BIMBINGAN BELAJAR BAGI SISWA BERKESULITAN MEMBACA

Dahliana Abdullah

Abstract


ABSTRAK

Dalam proses pembelajaran di sekolah dasar selalu dijumpai siswa-siswa yang mengalami kesulitan belajar, baik dalam membaca, menulis, dan berhitung. Tingkat kesulitan yang ditemui beragam, ada yang ringan, sedang, dan ada pula yang kesulitannya cukup berat. Adanya kesulitan dalam membaca akan menghambat dalam menangkap pesan-pesan tulisan. Padahal semua mata pelajaran idenya disampaikan melalui tulisan.

Dengan adanya kesulitan membaca tersebut, maka akan berdampak pada penggunaan mata pelajaran yang diberikan di sekolah, salah satunya berwujud prestasi belajar rendah, dan kemungkinan tinggal kelas yang cukup besar. Keadaan seperti ini perlu difikirkan alternatif penyelesaiannya melalui kegiatan penelitian bimbingan belajar membaca bagi siswa yang berprestasi rendah. Untuk dapat melaksanakan bimbingan belajar membaca maka permasalahan diarahkan pada: (1) faktor-faktor apa yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar membaca, (2) bagaimana karakteristik siswa yang berkesulitan membaca, (3) dan bagaimana jenis, tingkat serta bentuk kesulitan membacanya. Berdasarkan kenyataan; (1) perlunya tenaga bimbingan di sekolah dasar yang professional. Permasalahan siswa tidak hanya masalah belajar, tetapi juga masalah psikologis, (2) penanganan siswa berkesulitan belajar belum memperoleh layanan yang optimal. Hal ini disebabkan guru-guru belum memahami tentang siswa berkesulitan belajar secara benar.

 

Kata Kunci: Bimbingan Belajar, Kesulitan Membaca


Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, Mulyono. (1999). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan bersama Rineka Cipta.

Abdurrahman, Mulyono. (2003). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar.

Dikti, Depdikbud. (1994/1995). Kurikulum Program Studi Pendidikan Luar Biasa Program S1, Jakarta: Depdikbud

Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, Depdikbud. (1990/1991). Pedoman Bimbingan dan Penyuluhan Murid Sekolah Dasar, Jakarta : Ditjen Dikdasmen

Lazuardi, Samuel. (1989). Mekanisme Terjadinya Dysfungsi Minimal Otak, Simposium Pengenalan Kesulitan Belajar dan Disfungsi Minimal Otak, Jakarta.

Moleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Karya

Mulyadi.. (2012). Diagnostik Kesulitan Belajar dan Bimbingan terhadap Kesullitan Belajar Khusus. Jakarta: Cipta Karya.

Mulyono. (2003). Anak Berkesulitan Belajar (Teori, Diagnosis, Remediasinya).

Purwanto, Ngalim. (2003). Psikologi Pendidikan. Rosdakarya: Jakarta

Rahayu, Iin Tri & Tristiadi Ardi Ardani. (2004). Observasi dan Wawancara. Malang: Bayumedia.


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


P-ISSN: 2407-5809

E-ISSN: 2714-5484

Diterbitkan Oleh:

Jurusan Bimbingan dan Konseling 

Universitas Syiah Kuala