KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS SISWA PADA MATERI PECAHAN CAMPURAN
Abstract
This research aims to determine students’ reflective thinking abilities on the topic of mixed fractions. The approach used is qualitative with a descriptive type. Six students were selected as research subjects. Prior to subject selection, a test was administered to 21 Year 7 students in one of the junior high schools in Aceh Besar, Indonesia. From the test results, six students were selected and categorized into three groups: high, medium, and low for further interviews. Data collection techniques were carri6ed out using two instruments: a test a6nd interviews. The test consisted of five items assessing students’ mathematical reflective thinking abilities related to mixed fractions, while the interviews included in-depth questions to delve further into students’ responses focusing on reflective thinking indicators. Data analysis was conducted using Miles and Huberman's concept, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. From the data analysis, it was found that students in the high category constituted 19%, students in the medium category were 66.66%, and students in the low category were 14.28%. Based on the data analysis results, it can be concluded that the students’ reflective thinking abilities are in the low category, accounting for 66.66%.
Full Text:
PDFReferences
Ananda, R. A., Febrian, F., & Tambunan, L. R. (2021). Analisis kesulitan siswa SMP dalam menyelesaikan soal materi operasi hitung pecahan campuran ditinjau dari kemampuan berpikir reflektif matematis. Jurnal Gantang, 6(2), 163-168.
Choy, C. S. (2012). Reflective thinking and teaching practices: A precursor for incorporating critical thingking into the classroom?. International Journal of Instruction, 5(1), 1308-1470.
Ghifari, M., Salsabila, E., & Aziz, T. A. (2021). Analisis kemampuan berpikir reflektif matematis pada bentuk aljabar ditinjau perbedaan gender. JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika), 6(2), 243-253
Gurol, A. (2011). Determining the reflective thingking skill of pre-service teacher im learning and teaching process. Energy Education Science and Technology Part B: Social and Education Srudies 2011, 3(3), 397-402.
Hamalik, O. (2009). Psikologi belajar dan mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hepsi Nindiasari, Y.K.(2014). Pendekatan meta kognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa SMA. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 80-90.
Hudojo, H. (2003). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran matematika. Malang: UMPRESS.
Junaedi, Y., Maryam, S., & Lutfi, M. K. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Reflektif Siswa SMP Pada Pembelajaran Daring. Journal of Mathematics Education and Learning, 2(1), 49-56.
Jozua Sabandar. (2010). Berpikir reflektif dalam pembelajaran matematika. Tersedia pada: file.Upi.Edu/ai.Php?dir…%20MATEMATIKA/…Berpikir%20Reflektif2.
Diakse stanggal 15 April 2014.
Miles, M. B. (2007). Analisis Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohisi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Moss, J. (2010). A partnership in induction and mentoring: Noticing how we improve ourpractice. Australian Journal of Teacher Education, 35(7), 43-53.
Muiz, G. (2021). Analisis kemampuan berpikir reflektif mateatis pada materi bentuk aljabar ditinja udari perbedaan gender. Universitas Indraprasta PGRI JKPM (jurnal kajian pendidikan matematika), 243-254.
Noer, S.H. (2010). Peningkatan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif (K2R) matematis siswa SMP melalui pembelajaran berbasis masalah. UPI : tidak diterbitkan.
Noviyanti, E. D., Purnomo, D., & Kusumaningsih, W. (2021). Analisis kemampuan berpikir reflektif dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif. Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 3(1), 57-68.
Sabanda, J. (2009). Berpikir reflektif dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika UPI, 3.
Ramadhani, N. F. (2020). Kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikanma salah yang berkaitan dengan bangun ruang sisi datar. Dipetik74, 2023, dari Sesiomadika:https://journal.unsika.ac.id/index.php/sesiomadika/issue/view/194
Ramadhani, S. S., Hartin, S., & Lestari, W. D. (2019). Pengaruh penggunaan model pembelajaran pair check terhadap kemampuan berpikir reflektif siswa ditinjau dari tingkat kebiasaan berpikir. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 2(2), 1-10.
Rianti, R. (2018). Profil kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi bangun ruang sisi datar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(2).
Sappaile, B. I. (2007). Hubungan kemampuan penalaran dalam matematika dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika. Jurnal pendidikan dan kebudayaan, 69(13), 985-1003.
Sudjono, A . (2015). Pengantar evaluasi pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Suharna, H. (2015). Berpikir reflektif mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika (Disertasi Doktoral, Universitas Negeri Malang).
Soedjadi. (2000). Kiat pendidikan matematika di Indonesia: konstanta keadaan masa kini harapan masa depan. Jakarta: Direndikti, departemen pendidikan nasional.
Tyas (2023). Analisi sfaktor penyebab kesulitan belajar matematika kelas IV sekolah dasar negeri di kecamatan Ungaran Barat kabupaten Semarang. Di akses 13 September 2023, dari http://lib.unnes.ac.id/24893/
DOI: https://doi.org/10.24815/jp.v12i2.34404
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Peluang
ISSN 2302-5158 (print) 2685-1539 (online)
Organized by Program Studi S1 Pendidikan Matematika, FKIP Unsyiah
Published by Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/peluang/
Email : jurnal.peluang@unsyiah.ac.id




