ANALISIS KINERJA SISTEM PROTEKSI BERDASARKAN GANGGUAN FREKUENSI

Reisa Asylla Makmur, Suriadi Suriadi, Syahrizal Syahrizal

Sari


Komponen pembangkit sering menghadapi gangguan yang mengakibatkan pembangkit tidak mampu bekerja sebagaimana mestinya. Gangguan dapat terjadi secara bersamaan disebabkan oleh beberapa komponen pembangkit yang besar, maka daya yang tersedia pada sistem akan mengalami pengurangan sedemikian besarnya, kemudian akan membuat sistem tidak mampu menanggapi beban. Sehingga, perancangan suatu sistem tenaga listrik sangat memerlukan pertimbangan yang optimal serta kondisi lapangan yang bisa terjadi gangguan, baik secara faktor luardan juga faktordalam suatu sistem tenaga listrik. Gangguan tersebut dapat diminimalisir dengan menggunakan hasil studi analisis. Relai frekuensi dapat didefinisikan sebagai relai yang beroperasi ketika frekuensi sistem melebihi nilai yang telah ditentukan. Menurut American National Standard Institute (ANSI) dan Standar IEEE (ANSI/IEEE C37.2), relai frekuensi ditetapkan dengan nomor perangkat 81. Relai ini beroperasi ketika frekuensi sistem kurang dari atau melebihi nilai yang telah ditentukan. Relai frekuensi memiliki dua jenis yang dikenal sebagai relai frekuensi bawah dan relai frekuensi lebih.


Teks Lengkap:

97-101 PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/kitektro.v8i2.30657

Article Metrics

Sari view : 0 times
97-101 PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Creative Commons License 

Kitektro is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.