HUBUNGAN KEPADATAN DERMATOPHAGOIDES SPP. DENGAN FREKUENSI SERANGAN ASMA PADA PENDERITA ASMA DI RS PARU JEMBER

Denaneer Rahmadatu, Erma Sulistyaningsih, Dini Agustina

Abstract


Abstrak. Asma merupakan gangguan inflamasi kronik saluran napas yang bersifat hiperesponsif yang ditandai adanya gejala episodik berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk, terutama pada malam hari atau dini hari. Sekitar 50-80% asma disebabkan oleh tungau debu rumah (TDR), khususnya Dermatophagoides pteronyssinus dan Dermatophagoides farinae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kepadatan Dermatophagoides spp. pada debu rumah dengan frekuensi serangan asma pada penderita asma di RS Paru Jember. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini yaitu 30 penderita asma di RS Paru Jember yang diambil menggunakan teknik simple random sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Peneliti melakukan interview mengenai frekuensi serangan asma dalam tiga bulan terakhir, mengambil debu dari ruang tamu dan ruang tidur pada rumah penderita asma, dan mengidentifikasi tungau debu rumah (TDR) yang ditemukan pada debu. Hasil uji Pearson mendapatkan nilai p=0,011 dan nilai r=0,475 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kepadatan Dermatophagoides spp. dengan frekuensi serangan asma dengan kekuatan korelasi sedang pada penderita asma di RS Paru Jember.

 

Kata Kunci: Dermatophagoides spp., Tungau Debu Rumah (TDR), Asma

 

Abstract. Asthma is a chronic inflammatory disorder of the respiratory system characterized by recurrent episodes of wheezing, shortness of breath, chest tightness, and cough, particularly at night or early morning. About 50-80% of asthma is caused by house dust mite (HDM), especially Dermatophagoides pteronyssinus and Dermatophagoides farinae. This study aimed to investigate the correlation between the density of Dermatophagoides spp. and the frequency of asthma attacks in asthmatic patients at Jember Pulmonary Hospital. This study was an observational analytic study with a cross-sectional design. Respondents were 30 asthmatic patients at Jember Pulmonary Hospital matched with inclusion and exclusion criteria and chose by simple random sampling. Respondents were interviewed about the frequency of asthma attacks in the last three month,s and the hose dust from the living and sleeping rooms were collected for identification of house dust mites (HDM). The pearson test showed a value of p=0.011 and r=0.475. It can be concluded that there is a significant correlation with the moderate strenght between the density of Dermatophagoides spp. and the frequency of asthma attacks in the asthmatic patient at Jember Pulmonary Hospital.

 

Keywords: Dermatophagoides spp., House Dust Mites (HDM), Asthma


Keywords


Dermatophagoides spp., Tungau Debu Rumah (TDR), Asma; Dermatophagoides spp., House Dust Mites (HDM), Asthma

References


Daftar Pustaka

Global Initiative for Asthma (GINA). Pocket Guide for Asthma Management and prevention 2011. 2011 [Diakses pada 3 Oktober 2018]. Tersedia di: http://www.ginasthma.org

Depkes RI. You can control your asthma. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI; 2015.

World Health Organization (WHO). Asthma. 2017 [Diakses pada 3 Oktober 2018]. Tersedia di: https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/asthma

Kemenkeu. Indonesia dalam bayang-bayang middle income trap. 2017 [Diakses pada 13 November 2018]. Tersedia di: https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/artikel-dan-opini/indonesia-dalam-bayang-bayang-middle-income-trap/

Depkes RI. Riset Kesehatan Dasar Indonesia 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI; 2018.

Ardinata, D. Eosinofil dan Patogenesa Asma. Majalah Kedokteran Nusantara. 2008; 41(4): 268-273.

Natalia, D. Peranan alergen tungau debu rumah (Der p1 dan Der p2) dalam reaksi alergi. Cermin Dunia Kedokteran. 2015; 42(4): 251-255.

Ikbal IS, Sorisi AM, Pijoh VD. Gambaran faktor lingkungan yang berperan pada rumah yang ditemukan tungau debu di Kota Manado. Jurnal e-Biomedik. 2015; 3(2): 558-561.

Kristin SP, Tuda JS, Wahongan GJ. Jenis dan Kepadatan Tungau Debu Rumah di Kelurahan Malalayang 1 Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal e-BioMedik. 2015; 3(3): 706-710.

Widiastawan KA, Wahongan GJ, Bernadus JB. Jenis dan kepadatan tungau debu rumah di Kelurahan Malalayang Dua Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal E-Biomedik. 2015; 3(3):733-737.

Kawulur YC, Tuda JS, Wahongan GJ. Jenis dan kepadatan tungau debu rumah yang ditemukan di Kelurahan Teling Bawah Kecamatan Wenang Kota Manado. eBiomedik. 2013;1: 1081-4.

Walangare KR, Tuda JS, Runtuwene J. Tungau debu rumah di Kelurahan Taas Kecamatan Tikala Manado. Jurnal E-Biomedik. 2013; 1(1): 439-444.

Depkes RI. Riset Kesehatan Dasar Indonesia 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI; 2013.

Nurhidayati I, Utami ST. Kondisi kesehatan lingkungan fisik rumah dengan kasus asma akut di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur tahun 2012. Studi Kasus. Depok: Universitas Indonesia; 2013

Saily S, Adrianison, Bebasari E. Gambaran Faal Paru dan Skoring Asthma Control Test (ACT) Penderita Asma Rawat Jalan di Poliklinik Paru RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Kedokteran. 2014; 1(2): 1-14.

Yung JA, Fuseini H, Newcomb DC. Hormones, Sex, and Asthma. Annals of Allergy. Asthma and Immunology. 2018;120:488-494.

Lange P, Parner J, Prescott E, Ulrik CS, Vestbo J. Exogenous Female Sex Steroid Hormones and Risk of Asthma and Asthma-Like: a Cross Sectional Study of the General Population. Thorax. 2001;56:613-616

Wahyuni AH, Yulia. Prevalensi Faktor-Faktor Pencetus Serangan Asma pada Pasien Asma di Salah Satu Rumah Sakit di Jakarta. Depok: Program Sarjana Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia; 2014

Mantu BG, Wahongan GJ, Bernadus JB. Hubungan kepadatan tungau debu rumah dengan derajat rinitis alergi. eBiomedik. 2016;4(1).

Wolagole L. Gambaran Pengetahuan dan Sikap dalam Mengontrol Kekambuhan Asma pada Pasien Asma Bronkial Rawat Jalan Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Skripsi. Salatiga: Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Satya Wacana; 2012.

Hidayati P. Hubungan antara Pengetahuan tentang Pencegahan Asma dengan Kejadian Kekambuhan pada Penderita Asma di Wilayah Kerja Puskesmas Ngoresan Surakarta. Surakarta: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2015.

Yunus F. The Asthma Control Test: a New Tool to Improve the Quality of Asthma Management. Dalam Buku Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. Editor: Suryanto, E., Suradi, Reviono, R. A., Widysanto, dan Widiyawati. Surakarta: Indah Camp; 2005.

Notoatmodjo S. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2003.

De Breving RFR, Tuda JSB, Wahongan GJP. Tungau debu rumah yang ditemukan di Kelurahan Perkamil Kecamatan Paal 2 Kota Manado. eBiomedik. 2013;1:859-62.

Ponggalunggu WF, Pijoh VD, Wahongan GJ. Jenis dan kepadatan tungau debu rumah pada beberapa habitat di rumah penderita penyakit alergi. eBiomedik. 2015;3:254-60.

Thomas WR. Geography of house dust mite allergen. Journal Allergy Immunol. 2010;28: 211-224.

Hadi UK. Tungau debu, Dermatophagoides. 2014 [Diakses pada 3 Oktober 2018]. Tersedia di: http://upikke.staff.ipb.ac.id/files/2014/06/Tungau-debu-Dermatophagoides1.pdf.

Denmark HA dan HL Cromroy. House Dust Mites, Dermatophagoides spp. (Arachnida: Acari: Pyroglyphididae). 2017 [Diakses pada 12 Oktober 2018]. Tersedia di: http://edis.ifas.ufl.edu/in216.

Subahar R, Widiastuti, Aulung A. Prevalensi dan Faktor Risiko Tungau Debu Rumah di Pamulang (Tangerang) dan Pasar Rebo (Jakarta). Jurnal Profesi Medika. 2016; 10(1): 1-11.

Wahongan GJ, Sembel DT, Tulung M, Satoto TB. Types and Density of House Dust Mites Found among Different Habitats in Houses in North Sulawesi Province, Indonesia. Journal of Entomology and Zoology Studies. 2017; 5(2): 681-685.

The Weather Channel. National and Local Weather Radar, Daily Forecast, Hurricane, and Information. 2019 [Diakses pada 18 April 2018]. Tersedia di: https://weather.com/.

Soltani A, Azizi K, Saleh V, Dabaghmanesh T. The fauna and distribution of house dust mites in residential homes of Bandar Abbas District, Southern Iran. Exp Appl Acarol. 2011;54:269-76.

Sungkar S. Artropoda penyebab alergi dan reaksi toksin. Dalam Buku Ajar Parasitologi Kedokteran. Editor: I. Sutanto, I. S. Ismid, P.K. Sjarifuddin, dan S. Sungkar. Jakarta: Badan penerbit FKUI; 2016. p. 289-291.

Hohakay YA, Wahongan GJP, Bernadus JBB. Jenis dan kepadatan tungau debu rumah di Kelurahan Kleak Kecamatan Malalayang Kota Manado. eBiomedik. 2017;5:1-5.

Calderon MA, Linneberg A, Tebbe JK, Blay FD, Rojas DH, Virchow JC, Demoly P, et al. Respiratory Allergy Caused by House Dust Mites: What Do We Really Know?. J Allergy Clin Immunol. 2015; 136(1): 38-48.

Zock JP, Brunekreef B, Kampschreur AA, Roosjen CW. House Dust Mite Allergen in Bedroom Floor Dust and Respiratory Health of Children with Asthmatic Symptoms. European Respiratory Journal. 1994;7:1254-1259.

Boquete M, Iraola V, Caldas EF, Villaroel LA, Carballada FJ, Cuesta CG, Rico MR, Orjales RN, Parra A, Mera MT, Varela S, Vidal C, et al. House Dust Mite Species and Allergen Levels in Galicia, Spain: a Cross-Sectional, Multicenter, Comparative Study. Journal of Investigational Allergology and Clinical Immunology. 2006; 16(3): 169-176

Collof MJ. Dust mites. Dordrecht: Springer Netherlands; 2009.


Full Text: PDF

DOI: 10.24815/jks.v19i2.18058

Refbacks

  • There are currently no refbacks.