PENGEMBANGAN AGRIBISNIS BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR HORTIKULTURA BUAH-BUAHAN KABUPATEN LAMONGAN

Leyna Sundusia, Hamidah Hendrarini, Prasmita Dian Wijayati

Abstract


Komoditas di setiap daerah yang beragam mengharuskan adanya penentuan komoditas unggulan agar dapat dijadikan sebagai arah pengembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis komoditas unggulan subsektor hortikultura buah-buahan di Kabupaten Lamongan yang selanjutnya dijadikan sebagai basis pengembangan agribisnis. Metode analisis yang digunakan yakni analisis Location Quotient (LQ) dan Delta Location Quotient (ΔLQ) yang dijadikan sebagai acuan klasifikasi potensi komoditas dalam empat kategori: stars, mature, emerging dan transforming. Komoditas yang masuk dalam kategori stars merupakan komoditas unggulan yang dirumuskan arahan pengembangannya melalui analisis Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komoditas unggulan (stars) yaitu: Jambu biji, sirsak, jambu air, mangga, pepaya, pisang dan semangka. Arahan pengembangan komoditas berdasarkan potensi dan masalah adalah dengan peningkatan lima subsistem agribisnis yaitu dengan cara pengadaan penangkaran benih, pengembangan teknologi greenhouse, pengadaan alat pengolahan, digitalisasi pemasaran, pengembangan varietas baru dan pengadaan transportasi pendukung.

Kata kunci: Agribisnis, Komoditas Unggulan, Subsektor Hortikultura Buah-buahan


Keywords


agribisnis, komoditas Unggulan, subsektor hortikultura buah-buahan

Full Text:

PDF

References


Ahmad, A. A. (2007). Analisis Sektor-sektor Ekonomi Dengan Potensi Unggulan di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jawa Tengah Tahun 2000-2004. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 8(2), 142–153.

Mustafa, D. (2002). Regional and Local Economic Analysis Tools.Prepared for the Public Finance, Decentralization and Poverty Reduction Program World Bank Institute .

Pramod, S. (2008). Regional Industry Cluster Analysis for the Gulf Coast Economic Development District. Texas: Department of Community and Environtmental Plan Houston - Galveston Area Council.

Syahroni, M. (2005). Analisis Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan Agribisnis Di Kabupaten Dompu Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Yelda, R. (2014). Analisis Arah Kebijakan dan Strategi Pengembangan Agribisnis Karet Rakyat Dalam Perspektif Peranan Kelembagaan Dan Ekonomi Wilayah Di Provinsi Sumatera Selatan. IPB Press.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Kabupaten Lamongan dalam Angka Tahun 2015-2019. BPS Provinsi Jawa Timur.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Kabupaten Lamongan dalam Angka Tahun 2017-2020. BPS Provinsi Jawa Timur.

Bapeda. (2014). Berita Pertanian Karanganyar.www.Karanganyarkab.go.id

RPJMD Kabupaten Lamongan 2021-2026:2https://lamongankab.go.id/documents/bappelitbangda/RPJMD%20KAB.%20LAMONGAN%2021-2026_compressed.pdf. Diakses pada 20 Juli 2023.




DOI: https://doi.org/10.17969/agrisep.v24i2.34223

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 2000-2023 | ISSN: 1411-3848 | EISSN: 2579-6372 
Jurnal Agrisep is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by: 
Program Studi AgribisnisFakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala 
associated with AAI (Asosiasi Agribisnis Indonesia)

Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email: agrisep@usk.ac.id


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations