MAKIAN DALAM BAHASA GAYO LUES

Dika Armaya, Mohd. Harun, Muhammad Iqbal

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Makian dalam Bahasa Gayo Lues”. Rumusan masalahnya adalah referen apa saja yang terdapat dalam makian berbahasa Gayo dalam masyarakat Gayo Lues. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan referen yangterdapat dalam makian berbahasa Gayo dalam masyarakat Gayo Lues. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian diperoleh melalui teknik rekam, teknik simak libat cakap, dan teknik catat. Teknik untuk menganalisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah (1) mentrasnkripsikan data wawancara berupa audio menjadi dokumen, (2) menyeleksi data berdasarkan kategori masing-masing sehingga didapatkan data yang relavan terkait makian dalam bahasa Gayo dialek Gayo Lues, (3) menginput data yang telah diklasifikasikan ke dalam kartu data, dan (4) menganalisis data dengan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, referen yang terdapat dalam berbahasa Gayo pada masyarakat Gayo Lues adalah referen keadaan, binatang, makhluk halus, benda, istilah agama, bagian tubuh manusia, kekerabatan, manusia, sifat, aktivitas, sumpah keadaan, profesi, dan penyakit.Makian dalam bahasa Gayo di Kabupaten Gayo Lues lebih condong pada referen binatang, benda, makhluk halus, kekerabatan, bagian tubuh manusia dan sifat karena sangat mudah diingat oleh narasumber ketika melakukan wawancara dengan peniliti.Namun, pada referen lainnya seperti referen keadaan, profesi, istilah Agama, manusia, aktivitas, sumpah, dan penyakit jarang disebutkan oleh masyarakat sekarang karena makian tersebut merupakan makian bahasa orang tua zaman dulu yang maknanya sendiri sulit dijelaskan.

Kata kunci: makian, bahasa Gayo Lues

 

 

ABSTRACT

This research is entitled "Curse in the Gayo Lues Language". The formulation of the problem is what references are found in the Gayo language invective in Gayo Lues community. The purpose of this study is to describe the referents contained in the Gayo language invective in the Gayo Lues community. The research method used is descriptive qualitative method. The research data collection techniques were obtained through record techniques, competent listening, and note taking techniques. Techniques for analyzing the data used in this study are (1) transcribing interview data in the form of audio into documents, (2) selecting data based on their respective


categories so that relevant data is obtained in the Gayo dialect Gayo Lues dialect, (3) inputting data which has been classified into data cards, and (4) analyzes data with qualitative analysis. Based on the results of the study, the referents contained in the Gayo language to the Gayo Lues community are referents of conditions, animals, spirits, objects, religious terms, parts of the human body, kinship, human beings, traits, activities, circumstance, profession, and illness. Curses in the Gayo language in the Gayo Lues Regency are more inclined to refer to animals, objects, spirits, kinship, human body parts and traits because they are very easy to remember by interviewees when conducting interviews with researchers. However, in other referents such as referents of circumstances, professions, terms of religion, humans, activities, oaths, and diseases are rarely mentioned by the people of today because the curses are a curse of the language of old people whose meaning is difficult to explain.

Keyword: curse, Gayo Lues language


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Bahasa dan Sastra

ISSN 1693-962X  (print) | 2654-6582 (online)
Organized by Universitas Syiah Kuala 
Published by Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.usk.ac.id/JLB
Email     : jimpbsi@fkip.usk.ac.id

Creative Commons License