Sengketa Tanah Ulayat Suku Awyu Dengan PT Indo Asiana Lestari dalam Perspektif Fiqh Siyasah (Analisis Keputusan Nomor: 6/G/Lh/2023/Ptun.Jpr)
Abstract
Penelitian ini membahas sengketa Tanah Ulayat antara masyarakat Suku Awyu dengan PT Indo Asiana Lestari terkait putusan PTUN Jayapura Nomor 6/G/LH/2023/PTUN.JPR, yang menggambarkan konflik antara kepentingan ekonomi dan hak masyarakat adat. Penelitian bertujuan untuk menganalisis apakah putusan hakim telah memenuhi prinsip keadilan substantif menurut perspektif fiqh siyasah, khususnya konsep siyasah qadhaiyyah dan teori ihya al-mawat. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan putusan pengadilan (yurisprudensi), pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus, menggunakan bahan hukum primer berupa putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder dan tersier terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan hakim lebih menekankan aspek prosedural formal dibandingkan dengan keadilan substantif, sehingga tidak memenuhi prinsip siyasah qadhaiyyah yang menuntut perlindungan hak masyarakat adat, kelestarian lingkungan, dan kemaslahatan umat. Penelitian ini merekomendasikan adanya peninjauan kembali putusan serta penguatan partisipasi bermakna masyarakat adat dalam proses perizinan dan pengambilan kebijakan sebagai upaya mewujudkan keadilan substantif dalam penyelesaian konflik agraria di Indonesia.
DOI:
https://doi.org/10.24815/jr.v8i3.48386
Article Metrics
Abstract view : 0 times
PDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Riwayat: Educational of History and Humanities indexed by











___________________________________________________________
Riwayat: Educational of History and Humanities
E-ISSN 2775-5037
P-ISSN 2614-3917
Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Province Aceh. Indonesia
W :https://jurnal.usk.ac.id/riwayat
E : riwayat@usk.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.