Peran Pemerintah Aceh Dalam Mendukung Standarisasi Kopi Menurut Konsep Value Chain Governance
Abstract
Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi kopi yang bercita rasa tinggi. Komoditi ini menjadi banyak memberikan kontribusi dalam perolehan devisa kepada negara. Peneliti menarik melihat Peran Pemerintah Aceh Dalam Mendukung Standarisasi Kopi Menurut Konsep Value Chain Governance. Sampel penelitian ini dilakukan dengan cara studi pustaka dengan referensi yang kuat dan bisa dipertanggung jawabkan. Adapun konsep yang penulis gunakan dalam melihat standarisasi tersebut adalah konsep Governance of Value Chain dengan berfokus pada rule-keeping dan rule-making, yang di dalamnya terdapat peran pemerintah dan juga pihak swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga variasi peran pemerintah (eksekutif, legislatif dan yudikatif) belum berjalan maksimal. Hal ini terlihat dengan belum bersinerginya ketiga lembaga tersebut dalam melakukan peran untuk standarisasi ekspor kopi. Ini juga yang mengakibatkan belum maksimalnya pendapatan daerah dari hasil ekspor kopi.
The province of Aceh is one of provinces in Indonesia that have the potential coffee high flavor. Commodity this be contributed a lot in foreign exchange earnings to the state. Researchers interesting look at the Role of the Government of Aceh In Support of the Standardization of Coffee According to the Concept of Value Chain Governance. Sample this research was conducted by means of literature with strong references and can be accounted for. As for the concept that the authors use in view of standardization is the concept of Governance of the Value Chain with focus on rule-keeping and rule-making, that in it there is the role of the government and also private parties. The results showed that the three variations of the role of government (executive, legislative and judicial) has not been running optimally. It is seen with yet the synergy of the three institutions in performing the role for the standardization of the export of coffee. This also resulted in not maximum revenue from the proceeds of coffee exports.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Angkasa, N. (2017). Analisis Kedudukan dan Fungsi Yudikatif Sebagai Pemegang Kekuasaan Kehakiman dalam Sistem Negara Hukum di Indonesia. Nizham Journal of Islamic Studies, 1(1), 84-109.
Artha, T. (2015). Analisis Pengaruh Pendapatan Usaha tani Kopi Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus Kabupaten Aceh Tengah Dan Kabupaten Bener Meriah).
Baldwin, R. E. (2012). WTO 2.0: Global governance of supply-chain trade (No. BOOK). Centre for Economic Policy Research.
Budiardjo, M. (2008). Dasar-Dasar Ilmu Politik Edisi Revisi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
De Vries, H. J., & Slob, F. J. (2006). Best practice in company standardization. International Journal of IT Standards and Standardization Research (IJITSR), 4(1), 62-85.
Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. (2020). 44.160 Ton Kopi Gayo Terancam Tidak Dibeli Buyer. Diambil dari https://distanbun.acehprov.go.id/berita/kategori/daerah/44160-ton-kopi-gayo-terancam-tdak-diveli-buyer
Dwi Ariyanto, D., & Mastika, I. K. (2013). Pelaksanaan Pengawasan Proses Produksi Kopi Luwak dalam Upaya Menjaga Kualitas Pada Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XII (Persero) Kebun Kalisat Jampit Bondowoso
Ellyanti, E., Karim, A., & Basri, H. (2012). Analisis Indikasi Geografis Kopi Arabika Gayo Ditinjau dari Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten. Jurnal Agrista, 16(2), 46-61.
Elms, D. K., & Low, P. (2013). Global value chains in a changing world. WTO/FGI/TFCTN.
Fernandez-Stark, K., Bamber, P., & Gereffi, G. (2011). The offshore services global value chain. SKILLS FOR UPGRADING, 132.
Fitriani, R. (2017). Aspek Hukum Legalitas Perusahaan atau Badan Usaha dalam Kegiatan Bisnis. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 12( 1), 136-145.
Hadi, S. (2013). Fungsi Legislasi dalam Sistem Pemerintahan Presidensil (Studi Perbandingan Indonesia dan Amerika Serikat). DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 9(18).
Kaplinsky, R., & Morris, M. (2000). A handbook for value chain research (Vol. 113). Brighton: University of Sussex, Institute of Development Studies.
Kumparan. (2020). Gubernur Aceh Lepas Ekspor Puluhan Ton Biji Kopi Gayo ke Luar Negeri. Diambil dari https://kumparan.com/acehkini/gubernur-aceh-lepas-ekspor-puluhan-ton-biji-kopi-gayo-ke-luar-negeri-1ui2LxrV50i/full
Manurung, A. H. (2006). Wirausaha: Bisnis UKM (usaha kecil menengah). Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Nasional, B. S. (2009). Pengantar standardisasi. Jakarta: BSN, 198.
Novialdi, R., & Rassanjani, S. (2020). Optimizing the Ability of Aceh Province in Paradiplomacy Practice. Nation State Journal of International Studies, 3(1), 19-32.
Nurasa, R. T. (2019). Pengaruh kemitraan, kolaborasi, dan integrasi rantai pasokan terhadap kinerja rantai pasokan di PT Kawan Kama Sejahtera. SKRIPSI-2019.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2013). Interconnected Economies: Benefiting from Global Value Chains (Preliminary Version). OECD Publishing.
Prasetyo, P. E. (2017). Standarisasi dan komersialisasi produk industri kreatif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Praza, R. (2017). Identifikasi Saluran Pemasaran Kopi Arabika Gayo Pada Cv. Gayo Mandiri Coffee Kabupaten Bener Meriah. Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 2(1), 50-56.
Rifai, B. (2014). Implementasi Kerja Sama Pemerintah dan Swasta dalam Pembangunan Infrastruktur Sektor Air Minum di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 22(2), 165-181.
Sari, D. N., & Syechalad, M. N. &Sofyan.(2013). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Kopi Arabika Aceh. Jurnal Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 1, 11-21.
Tabloid Sinar Tani. (2020) Legenda Kopi Aceh Gayo yang Mendunia, Mengalahkan Cita Rasa Kopi Blue Mountain. Diambil dari https://tabloidsinartani.com/detail//indeks/kebun/13757-Legenda-Kopi-Aceh-Gayo-yang-Mendunia-Mengalahkan-Cita-Rasa-Kopi-Blue-Mountain
Wahyuni, E., Karim, A., & Anhar, A. (2013). Analisis Citarasa Kopi Arabika Organik pada Beberapa Ketinggian Tempat dan Cara Pengolahannya di Datararan Tinggi Gayo. Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan, 2(3), 261-269.
Wibowo, E., & Prasetya, F. (2012). Analisis Pengaruh Kualitas Pemerintahan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di ASEAN. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 1(2).
Yanto, F. (2015). Indikasi Geografis dan Kesejahteraan Petani Kopi Gayo. Diambil dari http://lintasgayo.co/2015/10/22/indikasi-geografis-dan-kesejahteraan-petani-kopi-gayo
DOI: https://doi.org/10.24815/gaspol.v1i2.19039
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
The Journal of Governance and Social Policy
Published by Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on work at https://jurnal.usk.ac.id/GASPOL




