Pengembangan Kawasan Minapolitan Tanggap Bencana Berbasis Sosial Budaya di Kabupaten Serdang Bedagai

R. Hamdani Harahap

Abstract


Abstract. This paper is the result of research on Minapolitan area Development Social and Culture-base Disaster Responses in Serdang Bedagai regency. Minapolitan is the center of economy and subsistence which integrated with production speed of potential based on marine and fisheries sector. The data of this research were collected by observation, interview and survey GIS. From the results showed that (1) the facilities and infrastructures in the main of  Minapolitan (both in the district of Tanjung Beringin, Perbaungan, Teluk Mengkudu and district of Tebing Tinggi ) have been available, but the quality and quantity still need to be improved especially the condition of the fishing harbor / TPI, means the main roads which connected between the districts included in the main region of Minapolitan. (2) The potential of fisheries still can be improved, by the consideration of sustainable line which need to be developed as an alternative aquaculture saltwater/brackish and fresh water. (3) The quality components supporting the environment of Minapolitan  are varies, such as coastal environment occurs reclamation, and mangrove need to be conserved. (4) Development of Minapolitan must consider the balance between regional infrastructure distribution to increase the welfare of society. (5) The most important strategy in building Minapolitan in Serdang Bedagai is to accelerate the construction of physical facilities with the construction of disaster mitigation and build the capacity of society in supporting  the development of the Minapolitan itself. The research recommended that all agencies to understand  and concern to the issue of Minapolitan and actively involve the community in planning, especially to the manage of natural resources.


Keywords


Minapolitas Areas; Disaster Responses; Social and Cultural

Full Text:

PDF

References


Alikodra, H, S. 2005. Konsep Pengelolaan Wilayah Pesisir Secara Terpadu dan Berkelanjutan. Makalah disampaikan pada Pelatihan ICZPM- Angkatan III/ 2005 Prov. NTB.

Anonimous, 2011. Potensi Ancaman Bencana pada laman www.bnpb.go.id

Anonimous, 2011. Kepmen Kelautan dan Perikanan Nomor Kep. 18/ MEN/ 2011 tentang Pedoman Umum Minapolitan. Jakarta.

BPS, 2012. Kabupaten Serdang Bedagai Dalam Angka 2011. Sei Rampah, BPS Kabupaten Serdang Bedagai.

BAPPEDA, 2121. RPJM Kabupaten Serdang Bedagai 2011- 2030. BAPPEDA Serdang Bedagai; Sei Rampah

Chambers, Robert. 1987. Pembangunan Desa Mulai dari Belakang. Penerjemah Pepep Sudrajat: Pengantar, M. Dawam Rahardjo. Jakarta; LP3ES.

Damara, Muhamad Iman 2011. Kesiapan Indonesia Menuju Minapolitan. Bogor-Kementerian Kebijakan Pertanian BEM KM IPB.

Direktorat Prasarana dan Sarana Budidaya, Ditjen Perikanan Budidaya 2009. Pengembangan Kawasan Minapolitan. Jakarta, Ditjen PB.

Djajadiningrat, Surna T dan Melia Famiola, 2004. Kawasan Industri Berwawasan Lingkungan (Eko-Industrial Park) Fenomena Baru dalam Membangun Industri dan Kawasannya Demi Masa Depan Berkelanjutan. Bandung: Rekayasa Sains

Elfindri. 2002. Ekonomi Patron-Client Fenomena Mikro Rumah Tangga Nelayan dan Kebijakan Makro. Padang; Andalas University Press.

Erler, Brigitte. 1989. Bantuan Mematikan: Catatan Lapangan tentang Bantuan Asing. Jakarta; LP3ES.

Hancock, Graham. 2005. “Dewa-dewa” Pencipta Kemiskinan: Kekuasaan, Prestise dan Korupsi Bantuan Internasional. Kata Pengantar oleh Goerge Junus Aditjondro. Penerjema; Yos Suprapto. Yogyakarta: Cidelaras Pustaka Rakyat Cerdas.

Juwono, Pujo Semedi H. 1998. Ketika Nelayan Harus Sandar Dayung, Studi Nelayan Miskin di Desa Kirdowono. Jakarta; Kophalindo.

Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ditjen Perikanan Budidaya, 2010. Pedoman Perencanaan Pengembangan Kawasan Perikanan Budidaya (Minapolitan). Jakarta: Ditjen Perikanan Budidaya

Marwoto, Heriyanto. 2010. Penerapan Program Minapolitan Di Pelabuhan Perikanan. makalah disampaikan pada Rapat Koordinasi Teknis Pelabuhan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung; Remaja Rosdakarya.

Mubyarto, at.al. 1984. Nelayan dan Kemiskinan Studi Ekonomi Antropologi di Dua Desa Pantai. Jakarta; Penerbit Rajawali Press.

Nikujuluw, Viktor P.H. 2001. Aspek Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir dan Strategi Pemberdayaan Mereka Dalam Konteks Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Secara Terpadu. Bogor; PSKPL IPB.

Siregar, D, D. 2004. Manajemen Aset Strategi Penataan Konsep Pembangunan Berkelanjutan Secara Nasional dalam Konteks Kepala Daerah Sebagai CEO’s pada Era Globalisasi & Otonomi Daerah. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Siregar, Hairani. 2002. Memahami Penyebab Kemiskinan Masyarakat Nelayan dalam Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial USU, Vol. 1 No. 2 September – Desember. Medan; FISIP-USU.

Sugandhy, Aca. 2000. Pembangunan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Berkelanjutan dalam prosiding Konferensi Nasional II Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Indonesia. Kerjasama Proyek Pesisir Jakarta, UNHAS, Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan, CRC Univ. Or Rhode Island, Pemda Tk. I Sulawesi Selatan dan LSM Konsorsium Kelautan Sulawesi Selatan. Makassar. Hal B1-12

TAF. 2005 dan 2006 Laporan Utuh Penelitian “Aceh Rehabilitation and Reconstruction Appraisal I dan II”. Kerjasama antara TAF dengan FH Unsyiah, FISIP Unimal, MISPI, YPK- Meulaboh.


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 2000-2025 | ISSN: 1411-3848 | EISSN: 2579-6372 
Jurnal Agrisep is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Departemen AgribisnisFakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with AAI (Asosiasi Agribisnis Indonesia)

Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: agrisep@usk.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations