Faktor yang mempengaruhi bidan dalam inisiasi laktasi di klinik bersalin Kota Banda Aceh - Nanggroe Aceb Darussalam
Abstract
Abstrak. Pemberian ASI direkomendasikan untuk diberikan segera tau 30 menit hingga l jam setelah bayi lahir. Inisiasi menyusui dini akan mempengaruhi kelancaran suplai ASI dan mencegah morbiditas dan mortalitas bayi yang disebabkan karena infeksi. Namun, beberapa penelitian meounjukkan bahwa inisiasi menyusui dim masih jarang dilakukan karena beberapa faktor seperti peagetahuan ibu dan bidan yang membantu persalinan ibu. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap dan durasi kerja bidan uotuk proses inisiasi rnenyusui dini di klinik bersalin. Penelitian dilakukan secara kuantitaf observasional dengan desain cross-sectional. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Sampel dipilih secara purposif dari klinik bersalin di Banda Aceh. Data di analisis secara univariat, bivariat dengan Chi Square dan multivariate dengan regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan bidan berpengaruh terhadap inisiasi menyusui dim (p<0.05), sementara variable sikap dan waktu yang disediakan bidan, tidak mempengaruhi inisiasi ini. Hasil anaisis multivariat menunjukkan hal yang sama dimana pengetahuan bidan berpengaruh terhadap inisiasi menyusui dini (p= 0,049 OR= 3,87 (95% - Cl:1.00-14.86), dan variabel sikap dan waktu yang disediakan bidan, tidak mempengaruhi inisiasi. (JKS 2009;2:51-56)
Kata L.,mci : Pengetahuan, sikap, durasi kerja, bidan, inisiasi menyusui dini
\,.;
( '
Abstract. Breastfeeding is recommended soon or 30 minutes to an hour after childbirth. Breastfeeding or initiation of lactation will affect successful continuity of breast milk supply and prevent infant morbidity and mortality caused by infection. However, some studies convey that the prevalence of lactation initiation is still relatively low due to factors of mothers and midwives who assist childbirth. This study have done to identify the effect of knowledge, attitude and duration of occupation of midwives to lactation initiation at maternity clinic of Banda Aceb Municipality. It was a quantitative observational study with cross sectional design. Qualitative data were obtained through indepth interview. Samples were purposively chosen from all midwives working at maternity clinic of Banda Aceh Municipality. Data analysis used univariable, bivariable with Chi square and multivariable with logistic regression. The result of bivariable analysis showed that kno.wledge of midwives affected lactation initiation (p<0.05) whereas variable of attitude and duration of midwives' occupation did not affect lactation initiation. The result of multivariable analysis showed that knowledge of midwives affected lactation initiation (p= 0,049 OR= 3,87 (95% - Cl: 1.00 - 14.86 ). Variables of knowledge of midwives affected lactation initiation whereas variable of attitude and duration of midwives' occupation did not affect lactation initiation. (JKS 2009;2:Sl-56)
Keywords : Knowledge, attitude, duration of occupation, midwives, lactation initiation
Keywords
References
Daftar pustaka
Perinasia, (2004) Persiapan dan Teknis Menyusui,
Langkah-Langkah Menuju Keberhasilan, dalam
Manajemen Laktasi, Jakarta
Depkes RI, (2002) M.anajemen Laktasi, Buku
Panduan bagi Bidon don Petugas Kesebatan di
Puskesmas, Jakarta
Depkes RI, (2004), " Memulai Pemberian ASI "
dalam asuban persalinan normal, Jakarta : 4-7-4-10. •
UNICEF, WHO/ID.AI. (2005) Kebijakan Pemberian
Makan pada Bayi, dalam Pemberian Malaman Bayi,
Jakarta
lrawati A, P. Junadi, (1996) Pola lnisiasi ASI dan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan
Keterlambatan Inisiasi ASI di Indonesia, Gin Indon,
: 80-93
Pikawati, S. Syafiq, A (2003) Hubungan antara Menyusui Segera (Immediate Breast Feeding) dan Pemberian ASI Ekslusif sampai dengan empat bulan, Jumal Kedokteran Trisaktt Vol. 22 No. 2: 47-55
Rahardjo, S. (2006) Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI satu jam pertama setelah melahirkan, Jumat Kesebatan MasyaralaJtNasional, Vol I No. I: 11•17
Rahaju, S. (2002) Determinan keberhasilan Praktek Menyusui Dini di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi di Surakarta, Tesis Pascasarajana Program Stud/ I/mu Kesehatan Masyarakat KJA Kesehatan Reproduksi UGM, Yogyakarta
Edmond, M K. Zandoh C, Quiqley A M, Etego A. S,
_Aqyei 0. S, Kirkwood R. B, (2006) Delayed Breast Feeding Initiation Increases Risk of Neonatal Mortality, Journal of The American Academy of Pediatrics; 117; e 380-e 386.
Brodribb, W, Jackson C. Fallon B, A Hegney, D (2007), "Breast Feeding and The Responsibilities of GPs, "Australian Family Physician Vol 36 No 3:
-285. .
Hamzah, E, Suroto, (1997) Program Laktasi dan Kesiapan Petugas Kesehatan adalah Kunci Keberhasilan Laktasi dalam Soetjiningsih ASJ petunjuk untuk tenaga kesebatan; EGC, Jakarta
Coutinho, B.S Lima C, M. Ashworth, A. Lira C, P. (2005) The Impact of Training Based on The Baby Friendly Hospital Initiative on Breast Feeding Practices in The North East of Brazil, Journal The Pedtatria, 81: 471-477
Luther, K, C. Escamilla P, R. SedaU A, Sanghvi, T.
Teruya, K. Wickham, C. (1997) The Effectiveness of Hospital Based Program to Promote Exclusive Breast Feeding Among Low-income Women in Brazil,
American Journalof PublicHealth: 87: 659-663
Chen A Rogen Wj, (2004), "Breast Feeding and The Risk of Post-Noenatal Death in The United States," Pediatrics 113:435-439.
Elytha, F. (1994) "Hubungan faktor tndividu, Motivasi, Sosial Budaya dan Penunjang Kegiatan dengan Penampilan Kerja Bidan di Desa Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Utara tahun
". Tesis S2 Program Pasca Sarjana, Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Jakarta.
Aidam A, B. Escamilla, P. R. Lartey, A (2005)
Lactation Counseling Increases Exclusive Breast
Feeeding Rates in Ghana, The Journal of Nutrition:
-169
Refbacks
- There are currently no refbacks.