Hubungan jumlah trombosit dengan kadar hematokrit pada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) usia 6-11 tahun di RSUD Cut Meutia Aceh Utara tahun 2019
Abstract
Penyakit DBD adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Perjalanan penyakit ini sangat cepat dan sering menjadi fatal karena banyak pasien yang meninggal akibat penanganannya yang terlambat terutama pada anak-anak karena kurang mampu mengompensasi kebocoran kapiler sehingga menyebabkan syok dan kematian. Jumlah trombosit dan kadar hematokrit merupakan parameter laboratorik yang diperlukan untuk memantau perkembangan DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah trombosit dengan kadar hematokrit pada pasien DBD usia 6-11 tahun di RSUD Cut Meutia Aceh Utara tahun 2019. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien dengan diagnosis DBD usia 6-11 tahun oleh dokter spesialis anak dan di rawat inap di RSUD Cut Meutia Aceh Utara tahun 2019 yang memenuhi kriteria. Penelitian ini menggunakan catatan rekam medik dan menganalisisnya menggunakan uji korelasi spearman. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah 34 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis univariat didapatkan mayoritas pasien memiliki jumlah trombosit rendah (55,9%) dan kadar hematokrit normal (58,8%). Analisis bivariat mendapatkan nilai (p-value = 0,091) dan nilai (r = -0,295). Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara jumlah trombosit dengan kadar hematokrit pasien DBD usia 6-11 tahun.
Keywords
DHF, children, hematocrit, platelets
DOI: 10.24815/jks.v22i2.22260
Refbacks
- There are currently no refbacks.