Rehabilitasi sebagai Upaya Pemulihan Trauma bagi Perempuan Disabilitasi Korban Kekerasan Seksual


Abstract


Kekerasan seksual di Inonesia masih menunjukan angka yang tinggi, termasuk kekerasan seksual terhadap perempuan penyandang disabilitas menimbulkan dampak yang berat dan membuthkan rehabilitasi yang menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode normative untuk mengkaji pengaturan hak rehabilitasi dalam Undang- Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Undang- Undang Penyandang Disabilitas, dan aturan terkait kekerasan seksual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa meskupun landasan hukum sudah tersedia, pelaksanaan di lapangan masih belum optimal karena terbatasnya fasilitas rehabilitasi, kurangnya tenaga profesional serta koordinasi layanan yang belum terpadu. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan layanan rehabilitas yang sesuai dengan kebutuhan khusus korban.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/jr.v8i4.50937

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Riwayat: Educational of History and Humanities indexed by

sinta_logodoaj_logoDimensions_logoCROSSREF_logoROAD_logoPKP_Index_logoGoogle_Scholar_logogaruda_logoonesearch_logoBASE_logoWordcat_logo

___________________________________________________________
Riwayat: Educational of History and Humanities

E-ISSN 2775-5037
P-ISSN 2614-3917

Published by History Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Province Aceh. Indonesia
W :https://jurnal.usk.ac.id/riwayat
E : riwayat@usk.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.