Aplikasi Mulsa Organik pada Berbagai Jenis dan Dosis pada Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merrill)

Siti rahmah, Hasanuddin Hasanuddin, Jumini Jumini

Abstract


Keberadaan gulma dapat menyebabkan kehilangan hasil pada tanaman kedelai. Salah satu upaya untuk mengatasi kehilangan hasil dilakukan pengelolaan tanaman menggunakan jenis dan dosis mulsa organik. Penelitaian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis dan dosis mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Pengelolaan Gulma, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3x4 dengan 3 ulangan. Faktor yang di teliti adalah jenis dan dosis mulsa organik. Faktor jenis mulsa organik terdiri dari 3 taraf yaitu: eceng gondok, jerami padi. Dan kirinyuh. Faktor dosis mlsa organik yaitu: 0, 8, 16, dan 24 toh ha-1. Peubah yang diamati yaitu laju tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot biji 100 butir, dan hasil biji kering.  Jenis mulsa organik berpengaruh nyata terhadap jumlah polong per tanaman, dan jumlah biji per tanaman. Mulsa kirinyuh dapat meningkatkan jumlah polong per tanaman. Dosis mulsa organik berpengaruh nyata terhadap laju tinggi tanaman 30-45 HST, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman,   dan hasil biji kering.  biji kering. Ada interaksi antara jenis dan dosis mulsa organik terhadap jumlah biji per tanaman. Mulsa eceng gondok yang diberikan sebanyak 24 ton-1 dapat meningkatkan jumlah biji per tanaman.

Kata Kunci: Mulsa organik, Dosis Mulsa Organik,  dan Kedelai

 

Abstract                                                                                                                                                                                     The presence of weeds can cause yield loss in soybean plants. One of the efforts to overcome yield loss is through plant management using the type and dosage of organic mulch. This study aims to determine the effect of several types and doses of organic mulch on the growth and yield of soybeans. This research was carried out at the Experimental Farm and Weed Management Laboratory, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, Darussalam Banda Aceh. The experimental design used in this study was a factorial randomized completely block design (RCBD) with 3x4 with 3 replications. The factors examined were the type and dosage of organic mulch. The organic mulch type factor consists of 3 levels, namely: water hyacinth, rice straw. And left. The organic mulch dosage factors were: 0, 8, 16, and 24 ton ha-1. The variables observed were plant height, number of pods per plant, number of seeds per plant, seed weight per plant, 100 seed weight, and dry seed yield. The type of organic mulch has a significant effect on the number of pods per plant and the number of seeds per plant. Kirinyuh mulch can increase the number of pods per plant. The dose of organic mulch significantly affected plant height at 30-45 HST, number of pods per plant, number of seeds per plant, seed weight per plant, and dry seed yield. A dose of  24 tons  mulch can increase plant height by 30-45 HST, number of pods per plant, number of seeds per plant, seed weight per plant, and dry seed yield. There is an interaction between the type and dosage of organic mulch and the number of seeds per plant. Water hyacinth mulch given as much as 24 tons can increase the number of seeds per plant.

Full Text:

PDF

References


Dewantari, P. D., N. E. Suminarti, Tiasmoro S. Y. 2015. Pengaruh mulsa jerami padi frekuensi penyiangan gulma pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L.) J. Produksi Tanaman. 3(6):487-495..

Ervina, A., Bambang, F., Joko, P. 2021. Pengaruh pemberian mulsa organik dan jarak tanaman terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah ultisol. J. Enviro Scienteae. 17(2) : 71-77.

Hariandi, D., Indrawan D., Yudoyono P. 2017. Pengaruh gulma terhadap kultivar kedelai (Glycine max (L.) Merr.). J. Agroteknologi Universitas Andalas. 1(1):15-18.

Hasanuddin. 2001. Karakteristik gulma dan hasil tanaman kedelai akibat pemberian mulsa eceng gondok : II. Saling antara dosis dan panjang petioles. J. Agrista 5(2):22-28.

Hasanuddin, G. Erida, Basir, Sarwo E. 2001. Pemanfaatan beberapa takaran mulsa dan jenis mulsa gulma serta pengaruhnya terhadap efisiensi pengendalian gulma dan hasil kedelai. hal: 291-296. D. Suroto, A. Yunus, E. Purwanto, Wartoyo dan Supriyono (eds) Prosiding Konferensi Nasional XV Himpunan Ilmu Gulma Indonesia. Surakarta. 17-19 Juli 2001.

Hassanuddin. 2002. Efesiensi pengendalian gulma dan hasil kedelai akibat mulsa gulma dan pupuk nitrogen. J. Eugenia. 8(1):1-7.

Hasanuddin, G. Erida, Safmaneli. 2012. Pengaruh persaingan gulma Synedrella nodiflora L. Geartn pada pada berbagai densitas terhadap pertumbuhan hasil kedelai. J. Agrista. 16(3):146-152.

Hasanuddin, G. Erida, Abdul, H. A. 2018b. Pengaruh pemberian jenis dan dosis mulsa yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. J. Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah. 3(4) : 185-191.

Hasanuddin, S. Hafsah, Migawati S. W. 2018c. Potensi aplikasi terang bulan, dan kirinyuh sebagai mulsa guna meningkatkan hasil pada tanaman kedelai. J. Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah. 3(4):142-148

Hasanuddin, S. Hafsah, Sultan. 2018d. Pengaruh dosis dan waktu aplikasi mulsa organik cromolaena odorata terhadap hasil tanman kedelai (Glycine max L.). J. Agrista. 2(22):70-76.

Hasanuddin, S. Hafsah A. Residar. 2019. Pengendalian gulma pada tanaman kedelai dengan menggunakan beberapa waktu aplikasi mulsa organik kirinyuh (Cromolaena odorata L.). J. Agroteknologi Lestari. 5(2):1-6.

Hasanuddin, S. Hafsah, E. Nurahmi, E. Hayati, S. W. Migawati, J. Bobihoe, D. S. Aryani. 2021a. The Application of different mulches and ist effect on soybean yield : 1-5 IOP Conference Series. Earth and Environment Science. IOP Publising. 21-22 September 2020. Banda Aceh.

Hasanuddin, S. Hafsah, G. Erida, A. Marliah, H. Bahri. Zainabun, J.Bobihoe dan D. S. Aryani. 2021b. Allelopathic potencial of siam weed (Chromolaena odorata L.) extract for enhancing soybean productivity. Earth and Environmental Science 922. DOI: 10.1088/1755-1315/922/1/012003.

Jamili, M. J., J. Sofian, A.I. Amri. 2017. Pengaruh jerami padi dan rasio pupuk Urea,TSP, KCl terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max L.Merril.). J. Jom Faperta. 4(1):1-14.

Nerty, S. 2015. Pemberian mulsa alang-alang (Imperata Clyndrica) untuk menekan gulma pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merrill). J. Teknologi dan Manajemen Industri Pertanian. 3(1):33-40.

Pradana T. A., A. Nugroho., B. Guritno. 2015. Pengaruh pencacahan berbagai mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil Tanaman kedelai ( Glycine max L.). J. Produksi Tanaman 3(8):658-665

Rahmahwasiah, R. 2015. Efektifitas ekstrak alang-alang dan dau kirinyuh terhadap pertumbuhan gulma dan penguruhnya terhadap tanaman kedelai (Glycine max Merrill L.). J. Pertanian Berkelanjutan. 4(1):1-25.

Rosyad, A.A.M., Sudiarso., Agung, N. 2014. Pengaruh mulsa organik pada gulma dan tanaman kedelai (Glycine max L.). Var. Gema. J. Produksi Tanaman. 1(6):478-485.

Saraswati D., Adnan, M. Syahril. 2021. Pengaruh jenis dan pupuk hayati dan mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L.Merrill) pada lahan kering. Hlm. 157-170. Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Samudra ke VI. Langsa. 21 Oktober 2021.

Syuhada, G. Erida, dan Hasanuddin. 2018. Pengaruh jenis dan dosis mulsa terang bulan terhadap pertumbuhan gulma pada tanaman kedelai (Glycine max L.). J. Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 3(4):168-174.

Taufik, A. P., Agung N., Bambang G. 2015. Pengaruh pencacahan berbagai mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glysine max L.). J. Produksi Tanaman. 3(8):658-665.


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN / E-ISSN1907-2686 / 2597-9108
Copyright © 2018 Program Studi Agroteknologi
Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala.