HISTO-CYTOLOGICA; CHANGES ACCOMPANIED BY THE FAILURE OF EMBRYOGENESIS UNDER HIGH TEMPERATURE CONDITIOM IN SNAP BEAN (Phaseolus vulgaris)
Abstract
Dibawah kondisi temperature normal, sel telur telah terjasi pembelahan pada 1 DAA (day after anthesis) sehingga lebih dari dua embrio terdapat didalam embryo sac. Sel embrio ini dikelilingi oleh coenocytic endosperm dengan sederet sel nuclear diobservasi pad adaerah micropil. Sejumlah butiran pati menjadi lebih daripada 10 cel yang panjangnya mencapai 200 µm. Pada tahap perkembangan ini, embrio dapat dibedakan sebagai suspwnsor dan embryo proper. Embrio diobservasi berbentuk bulat pada 3 samapai 4 DAA. Dalam kondisi temperatur tinggi tidak didapatkan perubahan struktural yang khusus samapai 1 DAA. Volume ovul berkurang dibandingkan dengan control pada 2 DAA. Selain dari pada itu, sel telur yang takterbuahi dengan integument yang abnormal diobservasi pada 2 dan 3 DAA. Embrio yang kurang berkembang diobservasi baik pada cv. Haibushi maupun cv. Wonder fibawah kondisi temperature tinggi.
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.17969/agrista.v7i3.18489
Article Metrics
Abstract view : 15 timesPDF - 11 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.

![]()
![]()
Copyright© 2024 | ISSN: 1410-3389 | EISSN: 2597-9973
Jurnal Agrista is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by:
The Faculty of Agriculture, Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +62-82361341907
Email: jurnalagristausk@gmail.com
Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations
Jurnal Agrista