Hubungan usia dengan patologi anatomi pada kanker ovarium di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin periode September 2020 - September 2022

Tengku Puspa Dewi, Fonna Indriyani, Rezza Fitriansyah Nasution

Abstract


Abstrak. Kanker ovarium adalah pertumbuhan sel abnormal yang berasal dari ovarium dimana sel membelah diri dengan cepat dan menyerang jaringan tubuh yang sehat. Penyakit ini merupakan penyebab utama kematian pada wanita dan sering tidak terdeteksi yang dapat dengan mudah menyebar ke organ peritoneum sehingga sering terdeteksi pada tahap lanjut. Pembedahan dan kemoterapi adalah standar perawatan utama meskipun angka kekambuhan yang tinggi setelah perawatan awal. Pemeriksaan patologi anatomi adalah standar emas untuk mendiagnosis dan mengidentifikasi patologi anatomi kanker ovarium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dengan pemeriksaan patologi anatomi pada pasien kanker ovarium di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif analitik yang dilakukan dengan mengumpulkan rekam medis di bagian Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh selama September 2020-Spetember 2022. Penelitian ini menggunakan pengambilan sampel dengan consecutive sampling terhadap semua wanita dengan kanker ovarium yang berobat ke RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh selama September 2020-Spetember 2022 kemudian mengevaluasi hubungan antara usia dan temuan histopatologi. Terdapat 119 pasien dengan kanker ovarium selama September 2020 hingga September 2022, di mana 70 pasien (63,9%) berada pada usia > 45 tahun. Terdapat 39 pasien (32,85%) yang tergolong stadium IIIA. Hasil pemeriksaan patologi anatomi memperlihatkan terdapat 103 pasien (86,6%) dengan tipe epitel dan 16 pasien (13,4%) dengan tipe non-epitel. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan hasil patologi anatomi (p value ≤ 0,05)

Kata kunci: Kanker ovarium, usia, patologi anatomi

 

 

Abstract. Ovarian cancer is the abnormal growth of cells that originates in the ovaries in which the cells multiply quickly and invade healthy body tissue. It is the leading cause of death in women and often goes undetected which can easily spread to peritoneal organs and often detected at an advanced stage. Surgery and chemotherapy are the standard line of care treatment even though a high recurrence after the initial treatment. Histopathology evaluation is the gold standard for diagnosing and identifying the histological types of ovarian cancer. This study aims to determine the relationship between age and the histopathology evaluation of ovarian cancer patients at dr. Zainoel Abidin General Hospital Banda Aceh. This is a retrospective analytic study that was conducted by collecting medical record in Obstetrics and Gynecology Ward in Dr. Zainoel Abidin General Hospital Banda Aceh during September 2020-Spetember 2022. We use consecutive sampling of all women with ovarian cancer then evaluated the relationship between the age and histopathology findings. There are 119 patient with ovarian cancer during September 2020 to September 2022, of which 70 patients (63.9%) were at the age of > 45. There were 39 patients (32.85%) classified at stage IIIA.  Histopathology findings revealed there were 103 patients (86.6%) with epithelial type and 16 patients (13.4%) with non-epithelial type. There was a significant relationship between age and anatomical pathology results (p value ≤ 0.05)

 

Keywords: Ovarian cancer, age, histopathology


References


Daftar Pustaka

Armstrong DK, Alvarez RD, Bakkum-Gamez JN, Barroilhet L, Behbakht K, Berchuck A, et al. Ovarian cancer, version 2.2020. JNCCN Journal of the National Comprehensive Cancer Network. 2021 Feb 2;19(2):191–226.

Simamora RPA, Hanriko R, Sari RDP. Hubungan Usia, Jumlah Paritas, dan Usia Menarche Terhadap Derajat Histopatologi Kanker Ovarium di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2015-2016. Majority. 2018;7(2):7–13

Stewart C, Ralyea C, Lockwood S. Ovarian Cancer: An Integrated Review. Vol. 35, Seminars in Oncology Nursing. W.B. Saunders; 2019. p. 151–6.

Nababan, E., Sihotang, J., Sasputra, I. N., & Damanik, E. (2021). Faktor Risiko Kanker Ovarium Jenis Epitelial Di RSUD Prof. Dr.W.Z Johannes Kota Kupang Nusa Tenggara Timur Tahun 2016-2019. Cendana Medical Journal (CMJ), 9(2), 198

Tuffahati, H., Budi Ali.G., Alamsyah, A., Kemala., Febri., Gambaran Karakteristik Klinis dan Histopatologi Kanker Ovarium Anak di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science. Obgynia, Volume 5 Nomor 1 Maret 2022

ray F, Ferlay J, Soerjomataram I, Siegel RL, Torre LA JA. Global cancer statistics 2018: GLOBOCAN estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries. CA Cancer J Clin. 2018;68(6):394–424.

WHO. International Agency for Reseach on Cancer. Press Release-Global Cancer Data. Cancer Burden rises to 18.1 million new cases and 9.6 million cancer deaths in 2018. 2018; [internet] O cancer-U incidence statistics. Ovarian Cancer Statistic. Alliance, Atlanta: ovarian cancer national. 2000;

Rezkin P. Hubungan antara usia pasien dan derajat keganasan tumor ovarium primer tipe sel benih di Jakarta selama 10 tahun (1997-2006). Universitas Indonesia; 2009.

Fadillah,A dan Andi,F.2019. Tumor Ganas Ovarium Residif Metastasis Karsinoma Musin Ke Umbilikus, Peritoneum dan Cairan Asites Tanpa Ditemukan Tanda Keganasan Pada Pemeriksaan Histopatologi Pasca Operatif Sebelumnya. Andalas Obstetrics and Gynecology Journal.3(2):82-89.

Dwilestari A. Karakteristik Penderita Kanker Ovarium di RS. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode 1 Januari 2015-31 Desember 2016. Universitas Hasanuddin Makassar; 2017.

Fachlevy AF, Abdullah Z RSS. Faktor Risiko Kanker Ovarium di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makasar. Jurnal FKM UNHAS. 2012;

Kurman RJ SIM. The Origin and Pathogenesis of Epithelial Ovarian Cancer: A Proposed Unifying Theory. Am J Surg Pathol. 2010;34:433–43.

Johari AB SF. Insidensi Kanker Ovarium Berdasarkan Faktor Risiko di RSUP Haji Adam Malik Tahun 2008-2011. E-Jurnal FK USU. 2013;1(1):1–6.

Nababan EHF, Sihotang J, Sasputra IN, Damanik EMBr. Faktor Risiko Kanker Ovarium Jenis Epitelial Di RSUD Prof. Dr.W.Z Johannes Kota Kupang Nusa Tenggara Timur Tahun 2016-2019. Cendana Medical Journal (CMJ). 2021;9(2).

Ananti Y, Sari F. Hubungan Sosiodemografi Wanita Usia Subur Dengan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks Metode Iva. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu. 2020;11(1):76–83.

Ariani P. Gambaran Karakteristik Penderita Kanker Ovarium Yang Menjalani Rawat Inap Di Rumah Sakit H. Adam Malik Medan Periode 2011. Universitas Sumatera Utara; 2012.

Agusweni T, Dewi YI, Erwin E. Gambaran Faktor Risiko Insiden Kanker Ovarium Di Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau. Jurnal Ners Indonesia. 2020;11(1):36.

Mommenimovahed Z, Tiznobaik A Taheri S SH. Ovarian cancer in the world: Epidemiology and risk factors. Int J Womens Health. 2019;11:287–99.

Gajjar, K., Ogden, G., Mujahid, M. I., & Razvi K. Symptoms and risk factors of ovarian cancer: a survey in primary care. 2012;

Saragih NP, Sinurat S. Implementasi Algoritma Region Growing Monitoring Stadium Kanker Ovarium Berdasarkan Hasil Citra CT Scan. Pelita Informatika : Informasi dan Informatika. 2021;10(1).

Kurman RJ, Ellonson LH RBM. Blaustein’s Pathology of the Female Genital Tract. New York: Springer; 2011. 869–877 p.


Full Text: PDF

DOI: 10.24815/jks.v23i1.30461

Refbacks

  • There are currently no refbacks.