Perlukaan Tajam Pada Pelaku Perjudian

vernando parlindungan simanjuntak

Abstract


Dalam tahun 2016 hingga 2018, Badan Pusat Statistik mencatat perubahan signifikan pada orang yang mengalami luka ringan dan luka berat hingga mengakibatkan kematian. Data luka ringan pada tahun 2016 tercatat 120.532 orang, sedangkan pada tahun 2018 tercatat 130.571 orang. Data luka berat pada tahun 2016 tercatat 20.075 orang, sedangkan pada tahun 2018 tercatat 13.315 orang. Mekanisme benturan (crushing) mungkin memiliki efek pada penyembuhan luka dan jaringan parut dan peningkatan risiko infeksi pada jaringan yang rusak. Luka sayat (incised wound) dihasilkan oleh tepi yang tajam dan biasanya lebih panjang dari yang dalam. Kematian pada kasus luka tajam ketika organ vital terluka, dan jika ditemukan ada satu luka tusukan pada ekstremitas juga bisa terbukti fatal jika merusak pembuluh darah besar.


References


Statistik BP. Badan Pusat Statistik. In: statistik luka [Internet]. Available from: https://www.bps.go.id/indicator/17/513/1/jumlah-kecelakaan-korban-mati-luka-berat-luka-ringan-dan-kerugian-materi.html

Indonesia KK dan informatika R. data aduan masyarakat. In: Aduan masyarakat 2020 [Internet]. Available from: https://www.kominfo.go.id/statistik

Yudianto A. bab 5. traumatologi forensik. In: Yudianto A, editor. ilmu kedokteran forensik. 1st ed. scopindo media pustaka; 2020. p. 63.

Heather V. Rozzi, MD F. Laceration or Incised Wound: Know the Difference. 2014; Available from: https://www.acepnow.com/article/laceration-incised-wound-know-difference/

Byers SN. Introduction to Forensic Anthropology. In: fifth edit. new york: Pearson Education; 2017.

Valoriani S, Eliopoulos C, Borrini M. Sharp force trauma death in a young individual from medieval gloucester. Am J Forensic Med Pathol. 2017;38(2):111–4.

Hugar BS, Bhagavath P, Harish SH, Anitha S. Atypical fatal entry wound to the thigh--a case report. Med Leg J. 2014;82(3):116–8.

Parlindungan V, Rahayu P, Solichin S. Medico-legal neck stab wound on deadly masseuse: A case report. Malaysian J Med Heal Sci. 2021;17:180–2.


Full Text: PDF

DOI: 10.24815/jks.v22i1.23563

Refbacks

  • There are currently no refbacks.