Uji Aktivitas Antibakteri pada Sediaan Masker Gel Variasi Produk Propolis terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes

Nopriatin Larasismoy, Ulfayani Mayasari, Rizki Amelia Nasution

Abstract


Masker gel merupakan salah satu kosmetik perawatan dengan kandungan air yang cukup banyak bermanfaat dalam mempertahankan humiditas kulit saat diaplikasikan secara oles pada kulit terutama wajah sehingga dapat melindungi kesehatan dan penampilan kulit secara fisik. Masker dengan kandungan bahan natural yang memiliki sifat antibakteri dengan kualitas tinggi dan bebas kontaminan dapat memberikan efek terapeutik pada kulit wajah. Ekstrak propolis sebagai bahan alami yang terbukti memiliki kandungan antimikroba, antiinflamasi dan manfaat lainnya dapat digunakan sebagai formula utama masker sediaan gel. Khasiat tersebut diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan kulit terutama wajah seperti acne vulgaris yang merupakan penyakit yang dialami 10% populasi dunia. Penyakit kulit tersebut berkorelasi dengan aktivitas populasi mikroba kunci yang mendominasi penghuni kulit Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan untuk mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri sediaan masker gel beberapa produk propolis terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2023. Ekstrak propolis yang digunakan sebanyak 5% dari total formulasi untuk pembuatan masker berasal dari merek Melia Propolis, Prima Propolis Plus, dan Propolis Diamond Lite. Sebagai kontrol positif digunakan clindamysin, kontrol negatif akuades steril. Hasil data pengamatan uji antibakteri dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance), kemudian dilanjutkan dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test), sedangkan pengujian fisik seperti pH, waktu mengering, dan uji homogenitas, serta uji tingkat iritasi akan dianalisis secara deskriptif. Dari penelitian yang telah dilakukan, didapati hasil evaluasi fisik sediaan melalui uji pH, waktu mengering, potensi iritasi, dan uji homogenitas telah memenuhi standar mutu. Pada uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus sediaan masker M0, M1, M2, M3 membentuk zona bening sebesar 0,1 mm, 7,767 mm, 0,1 mm, 8 mm, dan zona bening yang terbentuk terhadap Propionibacterium acnes berukuran 0,1 mm, 9, 667 mm, 0,3 mm, dan 9,867 mm.

Kata kunci: Masker Gel, Propolis, Ekstrak, Antibakteri, Zona Bening


Keywords


Masker gel; ekstrak propolis; antibakteri; Staphylococcus aureus; Propionibacterium acnes

References


Goyal, A., Sharma, A., Kaur, J., Kumari, S., Garg, M., Sindhu, R. K., Rahman, M. H., Akhtar, M. F., Tagde, P., Najda, A., Banach-Albińska, B., Masternak, K., Alanazi, I. S., Mohamed, H. R. H., El-Kott, A. F., Shah, M., Germoush, M. O., Al-Malky, H. S., Abukhuwayjah, S. H., … Abdel-Daim, M. M. (2022). Bioactive-Based Cosmeceuticals: An Update on Emerging Trends. Molecules, 27(3). https://doi.org/10.3390/molecules27030828

Juliadi, D., & Juanita, R. A. (2022). Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Masker Gel Kombinasi Ekstrak Etanol Herba Pegagan (Centella asiatica (L.) Urb.) Dan Niasinamida Dengan Variasi Karbomer. Jurnal Farmagazine, 9(1), 71. https://doi.org/10.47653/farm.v9i1.576

Kierland, R. R. (1972). Diseases of the Skin: Clinical Dermatology. In Archives of Dermatology (Vol. 105, Issue 2). https://doi.org/10.1001/archderm.

Kustiawan, P. M., Yanti, E. N., Nisa, K., Zulfa, A. F., & Batistuta,

M. A. (2023). Bioactivity of Heterotrigona itama propolis as anti-inflammatory: A review. Biointerface Research in Applied Chemistry, 13(4), 326.

Lood, R. (2011). Propionibacterium Acnes and its Phages. In Departement of Clinical Sciences Division of Infection Medicine.

Mahmashony Harimurti, S., Dewi Rahayu, E., Yuriandala, Y.,

Athallah Koeswandana, N., Adhi Laksono Sugiyanto, R., Presiden Gia Putra Perdana, M., Widya Sari, A., Ananda Putri, N., Tiara Putri, L., & Gustika Sari, C. (2020). Pengolahan Sampah Anorganik: Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Pada Era Tatanan Kehidupan Baru (Vol. 3).

McLaughlin, J., Watterson, S., Layton, A. M., Bjourson, A. J., Barnard, E., & McDowell, A. (2019). Propionibacterium acnes and acne vulgaris: New insights from the integration of population genetic, multi-omic, biochemical and host-microbe studies. Microorganisms, 7(5). https://doi.org/10.3390/microorganisms7050128

Megawati, G., & Wijayakesuma, A. (2022). Literature Review: Potensi Propolis Sebagai Imunomodulator. Jurnal Kesehatan, 13(3), 636. https://doi.org/10.26630/jk.v13i3.2742

Moskwa, J., Naliwajko, S. K., Markiewicz-żukowska, R., Gromkowska-Kępka, K. J., Soroczyńska, J., Puścion-Jakubik, A., Borawska, M. H., Isidorov, V., & Socha, K. (2022). Polish and New Zealand Propolis as Sources of Antioxidant Compounds Inhibit Glioblastoma (T98G, LN-18) Cell Lines and Astrocytoma Cells Derived from Patient. Antioxidants, 11(7). https://doi.org/10.3390/antiox11071305

Putri, F. A., Widia, Syarmila, Ynto, A., & Ramadhan, A. F. (2022). Cempelove: Champeden Peel Off Mask Sebagai Masker Alami Anti Acne Dan. 4, 1349–1358.

Putri, N., Frannita, E. L., & Hidayatullah, M. C. (2022). Isolasi Dan Identifikasi Staphylococcus Aureus Dari Luka Kulit Sapi Perah Secara in Vitro. Berkala Penelitian Teknologi Kulit, Sepatu, Dan Produk Kulit, 21(2), 229–236. http://www.e-jurnal.atk.ac.id/index.php/bptkspk/article/view/176/132

Putri, S. A. M. D. A., & Ariantari, N. P. (2022). Potensi dan Aktivitas Antibakteri Madu, Bee Pollen, dan Propolis dari Lebah Kele (Trigona sp.) terhadap Bakteri Penyebab Jerawat. In Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi (Vol. 1, pp. 182-192).

Rajebi, O. (2022). Aplikasi Hidroksipropil Metilselulosa (HPMC) Sebagai Zat Eksipien Dalam Sistem Penghantaran Obat. 4, 1349–1358.

Salleh, S. N. A. S., Hanapiah, N. A. M., Johari, W. L. W., Ahmad, H., & Osman, N. H. (2021). Analysis of bioactive compounds and chemical composition of Malaysian stingless bee propolis water extracts. Saudi Journal of Biological Sciences, 28(12), 6705–6710. https://doi.org/10.1016/j.sjbs.2021.07.049

Samsul, E., Jumain, J., & Sinala, S. (2022). Formulasi Masker Gel Peel Off Ekstrak Kulit Buah Langsat (Lansium domesticum L) dengan Variasi PVA (Polivinil Alkohol). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 8(2), 151-164.

Santoso, I., Prayoga, T., Agustina, I., & Rahayu, W. S. (2020). Formulasi Masker Gel Peel-Off Perasan Lidah Buaya (Aloe Vera L.) Dengan Gelling Agent Polivinil Alkohol. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 2(1), 17-25.

Sari, K. G., & Saraswati, M. (2023). Pemanfaatan Ekstrak Jagung ( Zea mays ) di Kabupaten Grobogan dalam Bentuk Sediaan Gel Sebagai Pelindung dari Sinar UVB. 4(1), 122–128.

Sasebohe, V. Y., & Prakasita, V. C. (2023). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Binahong Terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat.

Tutik, F. N., Junova, H., & Anatasia, I. (2021). Formulasi Sediaan Gel Moisturizer Anti-Aging Ekstrak Kulit Bawang Merah (Alliium cepa L.) Sebagai Antioksidan. Jurnal Farmasi Malahayati, 4(1), 93-106.

Wardaniati, I., & Islami, D. (2020). Formulasi Masker Gel Dari Ekstrak Propolis Dan Lidah Buaya Sebagai Anti Aging Dan Anti Jerawat. Jurnal Farmasi Higea, 12(2), 171–177.

Yuliansari, M. (2020). Proses Pembuatan Masker Bunga Rosella Dan Tepung Beras Sebagai Pencerahan Kulit Wajah. Jurnal Tata Rias, 09(Vol 9, No 2 (2020)), 367–376.




DOI: https://doi.org/10.24815/jbe.v15i2.35848

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF Online (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Editorial Office

Department of Biology Education

Faculty of Teacher Training and Education

Universitas Syiah Kuala

 

Jalan Tgk. Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh 23111

Email: jbioed@fkip.unsyiah.ac.id

 

Visit us for more informations:

Official Website | Facebook | Twitter

 

Creative Commons License

Jurnal Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Abstracting & Indexing by:

More abstracting & indexing ...