PENERAPAN NATURAL COOLING PADA APLIKASI BUILDING APPLIED PHOTOVOLTAIC: STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH
Sari
Daya yang dihasilkan oleh suatu modul surya berkaitan erat dengan suhu modul dan suhu lingkungan modul, dimana apabila suhu modul meningkat maka daya yang dihasilkan semakin menurun. Penggunaan modul surya pada atap bangunan atau dikenal dengan Building Applied Photovoltaic (BAPV) sangat rentan terjadi peningkatan suhu modulnya karena jarak antara atap dan modul yang terlalu dekat. Untuk itu, perlu adanya pendingin untuk menurunkan suhu modul surya sehingga daya yang dihasilkan dapat lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kedudukan yang tepat modul surya pada atap dan memperoleh efek pendinginan alami (natural cooling) modul surya. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah berdasarkan eksperimen dimana pengujian dilakukan terhadap modul surya yang diaplikasikan pada atap bangunan. Pengaruh variasi jarak antara kedudukan modul surya terhadap daya keluaran dan suhu modul diselidiki. Hasil pengukuran daya keluaran modul pada beban rata-rata selama 7 hari menunjukkan bahwa semakin kecil lebar celah yang diatur pada bracket mounting modul surya, maka daya yang dihasilkan oleh modul semakin rendah. Pada pengujian dengan membandingkan daya yang dihasilkan oleh atap seng dan atap genteng metal pasir, didapat bahwa atap seng memiliki nilai daya yang lebih tinggi daripada atap seng metal pasir dengan daya sebesar 0,7 W.
Teks Lengkap:
73-79 PDFDOI: https://doi.org/10.24815/kitektro.v7i2.24131
Article Metrics
Sari view : 0 times73-79 PDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala
Kitektro is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

