The Annulment of Homologation in the Case of PKPU Application of Intidana Savings and Loan Cooperative in Review of Law Number 37 of 2004

Karina Widyadhari A.A.P*, Elisatris Gultom, Anita Afriana

Abstract


The purpose of this research is to find out the annulment of homologation in the case of a PKPU application for KSP Intidana in terms of Law No. 37 of 2004. This research method is normative juridical which is guided by primary legal materials and secondary legal materials contained in a legislation. The results of the research show that first, the action of not accepting the annulment of homologation on the basis that the application submitted was premature is not in accordance with the provisions of the KPKPU Law because the concept of negligence as a reason for homologation annulment in the KPKPU Law is interpreted as an action where the debtor really does not fulfill the clauses agreed upon in the composition agreement, not waiting until the payment deadline expires. Secondly, the judge's action in not accepting the homologation annulment request submitted by KSP Intidana's creditors was inappropriate because it did not fulfil one of the principles of the decision in which the judge's decision must contain a clear basis.


Full Text:

PDF

References


Abbas Anwar. (2010). Bung Hatta dan Ekonomi Islam, Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Amiruddin dan Zainal asikin. (2012). Pengantar Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Arifin Sitio. (2001). Halomoan Tamba, Koperasi Teori dan Praktik, Jakarta: Erlangga.

Dino Irwin Tengkano. (2007). Perdamaian pada Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang menurut Undang-undang Kepailitan, Tesis, Program Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Indonesia, Depok.

Eman Suparman. (2004). Kitab Undang-Undang Peradilan Umum, Bandung: Fokus Media.

Fifi Hasmawati. (2003). Manajemen Koperasi, Medan: Penerbit Duta Azhar.

Hadi Shubhan. (2008). Hukum Kepailitan: Prinsip, Norma, dan Praktik di Peradilan, Surabaya: Kencana.

Hendrojogi. (2004). Koperasi: Asas-Asas, Teori, dan Praktik, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Irianto. (2015). “Penerapan Asas Kelangsungan Usaha”, JHP: Jurnal Hukum dan Peradilan, Vol. 4, No. 3, , hlm. 414.

M. Sofyan Pulungan. (2019). “Konsepsi Bangun Perusahaan Koperasi: Kerangka Pemikiran Badan Usaha yang Ideal Menurut Pasal 33 ayat (1) UUD 1945”, Jurnal Hukum & Pembangunan, Vol. 49, No. 2.

Man S. Sastrawidjaja. (2005). Bunga Rampai Hukum dagang, Bandung: PT Alumni.

Martiman Prodjohamidjojo. (1984) Komentar atas KUHAP: Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, Jakarta: Pradnya Paramitha.

Mochtar Kusumaatmadja. (2002). Konsep-Konsep Hukum dalam Pembangunan, Bandung: PT Alumni.

Mochtar Kusumaatmadja. (2003). Pengantar Ilmu Hukum, Bandung: PT Alumni.

Moh. Kusnardi, Bintan R. Saragih. (2007). Ilmu Negara, Jakarta: Gaya Media Pratama.

Mulhadi. (2019). Hukum Perusahaan: Bentuk-Bentuk Badan Usaha di Indonesia”, Jakarta: Rajawali Pers.

Munir Fuady. (2010). Hukum Pailit dalam Teori dan Praktek, Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Peraturan Pemerintah Nommor 9 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam I oleh Koperasi.

Putusan Mahkamah Agung Nomor 874 K/Pdt.Sus-Pailit/2022

R. Subekti. (2008). Hukum Pembuktian, Jakarta: Pradnya Paramita.

R.T. Sutantya Rahardja Hadikusuma,. (2001). Hukum Koperasi Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Rahayu Hartini. (2007). Hukum Kepailitan, Malang: UMM Press.

Rai Mantili, “Proses Kepailitan oleh Debitor Sendiri dalam Kajian Hukum Acara Perdata dan Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004”, Jurnal Hukum Acara Perdata ADHAPER, Vol.1, No.2, 2015.

Rita Yani Iyan. (2012). “Peran Hukum dalam Pembangunan Ekonomi”, Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, Vol. 2, No. 5.

Rudy A. Lontoh, Denny Kailimang. (2001). dan Benny Ponto, Penyelesaian Utang-Piutang: Melalui Pailit atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, Bandung: Alumni.

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudi. (2003). Penelitian Hukum Normative Suatu Tinjauan Singkat, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Suhardi, Moh. Taufik Makarao, Fauziah. (2012). Hukum Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengan di Indonesia, Jakarta: PT Akademia.

Thobi Mutis. (2004). Pengembangan Koperasi, Jakarta: PT Grasindo.

Umar Haris Sanjaya. (2014). Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dalam Hukum Kepailitan, Yogyakata: NFP Publishing.

Undang-Undang Dasar 1945.

Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Y. Sogar Simamora. (2005). “Prinsip Hukum Kontrak dalam Pengadaan Barang dan Jasa oleh Pemerintah”, Disertasi, Pascasarjana, Universitas Airlangga, Surabaya.

Yahya Harahap. (2014). Hukum Acara Perdata, Jakarta: Sinar Grafika.




DOI: https://doi.org/10.24815/jr.v6i2.31817

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Riwayat: Educational of History and Humanities indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
Riwayat: Educational of History and Humanities

E-ISSN 2775-5037
P-ISSN 2614-3917

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Province Aceh. Indonesia
W :https://jurnal.usk.ac.id/riwayat
E : riwayat@usk.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.