Pendayagunaan Kekuasaan Pemerintah Kota Banda Aceh Era Illiza Sa'aduddin Djamal Dalam Mewujudkan Kota Madani

Reza Fahmi, Haryanto Haryanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh era Illiza Sa’aduddin Djamal dalam mewujudkan kota madani. Untuk menjawab hal tersebut, penulis menggunakan konsep sumber daya kekuasaan dari Charles F. Andrain untuk melihat seberapa besar sumber daya kekuasaan yang dimiliki dan bagaimana sumber daya kekuasaan tersebut dimanfaatkan. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Aktor-aktor yang terlibat langsung dalam pelaksanaan syariat Islam di kota Banda Aceh terutama dari unsur pemerintah menjadi sumber data utama dalam penelitian ini. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sumber daya kekuasaan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Banda Aceh cukup besar. Walaupun demikian, refleksi atas upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan kota madani menunjukkan bahwa sumber daya yang dimiliki masih belum dapat dimaksimalkan, sehingga hal ini berimbas pada hasil akhir yang dapat dicapai. Sekalipun upaya untuk mewujudkan kota madani belum bisa terwujud sepenuhnya, pada dasarnya dapat dimaknai bahwa Pemerintah Kota sedang membangun tatanan sumber daya yang lebih kuat, dukungan yang lebih memadai lewat partisipasi masyarakat untuk ikut andil bersama meningkatkan pelaksanaan syariat Islam guna mewujudkan Banda Aceh menjadi kota madani.

 

This study aims to explain how the efforts made by the Banda Aceh City Government in the era of Illiza Sa'aduddin Djamal in realizing a civilized city. To answer this, the author uses the concept of power resources from Charles F. Andrain to see how much power resources are owned and how these power resources are utilized. The research method is qualitative with a case study approach. The data collection technique was carried out by the interview. Actors who are directly involved in the implementation of Islamic law in the city of Banda Aceh, especially from government elements, are the main data sources in this study. The results showed that the power resources owned by the Banda Aceh City Government were quite large. However, reflections on the efforts that have been made by the Banda Aceh City Government in realizing a civilian city show that the resources they have are still not maximized, so this has an impact on the final results that can be achieved. Even though the effort to realize a civil city has not yet been fully realized, it can basically be interpreted that the City Government is building a stronger resource structure, more adequate support through community participation to take part in increasing the implementation of Islamic law in order to make Banda Aceh a civil city.


Keywords


Power Resources; Islamic Sharia; Madani City; Banda Aceh City

Full Text:

PDF

References


Adan, H. Y. (2017). Eksistensi Kota Madani dalam Perspektif Siyasah Syar'iyyah (Kajian Eksplisit Kota Madani Banda Aceh). Media Syari'ah, 19(2), 235-260.

Andrain, C. F. (1992). Kehidupan Politik dan Perubahan Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Antaranews. (2020). Baitul Mal Banda Aceh himpun zakat Rp 12 miliar. Diambil dari https://aceh.antaranews.com/berita/169509/baitul-mal-banda-aceh-himpun-zakat-rp-12-miliar#:~:text=Banda%20Aceh%20(ANTARA)%20%2D%20Baitul,Oktober%202020%20mencapai%2012%20miliar, tanggal akses 6 Nopember 2020.

Assakhiy, R., Anwar, S., & Fitriana, A. R. (2019). Peramalan Realisasi Penerimaan Zakat Pada Baitulmal Aceh dengan Mempertimbangkan Efek dari Variasi Kalender. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 27(2), 27-45.

Feener, R. M. (2013). Sharia and Social Engineering: The Implementation of Islamic Law in Contemporary Aceh, Indonesia. Oxford: Oxford University Press.

Halim, M. (2011). Eksistensi Wilayatul Hisbah dalam Sistem Pemerintahan Islam. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 10(2), 65-81.

Harahap, S. A. R., & Ghozali, M. (2020). Peran Baitul Mal Wa Tamwil (Bmt) Dalam Pengembangan Ekonomi Umat. HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 7(1), 18-29.

Haryanto. (2005). Kekuasaan Elit Suatu Bahasan Pengantar. Yogyakarta: Program Pascasarjana Politik Lokal dan Otonomi Daerah, UGM.

Ikramatoun, S. (2017). Respon Masyarakat Aceh Terhadap Aturan Dan Implementasi Syariat Islam Pasca Tsunami. Jurnal Sosiologi Reflektif, 11(1), 1-20.

Isa, M., Kushandajani., & Astuti, P. (2016). Kewenangan dan Kedudukan Dinas Syariat Islam Dalam Tata Kelola Pemerintahan Aceh. Journal of Politic and Government Studies, 5(2), 81-90.

Jamal, K., & Kadarusman. (2014). Terminologi Pemimpin dalam Alqur’an (Studi Analisis Makna Ulil Amri dalam Kajian Tafsir Tematik). An-Nida', 39(1), 118-128.

Khalik, A. T. (2012). Filsafal Ibnu Khaldun dan Soekarno Tentang Masyarakat Madani: Relevansinya Dengan Upaya Mewujudkan Masyarakat Adil Makmur di Indonesia, Yogyakarta: Disertasi Jurusan Ilmu Filsafat, Fakultas Filsafat, UGM.

Magriasti, L. (2011). Arti Penting Partisipasi Masyarakat Dalam Kebijakan Publik Di Daerah: Analisis dengan Teori Sistem David Easton. Proceeding Simposium Nasional Otonomi Daerah 2011, LAB-ANE FISIP Untirta. Hal. 252-258.

Rahmanidar, S. (2015). Baitul Mal Banda Aceh Dianugerahi Zakat Awards 2015. http://baitulmal.bandaacehkota.go.id/2015/11/20/baitul-mal-banda-aceh-dianugerahi-zakat-awards-2015/, diakses pada 23 Maret 2017.

Ramly, A. R., & Fajri, I. (2016). Peran Baitul Maal dalam Pendayagunaan Zakat Produktif terhadap Mustahiq Zakat. Jurnal Akad, 1(1), 87-103.

Rassanjani, S. (2018). Ending Poverty: Factors That Might Influence the Achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia. Journal of Public Administration and Governance, 8(3), 114-128.

Sahlan, M. (2018). Mencari Surga di Dua Kota; Studi Komparatif Implementasi Syariat Islam. SUBSTANTIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 20(1), 1-16.

Saib, K. (2019). Faktor-Faktor Yang Berkonstribusi Terhadap Kesuksesan Lembaga Zakat: Studi Kasus Home Industri Sebagai Asnaf Lazis Di Pekanbaru. Eko dan Bisnis: Riau Economic and Business Review, 10(1), 61-67.

Sukiman, S. (2012). Strategi Pembangunan Islam Di Aceh Pasca Tsunami Menuju Terwujudnya Masyarakat Religius. MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 36(1), 205-218.

Yusuf, A. M. (2014). Kuantitatif, Kualitatif, & Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana




DOI: https://doi.org/10.24815/gaspol.v1i2.18538

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

The Journal of Governance and Social Policy
Published by Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Based on work at https://jurnal.usk.ac.id/GASPOL