Representasi Reputasi Individu di Media Sosial: Analisis Semiotika John Fiske pada Film Budi Pekerti
Abstract
Perkembangan teknologi informasi menjadikan media sosial sebagai platform komunikasi yang marak digunakan di Indonesia, dengan jumlah pengguna mencapai sekitar 139 juta orang per Januari 2024. Media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana berbagi informasi dan menjalin komunikasi, tetapi juga menjadi arena pembentukan reputasi individu. Penelitian ini berfokus pada bagaimana media sosial dapat memengaruhi reputasi pribadi, yang direpresentasikan melalui film Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menerapkan analisis semiotika John Fiske yang mencakup tiga level makna: realitas, representasi, dan ideologi. Objek penelitian berpusat pada tokoh Bu Prani, seorang guru yang menghadapi perubahan drastis dalam reputasinya setelah video dirinya viral di media sosial. Analisis difokuskan pada kode-kode visual dan auditori dalam film, seperti ekspresi wajah, busana, pencahayaan, dialog, serta sudut pengambilan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi individu di era digital sangat rentan dibentuk oleh persepsi publik yang muncul dari konstruksi media, bukan semata-mata dari fakta. Media sosial berperan sebagai ruang ideologis di mana opini publik dapat dengan mudah membentuk realitas sosial seseorang.
DOI:
https://doi.org/10.24815/jr.v8i3.48575
Article Metrics
Abstract view : 0 times
PDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Riwayat: Educational of History and Humanities indexed by











___________________________________________________________
Riwayat: Educational of History and Humanities
E-ISSN 2775-5037
P-ISSN 2614-3917
Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Province Aceh. Indonesia
W :https://jurnal.usk.ac.id/riwayat
E : riwayat@usk.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.