Hubungan frekuensi penimbangan, penggunaan garam beryodium dan pemberian vitamin A dengan kejadian underweight pada balita di Puskesmas Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe
Abstract
Balita merupakan kelompok beresiko terhadap masalah gizi. Penyebab masalah gizi sangat beragam, diantaranya yaitu kurangnya asupan makanan, penyakit yang diderita, pola asuh dan masih banyak penyebab lainnya. Salah satu masalah pola asuh yang sering terjadi ialah anak tidak ditimbang secara teratur. Yodium adalah salah satu zat gizi yang berhubungan dengan pertumbuhan anak, selain itu anak yang mengalami gizi buruk biasanya menderita kekurangan Vitamin A sebagai akibat asupan zat gizi mereka yang sangat kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran frekuensi penimbangan, penggunaan garam beryodium, pemberian vitamin A dan gambaran underweight pada balita di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe, menghitung faktor risiko frekuensi penimbangan, penggunaan garam beryodium, pemberian vitamin A dan underweight menggunakan model regresi logistic, menghasilkan model untuk memprediksi tingkat risiko underweight pada balita. Rancangan penelitian ini adalah penelitian menggunakan desain cross sectional untuk menghitung faktor risiko underweight menggunakan model regresi logistik yang diambil pada satu waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan nilai karakteristik kategori status gizi responden yang terbanyak adalah kategori normal (94,8%) dan sedikit yang mengalami underwight (5,2%), responden melakukan penimbangan lebih 4 kali dalam 6 bulan (76,0%) dan responden yang melakukan penimbangan kurang 4 kali (24,0%), mayoritas menggunakan garam beryodium (78,1%), dan yang tidak menggunakan garam beryodium kategori rendah (21,9%) dan seluruh responden mendapatkan vitamin A (100%). Pemberian vitamin A dengan kejadian underweight menunjukkan bahwa balita yang mendapatkan Vitamin A warna biru sejak umur 6 bulan memiliki peluang sebesar 37% untuk terhindar dari risiko. Disimpulakan bahwa penimbangan dilakukan lebih dari 4 kali pada balita, pengunaan garam beryodium hampir seluruhnya, sedangkan seluruhnya diberikan vitamin A dengan gizi kategori normal. Frekuensi penimbangan, pengunaan garam beryodium tidak berhubungan dengan kejadian underwight,sedangkan pemberian vitamin A berhubungan dengan kejadian underwight dan berpeluang terhindar dari resiko tersebut.
Keywords
References
Ariyanti T. (2016). Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Bagi Tumbuh Kembang Anak. J Din Pendidik Dasar;8(1).
Afifa IT, Sambo CM, Medise BE. IDAI (Bagian 1). Pentingnya Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. 2016.
Agustin, H., Budiman, H., & Faiza, Y. 2015. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gangguan Akibat Kekurangan Yodium di Kecamatan Koto Tangah. Jurnal Kesehatan Komunitas, 2 (6): 262-269.
Almatsier. S.Vitamin A. Buku Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 2001. Hal152-166.
Almatsier, Sunita., dkk. Gizi Seimbang Dalam Daur Kehidupan. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 2017.
Amalia, L., Dkk. 2015. Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Gizi Ibu Terkait Iodium dan Pemilihan Jenis Garam Rumah Tangga Di Wilayah Pegunungan Cianjur. Jurnal Gizi Pangan, 133-140.
Arisman. Gizi dalam Daur Kehidupan. Buku Ajar Ilmu Gizi. EGC. Jakarta. 2014.
Almatsier S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT.Gramedia Pustaka. Jakarta. 2009. Hal269–277.
Arso S, Sriatmi A, Susilowati A. 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Program Pemberian Kapsul Vitamin A Pada Ibu Nifas Oleh Bidan Desa Di Wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. J Kesehat Masy. 3(2):30–40.
Ardi DA, Candra A, Dieny FF. 2020. Asupan Vitamin A Dan Seng (Zn) dengan Kejadian Dermatitis Pada Balita Usia 2-5 Tahun Di Kelurahan Jomblang Kecamatan Candisari Kota Semarang. J Media Gizi Mikro Indones. 11(2):93–106.
Asfianti F, Nazir HM, Husin S, Theodorus T. 2016. Pengaruh Suplementasi Seng dan Vitamin A Terhadap Kejadian ISPA dan Diare pada Anak. J Sari Pediatr. 15(2):93.
Azrimaidaliza. 2007. Vitamin A, Imunitas dan Kaitannya dengan Penyakit Infeksi. J Kesehat Masy.1(2):90–96.
Budiono I. 2013. Pengembangan Model Indeks Pembangunan Gizi. J Kesehat Masy. 8(2):166–175.
Dylan Trotsek. 2017. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Program Pemberian Kapsul Vitamin A Pada Ibu Nifas Oleh Bidan Desa Di Wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. J Chem Inf Model. 110(9):1689.
Depkes RI. 2003. Pedoman Umum Gizi Seimbang (Panduan untuk Petugas). Jakarta.
Devi, M. 2012. Hubungan Penggunaan Garam Beryodium dengan Pertumbuhan Linier Anak. Jurnal TIBBS (Teknologi Industri Boga dan Busana), 3 (1):52-57.
Direktorat Kesehatan Masyarakat. 2016. Pemantauan Status Gizi. Jakarta.
Erlangga, Yoga Pratama. Skripsi. Hubungan Frekuensi Konsumsi Bahan Makanan Sumber Yodium Dengan Fungsi Kognitif Anak dan Prestasi Belajar Anak Sekolah Dasar Penderita Gaky Di SD Negeri Ngargoyoso 2 Kabupaten Karanganyar. 2021.
Ernawati F, Sandjaja. 2015. Status Vitamin A Anak 12-59 Bulan dan Cakupan Kapsul Vitamin A di Indonesia (Vitamin A status of Indonesian children 12-59 months of age and the coverage of high-dose vitamin A capsules). J Penelitian Gizi dan Makanan.;38(2):157–165.
Ernawati F and S. 2015. Vitamin a Status of Indonesian Children 12-59 Months of Age and the. J Penelit Gizi dan Makanan. 38(2):157–165.
Ferdiyus. Profil Kesehatan Aceh 2018.
Gibney, Michael J, et al. Public Health Nutrition. Diterjemahkan oleh dr. Andry Hartono dengan judul Gizi Kesehatan Masyarakat. EGC. Jakarta. 2009.
Gusti Ayu M.P dan NI Komang E. 2013. Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Rumah Tangga terhadap Garam Beryodium di Desa Lodtuduh Wilayah Kerja UPT Kesehatan Masyarakat Ubud, Community Healt,Volume 1.
Handayani, E., Saraswati, D. D., & Munayarokh. 2013. Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Penggunaan Garam Beriodium di Wilayah Puskesmas Borobudur Kabupaten Magelang. Jurnal Kebidanan, 2 (5): 20-27.
Handayani DS, Sulastri A, Mariha T, Nurhaeni N. 2017. Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak dengan Orang Tua Bekerja. J Keperawatan Indones;20(1):48–55.
Healthline Media. 2018. Underweight health risks: Causes, symptoms, and treatment Retrieved from https://www.medicalnewstoday.com/articles/321612#causes
Hustagol, manna wulandari. Skripsi. Pengaruh Pemberian Stick Ikan Tamban Terhadap Peningkatan Status Gizi (Imt Dan Lila) Remaja Putri Yang Underweight Di SMA Muhammadiyah Lubuk Pakam Deli Serdang. 2019.
DOI: 10.24815/jks.v22i3.23672
Refbacks
- There are currently no refbacks.