Kandungan Serat Kasar, Kecernaan Serat Kasar, dan Fermentabilitas Bonggol Singkong yang Difermentasi Menggunakan Aspergillus niger

Aris Budi Prasetyo, Baginda Iskandar Moeda Tampoebolon, Limbang Kustiawan Nuswantara

Abstract


ABSTRACT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aras konsentrasi Aspergillus niger dan lama waktu pemeraman yang berbeda terhadap kandungan serat kasar, kecernaan serat kasar, dan fermentabilitas bonggol singkong secara in vitro. Percobaan didesain menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial (RALF) 3x3 dengan 3 ulangan. Fermentasi menggunakan kapang Aspergillus niger dengan 3 aras konsentrasi (A0: 0%, A1: 2,5% dan A2: 5%) dan 3 lama pemeraman (T0: 0 hari, T1: 2 hari dan T2:4 hari). Variabel yang dikaji adalah kandungan serat kasar, kecernaan serat kasar, asam lemak terbang/volatile fatty acid (VFA) parsial berupa asam asetat, propionat, butirat serta VFA total. Data dianalisis ragam kemudian dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh interaksi (p<0,05) antara aras starter dan lama waktu pemeraman yang berbeda terhadap kandungan serat kasar, kecernaan serat kasar dan fermentabilitas secara in vitro bonggol singkong yang difermentasi dengan kapang Aspergillus niger. Pada kombinasi perlakuan A2T2 menghasilkan kadar serat kasar terendah (20,12%), peningkatan kecernaan serat kasar tertinggi (41,00%), peningkatan VFA parsial tertinggi meliputi asam asetat (58,40%), propionat (26,16%), butirat (12,73%) dan VFA total tertinggi (95,33%). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kombinasi perlakuan aras starter Aspergillus niger dan lama pemeraman dapat meningkatkan kecernaan serat kasar, produksi VFA parsial dan VFA total, serta menurunkan serat kasar bonggol singkong. Kecernaan serat kasar, produksi VFA parsial dan VFA total terbaik, serta kandungan serat kasar bonggol singkong terendah terjadi pada kombinasi perlakuan A2T2 dengan penggunaan aras Aspergillus niger 5% dan lama pemeraman 4 hari. 

 

(Crude fiber content, crude fiber digestibility and fermentability of fermented Cassava cobs using Aspergillus niger) 

ABSTRAK. The purpose of this study was to determine the effect of Aspergillus niger levels and fermentation duration on crude fiber content, crude fiber digestibility, and fermentability in vitro cassava cobs. This experiment used a completely randomized design with 3x3 factorial pattern and 3 replications. Fermentation used 3 Aspergillus niger levels (A0: 0%, A1: 2,5% dan A2: 5%) and 3 duration (T0: 0 days, T1: 2 days and T2: 4 days). Observed variables were crude fiber content, crude fiber digestibility, partial volatile fatty acid (VFA) involving acetate, propionate, and butyrate, and total VFA. Data were analyzed using the analysis of variance, then followed by Duncan’s Multiple Region Test. The results showed that there was an interaction (p<0.05) between different starter levels and the fermentation duration on crude fiber content, crude fiber digestibility, and fermentability in vitro cassava cobs. The A2T2 treatment combination shows the lowest level of crude fiber content (20.12%), the highest level of crude fiber digestibility (41.00%), the highest level of acetate (58.40%), propionate (26.16%), and butyrate (12.73%), and the highest total VFA (95.33%). It can be concluded that the combination of A. niger levels and fermentation duration can increase crude fiber digestibility, partial VFA, and total VFA, as well as reducing crude fiber content of cassava cobs. The highest level of crude fiber digestibility, partial VFA, and total VFA, and the lowest crude fiber contents occurred in the combination of A2T2 treatment using 5% level of A. niger with 4 days of fermentation duration.


Keywords


Aspergillus niger; bonggol singkong; cassava cobs; crude fiber content; crude fiber digestibilility; kandungan serat kasar; kecernaan serat kasar; partial and total VFA; VFA parsial dan total

Full Text:

PDF

References


Ahmad, M., Tampoebolon, B. I. M., Subrata, A., 2020. Pengaruh perbedaan aras Aspergillus niger dan lama peram terhadap kecernaan protein kasar dan serat kasar fermentasi kelobot jagung amoniasi secara in vitro. J. Sain Peternakan Indonesia. 15(1): 1-6.

Alauddin, M. A., Muwakhid, B., & Wadjdi, M. F 2019, Pengaruh alkalinasi larutan kapur dan fermentasi jerami jagung menggunakan Aspergillus niger terhadap kandungan bahan ekstrak tanpa nitrogen dan kecernaan bahan kering, bahan organik secara in vitro. J. Rekasatwa Peternakan. (1)1: 77–83.

Amrullah, M., Tampoebolon, B. I. M., Prasetyono, B.W., 2019, Kajian pengaruh proses fermentasi sekam padi amoniasi menggunakan Aspergillus niger terhadap serat kasar, protein kasar, dan total digestible nutrients. J. Pengembangan Penyuluhan Pertanian. 16(29): 25-31.

BPS. 2021. Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Ubi Kayu dan Ubi Jalar Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah, 2019. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. Dilihat pada 26 Februari 2022. https://jateng.bps.go.id/ statictable/2021/04/15/2453/luas panen produksi dan produktivitas ubi kayu dan ubi jalar menurut kabupaten kota di provinsi jawa tengah 2019.html.

Dewi, A. A., Tampoebolon, B. I. M., Pangestu, E., 2019. Pengaruh lama fermentasi kulit kacang tanah teramoniasi terhadap kandungan bahan kering total, Neutral Detergent Fiber dan Acid Detergent Fiber. Agromedia. 37(2): 34–42.

Edor, S. P., Edogbanya, O. P., Kutshik, J. R., 2018. Cellulase activity of Aspergillus niger in the biodegradation of rice husk. MOJ Biol. Medicine. 3(2) 49–51.

Ekawati, E., Muktiani, A., Sunarso., 2015. Pengaruh penggunaan starter Lactobacillus plantarum pada silase ransum komplit berbahan eceng gondok terhadap VFA parsial, produksi gas. J. Ilmu dan Teknologi Peternakan. 4(1):1-6.

Firmanto, A. D., Hartati, E., Lestari, G. A. Y., 2020. Pengaruh pemberian pakan komplit fermentasi serasah gamal dan batang pisang terhadap konsumsi dan kecernaan serat kasar, konsentrasi Vollatile Fatty Acid dan glukosa darah. J. Nukleus Peternakan. (7)2: 161–171.

Hamid, A., Christwardana, M., Hadiyanto, H., 2018. Optimization of cellulase production by Aspergillus niger ITBCC L74 with bagasse as substrate using response surface methodology. HAYATI J. Biosciences. 25(3): 115–125.

Hikmawan, D., Erwanto, M., Fathul, F., 2019. Pengaruh substitusi rumput laut (Eucheuma cottonii) dalam pakan rumput gajah (Pennisetum purpureum) terhadap konsentrasi VFA parsial dan estimasi produksi gas metana secara in-vitro: J. Riset dan Inovasi Peternakan. 3(1): 12-18.

Hilali, M., Rischkowsky, B., Iniguez, L., Mayer, H., Schreiner, M., 2018. Changes in the milk fatty acid profile of Awassi sheep in response to supplementation with agro-industrial by-products. Small Ruminant Res.166: 93-100.

Hungate, R. E., 1966. The Rumen and its Microbes. 1st edn. Academic Press, New York.

Izzatullah, A. Y., Sutrisno., Nuswantara, L. K., 2018. Produksi VFA, NH3, dan protein total secara in vitro pada fodder jagung hidroponik dengan media perendaman dan penggunaan dosis pupuk yang berbeda. J. Ilmu dan Teknologi Peternakan. 6(1): 13–18.

Jayasekara, S., Ratnayake, R., 2019. Microbial Cellulases: An Overview and Applications., in Pascual, A. R. and Martin, M. E. E. (eds) Intech Open, London.

Laikha., U., Tampoebolon, B. I. M., Subrata, A 2019. Pengaruh lama peram proses fermentasi kulit kacang tanah amoniasi dengan Aspergillus niger terhadap produksi VFA dan NH3 secara in vitro. J. Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan. 17(3): 69-72.

Lestari, D., Sukaryani, S., Yakin, E. A., 2021. Perbandingan lama fermentasi menggunakan Aspergillus niger terhadap kadar nutrisi kulit kentang. J. Sains dan Teknologi Industri Peternakan. 1(2): 6–10.

Lubis, D, Elizabeth, W., Haryanto, B., Suhargiyantatmo, T., 2002. Feeding Aspergillus oryzae fermentation culture (AOFC ) to growing sheep : 1 . the effect of AOFC on rumen fermentation. J. Ilmu Ternak dan Veteriner. 7(3):155–161.

Marlinda, Mardhiyah, N., Irwan, M., Ramli., 2019. Citric acid production from molasses use biosynthesis Aspergillus niger. Inter. J.Scientific Technol. Res.8(6): 357–360.

Miguel, M. A., Lee, S. S., Mamuad, L. L., Choi, Y. J., Jeong, C. D., Son, A., Cho, K.K., Kim, E. T., Kim, S. B., Lee, S. S., 2019. Enhancing butyrate production, ruminal fermentation and microbial population through supplementation with Clostridium saccharobutylicum. J. Microbiol. Biotehnol. 29(7): 1083–1095.

Muhammad, S. D., Subrata, A., Surahmanto, S., Achmadi, J., 2020. Kecernaan dan fermentabilitas ruminal in vitro onggok yang difermentasi Trichoderma reesei dengan suplementasi N, S dan P. Bulletin Appl. Anim. Res. 2(2): 61-66.

Nababan, M., Gunam, I. B. W., Mahaputra Wijaya, I. M., 2019. Produksi enzim selulase kasar dari bakteri selulolitik. J. Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. 7(2): 190–199.

Nurcahyanti, B. T., Hartanto, R., Harjanti, D. W., 2020. Konsumsi serat kasar, kecernaan serat kasar dan produksi lemak susu dengan pemberian tepung temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) pada sapi laktasi. J. Peternakan Sriwijaya. 9(2): 35–43.

Nuswantara, L. K., Pangestu, E., Sunarso, S., Christiyanto, M., 2021. Kecernaan, fermentabilitas dan produksi protein mikrobia secara in vitro pada complete feed berbasis pelepah sawit fermentasi. J. Agripet.21(2): 192-199.

Nuswantara, L. K., Pangestu, E., Sunarso, S., Christiyanto, M., 2021. Kecernaan, fermentabilitas dan produksi protein ruminal pelepah sawit yang difermentasi dengan isolat mikrobia rumen kerbau secara in vitro. Livestock Anim. Res. 19(3) 291–300.

Optima, D., Tampoebolon, B. I. M., Surono., 2019. Pengaruh lama peram fermentasi kulit kacang tanah teramoniasi terhadap kehilangan bahan organik, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik secara in vitro. Agromedia. 37(2): 43-49.

Pambudi, D. S., Tampoebolon, B. I. M., Surahmanto, S., 2019. Pengaruh perbedaan aras starter Aspergilus niger pada proses amofer sekam padi terhadap kandungn lignin, selulosa dan hemiselulosa. J. Penelitian Peternakan Terpadu.1(1): 41–51.

Rahayu, R. I., Subrata, A., Achmadi, J., 2018. Fermentabilitas ruminal in vitro pada pakan berbasis jerami padi amoniasi dengan suplementasi tepung bonggol pisang dan molases. J. Peternakan Indonesia. 20(3): 166–174.

Septianto, R., Tampoebolon, B. I. M., Prasetiyono, B. W. H. E., 2019. Pengaruh perbedaan aras starter dan lama pemeraman terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik secara in vitro fermentasi kelobot jagung (zea mays) teramoniasi. J. Sain Peternakan Indonesia. 14(4): 411–417.

Steel, R. G., Torrie, J. H. 1991. Prinsip dan prosedur statistik, suatu pendekatan biometrik. edisi 2. alih bahasa B. Sumantri. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Suharlina, Abdullah, L., Lubis, A. D., 2019. Kualitas nutrisi hijauan (Indigofera zollingerina) yang diberi pupuk organik cair asal limbah industri penyedap masakan. J. Pertanian Terpadu. 7(1): 28–37.

Susilo, E., Nuswantara, L. K., Pangestu, E., 2019. Evaluasi bahan pakan hasil samping industri pertanian berdasarkan parameter fermentabilitas ruminal secara in vitro. J. Sain Peternakan Indonesia. 14(2): 128–136.

Suwandyastuti, S. N. O., Rimbawanto, E. A., 2015. Produk metabolisme rumen pada sapi perah laktasi. J. Agripet. 15(1): 1-6.

Tilley, J. M. A., Terry, D. R., 1963. A two‐stage technique for the in vitro digestion of forage crops. J. thr British Grassland Soc. 18(2): 104-111.

Wajizah, S., Samadi, S., Usman, Y., Mariana, E., 2015. Evaluasi nilai nutrisi dan kecernaan in vitro pelepah kelapa sawit (oil palm fronds) yang difermentasi menggunakan Aspergillus niger dengan penambahan sumber karbohidrat yang berbeda. J. Agripet. 15(1): 13-19.

Widodo, Wahyono, F., Sutrisno., 2012, Kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, produksi VFA dan NH3 pakan komplit dengan level jerami padi berbeda secara in vitro. Anim. Agric. J. 1(1): 215–230.

Zhang, Gu, J, Yuan, H., Chen, Y., 2020. Thermal behaviors and kinetics for fast pyrolysis of chemical pretreated waste cassava residues. Energy. 208: 1–11.




DOI: https://doi.org/10.17969/agripet.v22i2.24805

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Agripet

License URL: http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/agripet/about/submissions#copyrightNotice


Creative Commons LicenseISSN: 1411-4623E-ISSN: 2460-4534
Copyright© 2000-2022 | ISSN: 1411-4623 | EISSN: 2460-4534 
Jurnal Agripet is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Animal Husbandry DepartmentThe Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University 
associated with Animal Scientist's Society of Indonesia (HILPI)
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-81383736633
Email: jurnalagripet@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations