetic resources for local Indonesian livestock has a phenotype that can be measured based on its quantitative characteristics. The first study aimed to examine the phenotype of female Senduro goats based on shoulder height, body length, chest circumference, body weight, and ear length. The second study aimed to evaluate quantitative characteristics with the age of Senduro goat. The first research uses the observation method, while the second research uses the correlation method. Observations were made on 102 female Senduro goats. The results showed that female Senduro goats had a shoulder height of 70-80 cm (55.88%), body length 70-80 cm (53.92%), chest circumference 80-90 cm (59.80%), body weight 50 -60 kg (32.35%), and ear length 30-40 cm (69.61%). Body length, chest circumference, and body weight have a very strong positive correlation with the age of Senduro goat. This study recommends that efforts to update data and information related to the phenotype of the Senduro goat related to the quantitative characteristics of Senduro goat are needed which refers to the Decree of the Minister of Agriculture of the Republic of Indonesia Number 1055/Kpts/SR.120/10/2014.

Keywords


fenotip; kambing Senduro; Peranakan Etawah; phenotype; quantitative characteristic; Senduro goat; sifat kuantitatif

Full Text:

PDF

References


Almaida, R. G., Oktanella, Y., Ciptadi, G. 2020. Variasi genetik Kambing Senduro dan Peranakan Etawa (PE) berdasarkan sekuen gen Cyt-B (Cytochrome-B) dengan metode Polymerase Chain Reaction. Ternak Tropika, 21(2): 102–110. doi: 10.21776/ub.jtapro.2020.021.02.3.

Amam, A., Fanani, Z., Hartono, B., dan Nugroho, B. A. 2019. Broiler livestock business based on partnership cooperation in Indonesia: The assessment of opportunities and business developments. Inter. J. Entrepreneurship. 23(1 Special Issue): 1-11.

Amam, A., Fanani, Z., Hartono, B., Nugroho, B. A. 2019. Usaha ternak ayam pedaging sistem kemitraan pola dagang umum : pemetaan sumber daya dan model pengembangan. Sains Peternakan, 17(2): 5-11. doi: 10.20961/sainspet.v17i2.26892.

Amam, A., Yulianto, R., Widodo, N., Romadhona, S. 2020. Pengaruh aspek kerentanan terhadap aksesibilitas sumber daya usaha ternak sapi potong. Livestock Anim. Res. 18(2): 160-170. doi: 10.20961 /lar. v18i2.42955.

Amam, A. dan Harsita, P. A. 2019. Aspek kerentanan usaha ternak sapi perah di Kabupaten Malang. Agrimor: Jurnal Agribisnis Lahan Kering, 4(2): 26–28. doi: https://doi.org/10.32938/ag.v4i2.663.

Amam, A. dan Harsita, P. A. 2021. Profil usaha peternakan sapi potong rakyat di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur. J. Ahli Muda Indonesia, 2(1): 1–12. doi: 10.46510/ jami.v2i1.53.

Amam, A., Jadmiko, M. W., Harsita, P. A. 2020. Institutional performance of dairy farmers and the impacts on resources. Agraris: J. Agribusiness and Rural Develop. Res. 6(1): 63–73. doi: 10.18196/agr.6191.

Amam, A. dan Rusdiana, S. 2021. Pertanian Indonesia dalam menghadapi persaingan pasar bebas. J. Agriovet, 4(1): 37–68. doi: https://ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/agriovet/article/view/506.

Amam, A. dan Rusdiana, S. 2022. Peranan kelembagaan peternakan, sebuah eksistensi bukan hanya mimpi : Ulasan dengan metode Systematic Literature Review (SLR). J.l Peternakan. 19(1): 9–21. doi: http:// dx.doi.org/10.24014/jupet.v19i1.14244.

Amam, A. dan Soetriono, S. 2020. Peranan sumber daya terhadap SDM peternak dan pengembangan usaha ternak sapi perah di Kawasan Peternakan Sapi Perah Nasional (KPSPN). J. Peternakan Indonesia. 22(1): 1-10. doi: 10.25077/jpi.22.1.1-10.2020.

Ariningsih, E. 2015. Optimalisasi pemanfaatan sumber daya genetik padi melalui valuasi ekonomi. Forum penelitian Agro Ekonomi, 33(2): 111. doi: 10.21082/ fae. v33n2.2015.111-125.

Harsita, P. A. dan Amam, A. 2021. Gaduhan : Sistem kemitraan usaha peternakan sapi potong rakyat di Pulau Jawa. J. Peternakan Sriwijaya, 10(1): 16–28. doi: http://dx.doi.org/10.33230/JPS.10.1.2021.13030.

Lailia, N., Rondhi, M. dan Soejono, D. 2020. Analisis rantai pasok dan strategi pengembangan susu kambing pasteurisasi di Goatzilla Farm & Cafe. Forum Agribisnis, 10(1): 11–26. doi: 10.29244/fagb.10.1.11-26.

Lawado, I. S. dan Satuki. 2019. Upaya tanggungjawab produsen melalui peningkatan kualitas susu kambing Etawa di Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. J. Pengabdian Masyarakat Ipteks, 3(1): 1–16. doi: 10.31849/ dinamisia.v3i1.2729.

Murti, R. Y., Septian, A. D., Rahardian, A., Purbowati, E., Lestari, C. M. S., Rianto, E., Arifin, M., dan Purnomoadi, A. 2014. Korelasi antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing Kacang jantan di Jawa Tengah. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner: 376–380.

Mutryarny, E., Wulantika, T. dan Endriani. 2019. Pengenalan dan praktik konservasi sumber daya genetik bagi remaja di Lingkungan Kampus UNILAK. Buletin Udaya Mengabdi, 18(3): 133–138.

Nuryanti, A. 2015. Sumber daya genetik dan pengetahuan tradisional terkait sumber daya genetik untuk kemakmuran. Masalah-Masalah Hukum, 44(4): 405-414. doi: 10.14710/mmh.44.4.2015.405-414.

Palayukan, J., Murtadho, A., Putra, N. D., Furqon, A., Ridhowi, A., Susilorini, T. E., dan Suyadi. 2020. Interaksi antara bentuk ambing dan paritas terhadap produksi susu Kambing Senduro. Ternak Tropika: J. Trop. Anim. Prod. 21(1): 57–62. doi: 10.21776/ub.jtapro.2020.021.01.7.

Prasetyo, A. dan Nurkholis. 2019. Performa produksi dan potensi pendapatan usaha ternak kambing perah di Kabupaten Lumajang. J. Agribisnis. 20(2): 149–155. doi: 10.31849/agr.v20i2.2064.

Prihatin, K. W. dan Amam, A. 2022. Respon Inseminasi Buatan (IB) dan Kawin Alami (KA) kambing perah persilangan Peranakan Etawah dan Senduro terhadap litter size, tipa kelahiran, dan rasio jenis kelamin anak per kelahiran. J. Peternakan, 19(2): 116–122. doi: http://dx.doi.org /10.24014 /jupet.v19i2.17061.

Rifa’i, Afikasari, D. dan Anggriawan, R. 2021. Bobot lahir anak kambing Peranakan Etawa (PE) dan Senduro di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. J. Agriovet, 3(2): 86–90.

Rifa’i, R., Amam, A., Surjowardojo, P., dan Susilorini, T. E. 2021. Morfometri kambing Senduro plasma nuftah Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Buletin Plasma Nutfah, 27(2): 133–140. doi: http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v27n2.2021.p133-140.

Soetriono, S., Soejono, D., Zahrosa, D. B., Maharani, A. D., dan Amam, A, 2019. Strategi pengembangan dan diversifikasi sapi potong di Jawa Timur. JITRO. 6(2): 138–145. doi: http://dx.doi.org/ 10.33772 /jitro.v6i2.5571.

Soetriono, S. dan Amam, A. 2020. The performance of institutional of dairy cattle farmers and their effects on financial, technological, and physical resources. J. Ilmu-Ilmu Peternakan, 30(2): 128–137. doi: 10.21776/ub.jiip.2020.030.02.05.

Susilorini, T. E., Furqon, A., Ridhowi, A., Murtadho, A., Putra, N. D., dan Palayukan, J. 2020. Phenotypic characteristic of Doe Senduro Goat in Senduro Sub District, Lumajang Regency. IOP Conf. Ser: Earth and Environ. Sci. 478(1): 8–11. doi: 10.1088/1755-1315/478/1/012092.

Tama, A. W., Nasich, M. dan Wahyuningsih, S. . 2016. Hubungan antara lingkar dada, panjang dan tinggi badan dengan bobot badan kambing Senduro jantan. J. Ilmu-Ilmu Peternakan, 26(1): 37–42. doi: 10.21776/ub.jiip.2016.026.01.6.

Trisunuwati, P. dan Sudjarwo, E. 2017. Artificial insemination of Senduro goat as genetic preservation and dissemination of varian processed milk goat products at Lumajang District. J. Innovation Appl. Technol. 3(2): 455–458.




DOI: https://doi.org/10.17969/agripet.v22i2.22125

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Agripet

License URL: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/agripet/about/submissions#copyrightNotice


Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 2000-2022 | ISSN: 1411-4623 | EISSN: 2460-4534 
Jurnal Agripet is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Animal Husbandry DepartmentThe Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University 
associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-81383736633
Email: jurnalagripet@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations