Legal Redesignation of Central and Regional Authorities to Strengthen Sinergity in Public Services
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Books
Abdullah, H. R. (2000). Pelaksanaan Otonomi Luas dan Isu Federalisme sebagai Alternatif, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Asshiddiqie, J. (2007). Pokok-Pokok Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Reformasi, Jakarta: Buana Ilmu.
Astawa, I. G. P. (2008). Problematika Hukum Otonomi Daerah di Indonesia, Bandung: Alumni.
Hamidi, J. & Mutik, K. (2011). Legislative Drafting, Yogyakarta: Total Media.
Huda, N. (2013). Otonomi Daerah: Filosofi, Sejarah Perkembangan dan Problematika, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Huda, N. (2014). Perkembangan Hukum Tata Negara Perdebatan dan Gagasan Penyempurnaan, Yogyakarta: FH UII Press.
Gadjong, A. A. (2007). Pemerintahan Daerah: Kajian Politik dan Hukum, Bogor: Ghalia Indonesia.
Kusnardi, M. & Ibrahim, H. (1983). Pengantar Hukum Tata Negara Indonesia, Jakarta: Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Manan, B. (1992). Dasar-dasar Perundang-undangan Indonesia, Jakarta: IN-HILL-Co.
Manan, B. (1994). Hubungan Antara Pusat dan Daerah Menurut UUD 1945, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Marzuki, M. L. (2005). Berjalan-jalan di Ranah Hukum: Pikiran-pikiran Lepas, Jakarta: Konpres.
Marzuki, P. M. (2005). Penelitian Hukum, Jakarta: Prenada Media.
Rudy. (2012). Hukum Pemerintahan Daerah Perspektif Konstitusionalisme Indonesia, Bandar Lampung: Indept Publishing.
Sukriono, D. (2013). Hukum, Konstitusi dan Konsep Otonomi, Malang: Setara Press.
Tim. (2011). Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang tentang Hubungan Kewenangan Pemerintah Pusat dan Daerah, Jakarta: BPHN.
Journal Article
Abdullah, D. (2016). Hubungan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah. Jurnal Hukum Positum, 1(1): 83-93.
Ariyanto, B. (2020). Pengelolaan Hubungan Pusat dan Daerah dalam Penanganan Pandemi Covid-19. Suloh Jurnal Program Studi Magister Hukum, 8(2): 37-57.
Arliman, L. (2015). Peran Pemerintah Daerah dalam Perlindungan Hak Anak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Jurnal Yustisia, 22(1): 19-36.
Budiyono. (2015). Dekonstruksi Urusan Pemerintahan Konkuren dalam Undang-Undang Pemerintahan Daerah. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 17(3): 419-432.
Muin, F. (2014). Otonomi Daerah dalam Perspektif Pembagian Urusan Pemerintah-Pemeritah Daerah dan Keuangan Daerah. Fiat Justisia, 8(1): 69-79.
Ridwansyah, M. (2017). Upaya Menemukan Konsep Ideal Hubungan Pusat-Daerah Menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonnesia Tahun 1945. Jurnal Konstitusi, 14(4): 839-858.
Wijayanti, S. N. (2016). Hubungan antara Pusat dan Daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Jurnal Media Hukum, 23(2): 186-199.
Yusdianto. (2015). Hubungan Kewenangan Pusat dan Daerah Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum, 2(3): 483-504.
Internet Resource
Bppt. (2013). “Perekayasaan Teknologi Biofuel dan Peluang Penerapannya Melalui Konsep Kebun Energi”, https://www.bppt.go.id/index.php/profil/organisasi/1081-perekayasaan-teknologi-biofuel-dan-peluang-penerapannya-melalui-konsep-kebun-energi. 5 January
Yaslan, M. (2019). “Menengok Akar Konflik Lahan Berdarah di Mesuji”, https://nasional.republika.co.id/berita/puun5g377/menengok-akar-konflik-lahan-berdarah-di-mesuji. 19 Juli.
DOI: https://doi.org/10.24815/kanun.v23i1.18086
Article Metrics
Abstract view : 34 timesPDF - 14 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.










