ANALISIS KALIMAT AKTIF DAN PASIF DALAM QANUN PROVINSI ACEH NOMOR 14 TAHUN 2003 TENTANG KHALWAT (MESUM)

Trisa Fadila, Rostina Taib, Subhayni Subhayni

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan jenis kaIimat aktif dan pasif, fungsi sintaksis, serta peran semantis kalimat aktif dan pasif yang terdapat dalam Qanun Provinsi Aceh Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Qanun Provinsi Aceh Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat (Mesum). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data ialah teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini terdapat sebanyak 42 kalimat yang termasuk ke dalam jenis kalimat aktif maupun pasif. Pada umumnya fungsi sintaksis kalimat aktif transitif yang terdapat dalam qanun memiliki pola S-P-O-Ket, kalimat aktif intransitif memiliki pola S-P-Pel, dan kalimat pasif memiliki pola S-P-Pel. Peran semantis kalimat aktif transitif yang ditemukan dalam qanun tersebut berupa pelaku-tindakan-sasaran-keterangan, dalam kalimat aktif intransitif berupa sasaran-perbuatan-keadaan, dan dalam kalimat pasif tipe-1 berupa sasaran-perbuatan-keadaan. Jenis kalimat yang paling banyak ditemukan dalam qanun yang diteliti ialah jenis kalimat pasif tipe-1.

Kata Kunci: kalimat aktif dan pasif, qanun, Provinsi Aceh

 

 

ABSTRACT

Purpose of this research is to describe the types of active and passive sentences, syntactic functions, and the role of active and passive sentences contained in Qanun Aceh Province Number 14 of 2003 concerning Khalwat (Perverted). The method used is a qualitative descriptive method. The source of data in this study is Qanun Aceh Province Number 14 of 2003 concerning Khalwat (Perverted). Data collection techniques use documentation techniques. Data analysis techniques are descriptive analysis techniques. The results of this study contained as many as 42 sentences that belonged to the type of active and passive sentences. In general, the transitive active sentence syntactic function contained in qanun has an S-P-O-Ket pattern, an intransitive active sentence has an S-P-Pel pattern, and a passive sentence has an S-P-Pel pattern. In general, the role of transitive active sentences found in the qanun is in the form of actor-action-target-description, in the intransitive active sentence in the form of goals-deeds-circumstances, and in passive sentences type-1 in the form of goals-actions-circumstances. The most common type of sentence found in qanun studied is the type-1 passive sentence.

Keywords: active and passive sentences, qanun, Aceh Province


References


Alwi, H. dkk. (2003). Tata bahasa baku bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Anggriani, J. (2011). Kedudukan qanun dalam sistem pemerintahan daerah dan mekanisme pengawasannya. Jurnal Hukum, 18(3), 320-335.

Apriliani, D. (2016). Analisis kalimat aktif dan pasif pada rubrik opini dalam surat kabar harian suara merdeka berita ekonomi-bisnis bulan

Agustus 2014. Skripsi Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta.

Azwardi. (2018). Menulis ilmiah (edisi revisi). Bina Karya Akademika.

Chaer, A. & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: perkenalan awal. Rineka Cipta.

Chaer, A. (2006). Tata bahasa praktis bahasa Indonesia. Rineka Cipta.

Chaer, A. (2007). Kajian bahasa struktur internal, pemakaian dan pemelajaran. Rineka Cipta.

Chaer, A. (2007). Linguistik umum. Rineka Cipta.

Ramlan, M. (2005). Ilmu bahasa Indonesia: Sintaksis. Gajah Mada Universitiy Press.

Sholekha, I. & Mulyono. (2021). Penggunaan kalimat aktif dan pasif pada novel Rindu oleh tere liye kajian sintaksis. Jurnal Bapala, 8(3), 135-145.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

----------. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugono, D. (2003). Mahir berbahasa Indonesia dengan benar. Gramedia Pustaka Utama.

Sugihastuti. (2000). Bahasa laporan penelitian. Pustaka Pelajar.

Taib, R. (2014). Sintaksis. Bina Nanggroe.

Verhaar, J.M.W. (2008). Asas-asas linguistik umum. Gajah Mada Universitiy Press.

Qanun Provinsi Aceh Nomor 14 Tahun 2003 tentang Khalwat (Mesum).




DOI: https://doi.org/10.24815/jbs.v17i1.31174

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Bahasa dan Sastra

ISSN 1693-962X  (print) | 2654-6582 (online)
Organized by Universitas Syiah Kuala 
Published by Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala
Website : http://jurnal.usk.ac.id/JLB
Email     : jimpbsi@fkip.usk.ac.id

Creative Commons License