Pemberian Mesenchymal Stem Cell Wharton’s Jelly mampu meningkatkan kadar albumin serum pada tikus model sirosis hati
Abstract
Sirosis hati merupakan penyakit hati kronis yang ditandai dengan perkembangan histologis dari nodul regeneratif yang dikelilingi oleh pita fibrosa yang mengubah struktur hati normal sehingga menyebabkan berkurangnya massa hati yang fungsional. Sirosis hati akan menyebabkan penurunan sintesis albumin, sehingga kadar albumin serum akan mengalami penurunan. Stem cell dapat berdiferensiasi menjadi sel mirip hepatosit. Sel mirip hepatosit yang terbentuk dari pemberian stem cell akan menghasilkan albumin sehingga kadar albumin akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mesenchymal stem cell Wharton’s Jelly terhadap kadar albumin serum pada tikus model sirosis hati. Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan pendekatan posttest- only control group design. Penelitian ini dilakukan di gedung animal house Fakultas Farmasi Universitas Andalas dan Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Waktu penelitian mulai dari bulan Mei sampai Desember 2021. Untuk mengetahui pengaruh pemberian mesenchymal stem cell Wharton’s Jelly dengan kadar albumin serum, maka dilakukan analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis serta uji Post Hoc. Hasil dinyatakan bermakna jika p<0,05. Hasil menunjukkan rerata kadar albumin serum pada tikus model sirosis hati yang diberikan mesenchymal stem cell Wharton’s Jelly sebesar 3,51 g/dl, sedangkan pada tikus yang tidak diberikan mesenchymal stem cell Wharton’s Jelly sebesar 3,09 g/dl. Pada uji Kruskal-Wallis didapatkan nilai p=0,005 (p<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian mesenchymal stem cell Wharton’s Jelly terhadap kadar albumin serum.
DOI: 10.24815/jks.v23i1.24544
Refbacks
- There are currently no refbacks.