Karakteristik Gulma Akibat Pemberian Jenis dan Dosis Mulsa Organik pada Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merriil)

Nurul Ikhwani, Hasanuddin Hasanuddin, Siti Hafsah

Abstract


The amount of weed competiveness depends on several factors including the number of individual weeds, weed weight, weed type, weed life cycle, and the period of weed presence in plants. This research aims to determine the effect of the type and dosage of organic mulch and interaction between the two factors to weed characteristics in soybean plants. This research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture and Weed Management Laboratory of the Faculty of Agriculture, Syiah Kuala Darussalam University, Banda Aceh. This research was carried out from August to November 2022. The design used was a 3 x 4 factorial block randomized block design with 3 replications. The factors studied were the type and dosage of organic mulch. The organic mulch type factor consisted of 3 levels, namely water hyacinth, rice straw and siam weed. The dosage factor for organic mulch consisted of 4 levels, namely 0, 8, 16 and 24 tons ha-1. The observed variables were weed cover percentage, weed species, individual weeds and weed dry weight observed at 21 HST. The results showed that the dose of organic mulch affected the weed cover percentage, weed spesies, individual weeds and weed dry weight. A dose of 24 tons ha-1 can reduce weed cover percentage, weed spesies, individual weeds and weed dry weight. Keywords: Types and dosages of mulch, weed characteristics, soybean.

Full Text:

PDF

References


Dewantari, R. P., N. E. Suminarti., dan S. Y. Tyasmoro. 2015. Pengaruh mulsa jerami padi dan frekuensi waktu penyiangan gulma pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max. (L). Merril). J. Produksi Tanaman. 3 (6):487-495.

Fatonah, S., S. Malinda., Herman dan M. N. Isda. 2015. Mulsa organik Imperata cylindrica (L.), Mucuna bracteata DC. dan kompos pelepah kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) terhadap penghambatan perkecambahan dan pertumbuhan gulma Mikania micrantha H. B. K. J. Dinamika Pertanian. 30(3) : 191-198.

Fitri, Y. T., Yudistira, dan Chairunnisa. 2010. Pengendalian Gulma. Institut Pertanian Bogor : Bogor.

Hasanuddin. 2001. Karakteristik gulma dan hasil tanaman kedelai akibat pemberian mulsa eceng gondok : II. Saling Tindak Antara Dosis dan Panjang Petiolus. J. Agrista. 5(2): 169- 173.

Hasanuddin, G. Erida, Basyir, dan S. Edi. 2001. Pemanfaatan beberapa takaran dan jenis mulsa serta pengaruhnya terhadap efisiensi pengendalian gulma dan hasil kedelai. hal : 291-296. D. Suroto, A. Yunus, E. Purwanto, Wartoyo, dan Supriyono (eds). Prosiding konferensi Nasional XV Himpunan Ilmu Gulma Indonesia. Surakarta. 17-19 Juli 2001.

Hasanuddin, S. Hafsah, G. Erida dan A. Resdiar. 2016. Pengaruh dosis dan waktu pemberian mulsa kirinyuh (Chromolaena odorata L.) terhadap pertumbuhan gulma dan kedelai : 1-6. Prosiding Seminar Nasional Pertanian. Penyunting : Y.Sapsuha, Hasbullah, H.Rasulu dan N. Sjafani. 11 Oktober 2016. Ternate.

Hasanuddin, S. Hafsah, G. Erida, A. Marliah, H. Bahri, Zainabun, J. Bobihoe and D. S. Aryani. 2021. Allelopathic potential of siam weed (Chromolaena odorata L.) extract for enchancing soyben productivity. IOP Conf. Series : Earth and Environmental Science 922 012003.

Hendrival., Z. Wirda dan A. Azis. 2014. Periode kritis tanaman kedelai terhadap persaingan gulma. J. Floratek. 9(1): 6-13.

Jamili, M.J., J, Sjofjan, dan A.I. Amri. 2017. Pengaruh jerami padi dan rasio pupuk Urea, TSP, KCl terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max L.Merril.). J. Jom Faperta. 4(1):1-14.

Latifa, Y. Rio, M. Dawam, dan W. Eko. 2015. Pengaruh pengendalian gulma terhadap tanaman kedelai (Glycine max L. Merrill) pada sistem olah tanah. Jurnal Produksi

tanaman. 3(4): 311-320.

Migawati, S.W. 2018. Potensi terang bulan, kirinyuh, dan nimba sebagai mulsa pada tanaman kedelai. (Skripsi). Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Rahmawasiah, R. 2015. Efektifitas ekstrak alang-alang dan kirinyuh terhadap pertumbuhan gulma dan pengaruhnya terhadap tanaman kedelai (Glycine max Merril L). J. Pertanian Berkelanjutan. 4(1): 1-25.

Rendy K., M. Abdullah dan U. Parwati. 2017. Pengaruh berbagai macam mulsa organik dan waktu penyiangan gulma terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis hypogoea L.). J.Arachis. 2(1):1-12

Riyadi, A. 2016. Metode pengendalian gulma untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil pada beberapa varietas tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merr). Skripsi. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas PGRI, Yogyakarta. Sembodo, D. R. J. 2010. Gulma dan Pengelolaannya. Edisi Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Rizki, A. P., A. Nugroho dan J. Moenandir. 2014. Pengaruh sistem olah tanah dan berbagai mulsa organik pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merr) Varietas Grobogan. J. Prod Tan. 1(6) : 488-495.

Rosyad, A. A. M., Sudiarso dan A. Nugroho. 2014. Pengaruh mulsa organik pada gulma dan tanaman kedelai (Glycine max L.) var. Gema. J. Produksi Tanaman. 1(6) : 478-485.

Sari, V. I. 2015. Pemanfaatan berbagai jenis bahan organik sebagai mulsa untuk pengendalian gulma di areal budidaya tanaman. J. Cit. Wid. Edu. 7(2) : 56-62.

Sunghening, W., Tohari, dan D. Shiddieq. 2012. Pengaruh mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil tiga kultivar kacang hijau (Vigna radiate L. Wilczek) di lahan pasir pantai Bugel, Kulon Progo. Skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Syarifi, N. 2010. Pemanfaatan mulsa gulma untuk pengendalian gulma pada tanaman kedelai di lahan kering. Skripsi. Departemen Agronomi Dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Syuhada, G. Erida dan Hasanuddin. 2018. Pengaruh jenis dan dosis mulsa terang bulan dan kirinyuh terhadap pertumbuhan gulma pada tanaman kedelai (Glycine max L.). J. Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(4) :168-174


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN / E-ISSN1907-2686 / 2597-9108
Copyright © 2018 Program Studi Agroteknologi
Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala.