Determinan Kebijakan Hutang (Bukti Empiris Pada Perusahaan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

Linda Linda, Maya Febrianty Lautania, Muhammad Arfandynata

Abstract


The purpose of this study is to examine the influence of asset structure, free cash flow (FCF), and investment opportunity set on debt policy in the LQ-45 company listed in the Indonesia Stock Exchange between 2011 and 2015.The data used in this study obtained from published companyfinancial statements. The sample was selected based on purposive sampling method e.g. 110 observations. The hypotheses were tested by using multiple linear regression analysis.The results of this study demonstrated that the asset structure, FCF, and investment opportunity set both partially and simultaneously determine the Debt to Equity Ratio. Partially, this study found that the asset structure and FCF has a negative influence on debt to equity ratio, while the investment opportunity set has a positive influence on debt to equity ratio. based on these results, the good investment opportunity set have a strong relationship on the level of debt risk.

Keywords


Asset Structure, Free Cash Flow, Investment Opportunity Set, Debt Policy, Debt To Equity Ratio, Pecking Order Theory.

Full Text:

PDF

References


Agus, D. Harjito. (2011). Teori Pencking order dan trade off dalam analisis struktur modal di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Siasat Bisnis, 15 (2), 187-196.

Akoto, Richard Kofi., & Vitor, DadsonAwunyo. (2014). What Determines The Debt Policy ofListed Manufacturing Firms in Ghana?. International BusinessResearch, 7(1), 44-48

Booth, Laurence, Varouj Aivazian, Asli Demirguc-Kunt, Vojislav Maksimovic. (2001). Capital structures in developing countries. The Journal of Finance (The Journal of the American Finance Association),56 (1), 87–130.

Brigham, E F, & Houston, J F,. (2006). Dasar dasar manajemen keuangan. Buku Kedua. Edisi Kesepuluh. Jakarta: Salemba Empat.

Brigham, Eugene F. & Gapenski, Louise C. (1996). Intermediate financial management (5th Ed.). New York: The Dryden Press.

Bursa Efek Indonesia. (2016). IDX factbook 2016. Jakarta:PT Bursa Efek Indonesia.

Destriana, Nicken. (2011). Masalah dan biaya keagenan. Jurnal Media Bisnis. STIE Triksakti.

Donaldson,G. (1961).Corporatedebtcapacity:astudyofcorporatedebtpolicyandthedeterminationof corporatedebtcapacity. Boston: HarvardBusinessSchool.

Faisal, Muhammad. (2004). Analisis pengaruh FCF, set kesempatan investasi, kepemilikan manajerial, dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan hutang (studi empiris pada perusahaan-perusahaan sektor industri manufaktur di Bursa Efek Jakarta). Unpublished Thesis. Semarang:Universitas Diponogoro.

Fitriyah, Fury K. & Hidayat, Dina. (2011). Pengaruh kepemilikan institusional, set kesempatan investasi dan arus kas bebas terhadap utang. Media Riset Akuntansi, 1 ,31-42.

Florackis, Ozkan. (2004). Agency cost and corporate governance mechanisms: Evidence for UK firms. International Journal of Managerial Finance, 4 (1), 37-59.

Gaver, JJ., & Gaver, K.M. (1993). Additional evidence on the association between the investment opportunity set and corporate financing, dividend and compensation policies. Journal of Accounting and Economics, 1, 233-265

Ghozali, Imam. (2013). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponogoro.

Gujarati, D.N. (1995). Basic econometrics (3rd International ed.). McGraw-Hill International.

Gul, F. A. & Kealey, B., T. (1999). Chaebol, investment opportunity set and corporate debt and dividend policies of Korean companies. Review of Quantitative Finance and Accounting, 13, 401-416.

Hanafi, Mamduh M & Halim, Abdul. (2005). Analisis laporan keuangan. Yogyakarta: UPP AMPYKPN

Hardiningsih Pancawati, & Rachmawati Meita Oktaviani. (2012). Determinan kebijakan hutang (dalam Agency Theory dan Pecking Order Theory). Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan, 1 (1), 11 – 24.

Hasan, Mudrika A. (2014). Pengaruh kepemilikan manajerial, FCF dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan utang (studi pada perusahaan-perusahaan industri dasar dan kimia yang terdaftar di BEI). Jurnal Akuntansi, 3 (1), 90 – 100.

Hasugian, C. (2010). Pengaruh FCF dan profitabilitas terhadap kebijakan hutang pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan. Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Hovakimian, A., Oplerand, T., dan Titman, S., (2001).The debt-equity choice. Journal ofFinancial and Quantitative Analysis, 36, 1-25.

Ike Pitriani, Poppy Indriani, & Andrian Noviardy. (2016). Pengaruh faktor akuntansi dan non akuntansi terhadap prediksi peringkat obligasi. Seminar Nasional GCA2016.

Indriantoro, Nur & Bambang Supomo. (2013). Metodologi penelitian bisnisuntuk akuntansi & manajemen. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Jensen, M., & Meckling, W. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3, 305– 360.

Jensen, M.C., & Meckling, W.H. (1986). Agency cost of FCF, corporate finance, and takeovers. American Economic Review, 76 (2), 323-329.

Kallapur, S., & Trombley, M. A. (1999). The Association between investment opportunity set proxies and realized growth. Journal of Business Finance and Accounting,26(3-4):505-519.

Kapitalisasi pasar. (2016, April 30). Retrieved from http://www.sahamok.com/emiten/kapitalisasi-pasar

Manan, Abdul. (2004). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan hutang pada industri keuangan yang go publik di BEJ tahun 1999-2002: Sebuah pendekatan agency theory. Tesis. Pascasarjana Universitas Diponegoro.

McConnell, J. J., & Servaes, H. (1990). Additional evidence on equity ownership and corporate value. Journal of Financial Economics, 27, 595–612.

Mulyono, Budi. (2009). Pengaruh debt to equity ratio, insider ownership, size dan investment opportunity set terhadap kebijakan dividen (studi pada industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2005-2007). Tesis. Pascasarjana Universitas Diponegoro

Myers, S. (1977). Determinant of corporate borrowing. Journal of Finance Economics 5, 147-176.

Nurwahyudi & Mardiyah. (2004). Pengaruh FCF terhadap utang. MediaRiset Akuntansi, Auditing & Informasi, 4 (2), 107-124 .

Ratih, Herdani Anindita Putri. (2015). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008 – 2014. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Dian Nuswantoro.

Ross, Stephen A., Westerfield, & Jaffe. (1999). Corporate finance (5th ed). Irwin

McGraw-Hill

Sartono, R. Agus. (2010). Manajemen keuangan : Teori dan aplikasi. Edisi keempat. Yogyakarta :BPFE-Yogyakarta.

Sekaran, Uma. (2006). Research methods for business ( metodologi penelitian untuk bisnis). Jakarta: Salemba Empat.

Steven & Lina. (2011). Faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan hutang perusahaan manufaktur. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 13 (3), 163 – 181.

Suastawan, I Putu. (2014). Pengaruh arus kas bebas dan profitabilitas pada kebijakan utang perusahaan real estate. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 9 (3), 684-694.

Subekti, Imam & Kusuma, I.W. (2001). Asosiasi antara set kesempatan investasi

dengan kebijakan pendanaan dan dividen perusahaan serta implikasinya

pada perubahan harga saham. Simposium Nasional

Akuntansi IV, Ikatan Akuntansi Indonesia, 820-845

Subramanyam, K.R, & Wild, Jhon J. (2013). Analisis laporan keuangan (edisi kesepuluh). Jakarta:Salemba Empat.

Susilawati, Christine Dwi Karya, Agustina, Lidya&Se Tin. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan hutang (perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia).Jurnal Keuangan dan Perbankan, 16, Hal. 1-20.

Tarjo & Hartono, J. (2003). Analisa FCF dan kepemilikan manajerial terhadap kebijakan hutang pada perusahaan publik di Indonesia. Makalah Seminar, Simposium Nasional Akuntansi VI, Ikatan Akuntansi Indonesia. 278-293.

Tjeleni, Indra E. (2013). Kepemilikan manajerial dan institusional pengaruhnya terhadap kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Jurnal EMBA, 1 (3), 129-139.

Wahidahwati. (2002). Pengaruh kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap kebijakan utang perusahaan: sebuah perspektif teori agensi. Simposium Nasional Akuntansi IV Ikatan Akuntansi Indonesia, 1084-1107.

Weston, J. Fred & Copeland, Thomas E. (1997). ManajemenKeuangan(Edisi 9). Binarupa Aksara

Yeniatie & Destriana, N. (2010). Faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan hutang pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 12 (1), 1-16.




DOI: https://doi.org/10.24815/jdab.v4i1.6628

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Accounting Department collaborated with IAI KAPd (Institute of Indonesia Chartered Accountant)
Faculty of Business and Economics
Syiah Kuala University
Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Indonesia - 23111
ISSN: 2355-9462, E-ISSN: 2528-1143

 

Creative Commons License
Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis by Prodi Akuntansi Universitas Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.usk.ac.id/JDAB/index.