Jaringan Perdagangan Ikan pada komunitas nelayan di Kuala Samboja Kutai Kartanegara Kalimantan Timur (2012-2023)


Abstract


Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan perdagangan ikan di Kuala Samboja tidak hanya dilakukan di Kuala Samboja, tetapi juga di Balikpapan dan Samarinda. jaringan perdagangan ikan di Kuala Samboja terbentuk melalui proses sosial yang kompleks, di mana hubungan dagang tidak hanya didasarkan pada transaksi ekonomi, tetapi juga pada hubungan sosial seperti kekerabatan, kepercayaan, dan loyalitas. Tengkulak memainkan peran penting sebagai penghubung antara nelayan dan pasar, sering kali juga menjadi sumber pembiayaan dan pengaruh terhadap keputusan produksi nelayan. Selama kurun waktu 20122023, jaringan perdagangan ini mengalami sejumlah transformasi sebagai respon terhadap perubahan kebijakan perikanan, perkembangan teknologi seperti alat tangkap dan komunikasi.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/jr.v8i3.47186

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Riwayat: Educational of History and Humanities indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
Riwayat: Educational of History and Humanities

E-ISSN 2775-5037
P-ISSN 2614-3917

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Province Aceh. Indonesia
W :https://jurnal.usk.ac.id/riwayat
E : riwayat@usk.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.